Momentum Hari Kartini, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Kepemimpinan Terdepan

Momentum Hari Kartini, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Kepemimpinan Terdepan

HaurgeulisMedia.co.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menggarisbawahi tekadnya dalam memajukan kesetaraan gender serta memberdayakan kaum hawa sebagai elemen dari strategi keberlanjutan GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia melalui pilar Empower Our People.

TelkomGroup secara konsisten mengimplementasikan prinsip Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (DEI) secara terukur dan berkelanjutan guna memperkukuh organisasi yang adaptif, inovatif, serta kompetitif di tengah laju pesat transformasi digital.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa kesetaraan gender merupakan fondasi krusial dalam membangun organisasi yang inklusif. Ia juga berpandangan bahwa keragaman perspektif adalah faktor penentu dalam melahirkan inovasi dan meningkatkan performa perusahaan.

“Kami meyakini perempuan Indonesia memiliki potensi dan kapabilitas yang luar biasa. Yang diperlukan adalah peluang yang setara untuk berkembang, mewujudkan diri, serta mengambil peran penting dalam kepemimpinan. Ketika kesempatan itu tersedia, perempuan dapat memberikan kontribusi nyata untuk mendorong inovasi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara,” ujarnya.

Tekad tersebut terwujud dalam pencapaian yang terukur. Pada tahun 2025, proporsi perempuan di TelkomGroup diharapkan mencapai 31,7% dari total karyawan, dengan 21% di antaranya menduduki posisi manajerial.

Ke depannya, TelkomGroup menargetkan peningkatan keterwakilan perempuan hingga 32% dari total karyawan dan 27% di jenjang manajerial pada tahun 2030 sebagai bagian dari strategi DEI yang terarah.

Penguatan kepemimpinan perempuan juga terlihat di berbagai tingkatan organisasi. Pada tahun 2025, keterwakilan perempuan di tingkat manajemen senior ditargetkan mencapai 14,0%, manajemen madya 23,2%, dan level pengawas 33,4%.

Baca juga: Dugaan Asusila di SMP Pemda Anjatan Gemparkan Indramayu, Disdik Lakukan Intervensi

Di sisi lain, TelkomGroup terus mengupayakan peningkatan partisipasi perempuan pada fungsi-fungsi strategis, termasuk fungsi yang menghasilkan pendapatan (revenue-generating function) sebesar 8,3% serta bidang Sains, Teknologi, Rekayasa/Engineering, dan Matematika (STEM) sebesar 8,1%, sebagai upaya memperluas jangkauan perempuan di sektor berbasis teknologi.

Lebih dari itu, TelkomGroup menghadirkan bukti nyata pemberdayaan perempuan melalui representasi kepemimpinan di level tertinggi. Kehadiran Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menjadi cerminan bagaimana perempuan turut berperan aktif dalam memajukan transformasi digital sekaligus membangun etos kerja yang inklusif.

Peranannya juga mendapatkan apresiasi melalui penghargaan Excellent Mom in Digital Transformation and Regional Connectivity Leadership pada Wonder Mom Awards 2025 serta Perempuan Inspiratif Awards 2025, yang semakin mengukuhkan posisi perempuan di garda terdepan industri telekomunikasi digital.

Sejalan dengan semangat juang Raden Ajeng Kartini yang terus relevan di masa kini, Dian menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus dimaknai sebagai upaya membuka akses yang setara terhadap peluang dan kemajuan.

“Di era digital, konektivitas menjadi sarana penting agar perempuan semakin berdaya. Dengan akses yang seluas-luasnya terhadap informasi, pengetahuan, dan peluang, perempuan dapat lebih maju dan berkembang,” pungkas Dian.

Selain aspek representasi, TelkomGroup juga memastikan adanya ekosistem kerja yang mendukung produktivitas perempuan. Penyediaan fasilitas seperti Telkom Daycare dan ruang laktasi menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga perempuan dapat menjalankan peran profesionalnya secara optimal sebagai bagian dari talenta unggul perusahaan.

Melalui pendekatan yang terintegrasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi kesetaraan. Hal ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif, seperti pengembangan talenta perempuan serta dukungan terhadap komunitas internal yang mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih inklusif.

Upaya tersebut diyakini mampu menghadirkan sudut pandang yang lebih beragam dalam proses pengambilan keputusan sekaligus mempercepat transformasi organisasi secara berkelanjutan.

Telkom menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan GoZero% - Sustainability Action by Telkom Indonesia, melalui pilar Empower Our People.

Telkom menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia, melalui pilar Empower Our People. (dok. istimewa)

Dengan komitmen kuat terhadap prinsip kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, TelkomGroup ti

Pos terkait