HaurgeulisMedia.co.id – Langkah preventif untuk menjaga kondusivitas lingkungan pendidikan di Kabupaten Indramayu kembali diperkuat melalui kehadiran pihak kepolisian di tengah-tengah komunitas sekolah.

Pada Selasa, 13 Oktober, jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Indramayu Polda Jawa Barat melakukan kegiatan pembinaan intensif yang melibatkan puluhan siswa serta orang tua murid. Pertemuan ini berlangsung di lingkungan SMP Negeri 1 Sindang, menyasar sebanyak 46 siswa yang menjadi fokus utama dalam agenda pembinaan tersebut.

Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan upaya strategis kepolisian dalam membangun sinergi antara sekolah, keluarga, dan aparat penegak hukum. Fokus utamanya adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya perilaku positif di kalangan remaja serta pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak di luar jam sekolah.

Peran Orang Tua dalam Pengawasan Remaja

Dalam arahannya, perwakilan Satbinmas Polres Indramayu menekankan bahwa lingkungan keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Transisi masa remaja yang penuh dengan rasa ingin tahu sering kali membuat siswa rentan terhadap pengaruh negatif dari lingkungan pergaulan.

Oleh karena itu, kehadiran orang tua dalam sesi pembinaan ini menjadi krusial. Pihak kepolisian mendorong orang tua untuk lebih proaktif memantau pergaulan anak, memastikan mereka tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum atau meresahkan masyarakat, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, atau perilaku kenakalan remaja lainnya.

Membangun Kesadaran Hukum Sejak Dini

Selain memberikan edukasi kepada orang tua, Satbinmas Polres Indramayu juga berinteraksi langsung dengan 46 siswa SMP Negeri 1 Sindang. Materi yang disampaikan mencakup dampak jangka panjang dari tindakan indisipliner terhadap masa depan siswa.

Beberapa poin penting yang ditekankan dalam pembinaan tersebut antara lain:

Pendekatan Persuasif Polres Indramayu

Langkah yang dilakukan Polres Indramayu ini sejalan dengan tugas pokok Satbinmas, yakni melakukan pembinaan masyarakat (Binmas) yang bersifat preemtif. Dengan mendatangi langsung institusi pendidikan, diharapkan tercipta hubungan emosional yang lebih baik antara polisi dan pelajar. Hal ini bertujuan agar siswa tidak merasa takut, melainkan merasa terbimbing oleh kehadiran sosok aparat di tengah mereka.

Kegiatan pembinaan ini disambut baik oleh pihak sekolah. Kehadiran Satbinmas Polres Indramayu diharapkan dapat memberikan efek positif, tidak hanya bagi 46 siswa yang mendapatkan pembinaan secara khusus, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh siswa lainnya untuk tetap menjaga nama baik sekolah dan keluarga.

Dengan adanya kolaborasi yang harmonis antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. Langkah ini merupakan salah satu bentuk investasi sosial untuk memastikan generasi muda di Kabupaten Indramayu tumbuh menjadi individu yang taat aturan dan memiliki masa depan yang cerah.

Baca juga : Lucky Hakim Serahkan Bantuan ZIS Rp884 Juta bagi 1.768 Siswa Indramayu

Hingga berakhirnya kegiatan, suasana pembinaan berlangsung dengan tertib dan komunikatif. Para orang tua yang hadir menyatakan dukungannya atas inisiatif Polres Indramayu dalam menjaga anak-anak mereka agar tetap berada di jalur pendidikan yang positif.