Karina aespa tidak hanya dikenal sebagai leader karismatik dengan kemampuan menari yang tajam dan visual sekelas “AI”. Di balik pesonanya di atas panggung musik K-Pop, pemilik nama asli Yoo Ji-min ini perlahan namun pasti mulai menunjukkan taringnya di dunia seni peran. Perbincangan mengenai bakat terpendam ini kembali mencuat ke permukaan setelah penampilan emosionalnya yang mengejutkan netizen baru-baru ini.
Banyak penggemar yang mungkin belum menyadari bahwa portofolio akting sang idola sebenarnya sudah mulai terbangun bahkan sejak era awal debutnya. Melalui serangkaian film pendek Karina aespa, ia membuktikan bahwa dirinya memiliki range ekspresi yang luas, mulai dari misterius, garang, hingga melankolis.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam tiga karya sinematik yang menjadi bukti bahwa Karina bukan sekadar idol, melainkan calon aktris masa depan yang patut diperhitungkan. Mari kita bedah satu per satu transformasi perannya.
1. The All-New Hyundai Tucson Beyond Drive: Debut Akting Bersama Kai EXO

Jauh sebelum nama aespa menggema di seluruh dunia, SM Entertainment telah melihat potensi besar dalam diri Karina. Hal ini terbukti dari keterlibatannya dalam sebuah proyek komersial berskala besar yang dikemas dalam format film pendek sinematik.
Chemistry Visual yang Misterius

Dalam proyek bertajuk The all-new Hyundai TUCSON Beyond DRIVE yang dirilis pada 2 November 2020, Karina mendapatkan kesempatan emas untuk beradu akting dengan seniornya, Kai EXO. Meskipun statusnya saat itu masih dalam masa pelatihan (trainee) atau pra-debut, aura bintangnya sudah terpancar kuat.
Dalam film pendek ini, Karina tidak hanya sekadar menjadi pemanis. Ia memerankan sosok misterius yang hadir dalam imajinasi atau dimensi lain dari karakter Kai. Perannya menuntut kemampuan ekspresi mikro yang subtil menggoda, misterius, namun tetap elegan.
Perpaduan Akting dan Tarian
Keunggulan utama dari film pendek ini adalah penggabungan narasi visual dengan elemen musikal. Karina tidak hanya dituntut berakting lewat tatapan mata, tetapi juga melalui bahasa tubuh dalam segmen tarian kontemporer. Penampilannya di sini menjadi teaser sempurna bagi publik tentang siapa sosok Karina yang sebenarnya: seorang performer serba bisa yang mampu bercerita lewat gerakan dan ekspresi wajah.
2. My ARTi Film – UP: Transformasi Menjadi “Girl Boss”

Jika di proyek sebelumnya Karina tampil misterius, maka dalam My ARTi Film, ia menjajal genre yang benar-benar berbeda: Action Noir. Serial yang diproduksi oleh Mnet ini memang bertujuan mempertemukan idol K-Pop dengan aktor profesional dalam sketsa film pendek yang unik.
Aksi Laga Melawan Lee Dong Hwi

Pada episode ke-6 yang berjudul “UP”, Karina beradu peran dengan aktor watak veteran, Lee Dong Hwi. Ini adalah ujian sesungguhnya bagi film pendek Karina aespa dalam hal dialog dan interaksi karakter.
Dalam cerita ini, Karina memerankan karakter wanita tangguh yang berani melawan sosok bos organisasi kriminal yang diperankan oleh Dong Hwi. Dinamika antara aktor senior dan idol rookie ini ternyata menghasilkan chemistry yang unik. Karina mampu mengimbangi kehadiran layar (screen presence) Lee Dong Hwi dengan tatapan tajam dan intonasi suara yang dingin, sangat kontras dengan kepribadian aslinya yang dikenal ceria.
Kelahiran Lagu Solo “UP”
Penting untuk dicatat bahwa film pendek ini juga menjadi latar belakang lahirnya lagu solo Karina yang berjudul sama, “UP”. Lagu ini kemudian menjadi viral di berbagai platform media sosial berkat beat-nya yang catchy dan koreografinya yang ikonik.
Film pendek ini berhasil memvisualisasikan lirik lagu tersebut tentang kepercayaan diri dan dominasi ke dalam bentuk narasi visual. Sisi “Girl Boss” yang ditampilkan Karina di sini selaras dengan konsep kwangya aespa yang futuristik dan kuat, namun dengan sentuhan realisme film noir yang lebih gelap.
3. The Christmas Song: Puncak Emosi Sebagai Biarawati

