Nobar Persib vs Persija: Wagub Jabar Serukan Ini ke Bobotoh

Nobar Persib vs Persija: Wagub Jabar Serukan Ini ke Bobotoh
Nobar Persib vs Persija: Wagub Jabar Serukan Ini ke Bobotoh

Atmosfer sepak bola tanah air kembali memanas. Laga bertajuk El Clasico Indonesia yang mempertemukan dua raksasa, Persib Bandung kontra Persija Jakarta, siap digelar pada Minggu, 11 Januari 2026. Pertandingan krusial dalam lanjutan BRI Super League ini akan dihelat di markas kebanggaan Maung Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Mengingat tingginya animo suporter dan tiket yang telah ludes terjual sejak H-3 pertandingan, pemerintah provinsi mengambil langkah antisipatif. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, secara khusus menyerukan agar masyarakat mengutamakan Nobar Persib vs Persija di wilayahnya masing-masing demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Read More

Solusi Tiket Habis: Fasilitas Nobar di 27 Kota

Erwan Setiawan menyadari bahwa kapasitas stadion tidak akan mampu menampung jutaan pendukung setia Persib yang tersebar di seluruh Jawa Barat. Oleh karena itu, ia telah mengeluarkan instruksi langsung kepada para kepala daerah di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

Instruksi tersebut berisi permintaan agar pemerintah daerah memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar). Lokasi-lokasi strategis seperti aula kantor pemerintahan, alun-alun, hingga gelanggang olahraga (GOR) disiapkan sebagai titik kumpul para Bobotoh.

“Saya imbau kepada masyarakat dan para kepala daerah di Jabar untuk melaksanakan nobar di daerahnya masing-masing. Ingat, Persib ini bukan hanya milik Kota Bandung saja, tapi milik seluruh warga Jawa Barat,” tegas Erwan saat ditemui usai Rapat Koordinasi (Rakor) pengamanan di Aula Mapolrestabes Bandung, Kamis (8/1/2026).

Langkah ini diharapkan dapat memecah konsentrasi massa yang hendak memaksakan diri datang ke Stadion GBLA tanpa tiket, yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.

Pengamanan Super Ketat Diambil Alih Polda Jabar

Di sisi keamanan, tensi tinggi pertandingan ini membuat pihak kepolisian tidak main-main. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menegaskan bahwa komando pengamanan laga Nobar Persib vs Persija ini diambil alih langsung oleh Polda Jabar.

Keputusan ini diambil untuk memastikan koordinasi lintas wilayah berjalan mulus, terutama komunikasi dengan Markas Besar (Mabes) Polri dan Polda Metro Jaya. Sinergi ini krusial mengingat sejarah rivalitas kedua tim yang panjang.

“Pengamanan kali ini kami ambil alih agar kami bisa berkoordinasi lebih intensif dengan Mabes Polri maupun Polda Metro Jaya,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Penyekatan Jalur dan Patroli Siber

Polda Jabar juga menerapkan strategi berlapis untuk mencegah kedatangan suporter tim tamu, sesuai dengan regulasi PSSI yang melarang kehadiran pendukung lawan di stadion. Penyekatan ketat akan dilakukan di berbagai pintu masuk menuju Kota Bandung.

Berikut adalah fokus titik pengamanan yang akan dijaga ketat:

  • Jalur Kereta Api: Pemeriksaan ketat di stasiun-stasiun kedatangan.

  • Jalur Darat: Penjagaan di gerbang tol dan jalur arteri perbatasan kota.

  • Ruang Digital (Siber): Patroli siber untuk memantau provokasi dan hasutan di media sosial.

“Termasuk pintu-pintu masuk ke Bandung, baik dari kereta api, darat, dan sebagainya, kita akan monitoring. Penjagaan ini untuk mengantisipasi jangan sampai ada suporter tim tamu yang memaksa hadir, karena aturan PSSI jelas melarangnya,” pungkas Kapolda.

Dengan adanya fasilitas Nobar Persib vs Persija yang tersebar di berbagai daerah, diharapkan pesta sepak bola ini dapat dinikmati dengan aman tanpa mencederai semangat sportivitas.

Related posts