Revitalisasi TK Tunas Sari Bhakti Indramayu: Solusi Atasi Banjir
HaurgeulisMedia.co.id – Wajah pendidikan anak usia dini di Desa Telagasari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, kini tampak lebih segar dan representatif. TK Tunas Sari Bhakti, yang selama ini dikenal sering terkendala masalah banjir, telah berhasil melakukan transformasi fisik melalui program revitalisasi skala besar yang didukung penuh oleh pemerintah pusat.
Kondisi bangunan yang kini berdiri kokoh dan tertata rapi menjadi angin segar bagi para guru, siswa, serta orang tua murid. Proyek perbaikan sarana pendidikan ini bukan sekadar upaya estetika, melainkan langkah krusial untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan terbebas dari ancaman genangan air yang selama ini kerap melumpuhkan kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu, 28 Oktober 2026, progres pengerjaan fisik di sekolah tersebut telah mencapai tahap akhir, yakni hampir 100 persen rampung. Pihak sekolah kini tengah bersiap memanfaatkan fasilitas baru ini untuk memaksimalkan potensi tumbuh kembang anak-anak usia dini di wilayah tersebut.
Solusi Nyata Atas Masalah Banjir Menahun
Kepala TK Tunas Sari Bhakti, Sunerih, mengungkapkan rasa syukurnya atas terealisasinya bantuan revitalisasi tersebut. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang telah memprioritaskan perbaikan sekolahnya.
Salah satu langkah teknis yang krusial dalam revitalisasi ini adalah peninggian permukaan tanah di area sekolah. Langkah ini diambil agar posisi bangunan berada di level yang lebih tinggi dibandingkan akses jalan di sekitarnya, sehingga risiko masuknya air hujan ke dalam ruang kelas dapat diminimalisir secara signifikan.
Dukungan Wali Murid dan Harapan Masa Depan
Perubahan drastis pada kondisi fisik sekolah disambut antusias oleh para wali murid. Lingkungan yang kini lebih bersih, tertata, dan aman dinilai sebagai faktor penting untuk menumbuhkan minat anak dalam mengikuti pendidikan sejak dini.
Sejumlah orang tua murid menilai bahwa sosok Sunerih sebagai kepala sekolah telah berhasil membawa perubahan positif melalui koordinasi yang baik dengan pemerintah. Suasana baru ini diharapkan dapat menunjang kreativitas siswa serta memberikan kenyamanan bagi guru dalam menyampaikan materi pembelajaran.
Skema Pendanaan dan Harapan Jangka Panjang
Proyek revitalisasi TK Tunas Sari Bhakti ini didanai sepenuhnya melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran mencapai Rp1.221.437.000. Pengerjaan dilakukan melalui skema P2SP dengan durasi waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, untuk memastikan setiap satuan pendidikan memiliki standar fasilitas yang layak.
Pihak sekolah berharap bahwa selesainya revitalisasi ini menjadi momentum kebangkitan bagi TK Tunas Sari Bhakti. Dengan infrastruktur yang lebih baik, sekolah kini menaruh optimisme tinggi untuk terus memberikan layanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat Desa Telagasari dan sekitarnya, sekaligus menjadi model sekolah yang tangguh terhadap tantangan lingkungan di masa depan.

























