Lucky Hakim Serahkan Bantuan ZIS Rp884 Juta bagi 1.768 Siswa Indramayu
HaurgeulisMedia.co.id – Sektor pendidikan di Kabupaten Indramayu mendapatkan perhatian serius melalui penyaluran bantuan sosial yang menyasar ribuan pelajar dari keluarga kurang mampu. Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam meringankan beban biaya operasional pendidikan bagi siswa prasejahtera.
Sebanyak 1.768 siswa yang tersebar di berbagai wilayah Indramayu menerima bantuan dana yang bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Penyaluran bantuan dengan nilai total mencapai Rp884 juta ini diharapkan dapat menjadi stimulus agar para siswa tetap semangat melanjutkan bangku pendidikan tanpa terhambat kendala finansial.
Dalam prosesi penyerahan bantuan tersebut, Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hadir langsung untuk memberikan dukungan moril kepada para penerima manfaat. Kehadirannya tidak hanya sekadar formalitas, namun juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap memiliki cita-cita tinggi meski di tengah keterbatasan ekonomi.
Pesan Moral untuk Generasi Masa Depan
Lucky Hakim menyampaikan pesan yang cukup menyentuh bagi para siswa yang hadir. Ia menekankan bahwa bantuan dana yang diberikan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan penyokong agar para pelajar dapat terus fokus dalam menuntut ilmu demi meraih masa depan yang lebih baik.
Baca juga : Transformasi PKK Indramayu: DPMD Perkuat Peran Desa dan Potensi Lokal
Ia juga berpesan kepada para orang tua agar terus mendampingi putra-putrinya dalam proses belajar. Menurutnya, peran keluarga sangat krusial dalam membentuk karakter dan mentalitas anak, terutama bagi mereka yang berada di keluarga prasejahtera agar tidak merasa rendah diri dalam pergaulan sosial maupun akademik.
Sinergi Pengelolaan ZIS untuk Kesejahteraan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu berperan sebagai garda terdepan dalam mengumpulkan dan menyalurkan dana ZIS ini. Program bantuan pendidikan ini merupakan salah satu dari berbagai program pemberdayaan yang dijalankan oleh lembaga tersebut untuk menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.
Pengelolaan dana ZIS secara transparan dan akuntabel menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan menyalurkan Rp884 juta kepada 1.768 siswa, rata-rata bantuan yang diterima setiap siswa memberikan kontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah seperti seragam, buku, maupun alat tulis.
Beberapa poin penting mengenai penyaluran bantuan ini antara lain:
Menjaga Keberlanjutan Program
Keberhasilan penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memicu partisipasi masyarakat yang lebih luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Semakin besar dana yang terkumpul, maka semakin banyak pula siswa prasejahtera yang dapat dijangkau oleh bantuan serupa di masa depan.
Pihak pemerintah daerah Indramayu berkomitmen untuk terus melakukan pemutakhiran data agar penyaluran bantuan tepat sasaran. Validitas data menjadi sangat penting agar bantuan tidak tumpang tindih dan benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling berhak.
Kegiatan ini pun menjadi potret kehangatan sosial di Indramayu, di mana kepedulian terhadap pendidikan anak bangsa menjadi prioritas bersama. Bagi para pelajar, bantuan ini menjadi bukti bahwa mereka tidak berjuang sendirian dalam mengejar mimpi, melainkan didukung oleh dukungan kolektif dari masyarakat dan pemerintah setempat.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan Indramayu dapat terus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

