Karya terbaru yang membuat netizen dan kritikus menoleh adalah keterlibatan Karina dalam proyek The Christmas Song. Film pendek garapan studio kreatif Dolphiners Films ini dianggap sebagai lompatan terbesar dalam evolusi akting Karina.
Menyelami Karakter Rafaella
Berbeda 180 derajat dari karakter badass di “UP”, kali ini Karina memerankan seorang biarawati bernama Rafaella. Film yang dibagi menjadi tiga segmen ini dibuka dengan adegan Karina yang sedang berdoa dengan khusyuk di sebuah gereja.
Tantangan utama dalam peran ini adalah penyampaian emosi tanpa banyak kata. Karina dituntut untuk menyampaikan kesedihan, harapan, dan ketenangan spiritual hanya melalui sorot mata dan gestur tubuh yang minim. Kompleksitas emosi yang ia tampilkan di sini jauh lebih dalam dibandingkan dua proyek sebelumnya.
Pujian dari Sutradara Shin Woo Seok

Kualitas akting Karina dalam film pendek Karina aespa terbaru ini tidak luput dari pujian sang sutradara, Shin Woo Seok. Ia secara terbuka mengakui kemampuan Karina dalam menginterpretasikan naskah dan menyampaikan emosi yang menyentuh hati penonton.
Selain itu, kehadiran Wonyoung dari grup IVE sebagai lawan mainnya menambah daya tarik visual film ini. Interaksi antara dua visual teratas Generasi 4 K-Pop ini menciptakan harmoni yang indah namun sendu. Chemistry mereka terasa sangat natural, seolah menceritakan kisah persahabatan yang tulus di tengah suasana Natal yang dingin namun menghangatkan hati.
Potensi Masa Depan Karina di Industri Seni Peran
Melihat rekam jejak ketiga film pendek di atas, terlihat jelas adanya grafik peningkatan kemampuan akting dari Karina. Ia tidak terjebak dalam satu tipe karakter (typecasting). Mulai dari sosok fantasi yang misterius, wanita jagoan yang penuh aksi, hingga karakter melodramatis yang religius, semuanya berhasil dieksekusi dengan baik.
Transisi dari idola panggung menjadi aktris layar kaca bukanlah hal yang mudah, namun Karina memiliki modal yang sangat kuat:
-
Ekspresi Wajah: Kemampuan mengontrol mikro-ekspresi.
-
Diksi: Artikulasi suara yang jelas (terlihat saat ia melakukan monolog atau dialog).
-
Aura: Karisma alami yang membuat kamera “mencintainya”.
Banyak penggemar kini menaruh harapan besar agar SM Entertainment memberikan lampu hijau bagi Karina untuk mengambil peran dalam Drama Korea berdurasi penuh atau bahkan film layar lebar di masa mendatang.
Karina aespa telah membuktikan bahwa dirinya adalah seniman multi-talenta. Melalui The All-New Hyundai Tucson Beyond Drive, My ARTi Film – UP, dan The Christmas Song, kita diajak melihat sisi lain dari Yoo Ji-min yang penuh kejutan.
Deretan film pendek Karina aespa ini bukan sekadar konten promosi, melainkan portofolio serius yang menunjukkan dedikasinya dalam mendalami seni peran. Apakah kita akan segera melihat Karina debut sebagai pemeran utama dalam drama romantis atau thriller? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal yang pasti: bakat aktingnya terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja.





