HaurgeulisMedia.co.id – Industri hiburan Korea Selatan memang tidak pernah kehabisan cara untuk memanjakan penggemarnya. Jika selama ini kita sering disuguhkan drama yang diadaptasi dari komik (webtoon) atau novel populer, ternyata ada tren unik lainnya yang tak kalah menarik, yakni mengadaptasi film layar lebar menjadi serial drama panjang.
Meskipun jumlahnya tidak sebanyak adaptasi karya sastra, nyatanya keberanian para sineas Korea untuk “mendaur ulang” cerita film ke dalam format drama terbukti sangat efektif. Tidak hanya mempertahankan basis penggemar lama, drama-drama ini sering kali berhasil meraih rating tinggi dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Mari kita bedah tiga Drama Korea populer yang ternyata merupakan buah dari kesuksesan film box office.
1. Spooky in Love: Sentuhan Baru dari Spellbound
Tahun 2026 menjadi saksi kehadiran drama Spooky in Love, sebuah karya yang mengadaptasi film horor-komedi romantis ikonik berjudul Spellbound keluaran tahun 2011. Bagi mereka yang pernah menonton versi filmnya, kalian pasti akan merasakan atmosfer yang serupa, bahkan poster dramanya pun sengaja dibuat mirip untuk membangkitkan memori penonton tentang ketegangan dan sisi komedi yang unik.
Drama ini dibintangi oleh Park Eun Bin dan Yang Se Jong, yang berhasil membangun chemistry tak kalah kuat dari pendahulunya, Son Ye Jin dan Lee Min Ki. Meski tetap mempertahankan inti cerita tentang hubungan asmara yang terhalang oleh gangguan supranatural, Spooky in Love memberikan kesegaran dengan menambahkan intrik politik perusahaan serta beberapa karakter pendukung baru yang memperkaya alur.
Sebagai catatan, film aslinya, Spellbound, merupakan karya yang sangat dihargai secara internasional. Film ini sempat melanglang buana di berbagai ajang bergengsi, seperti 10th Shanghai International Film Festival (2012), 16th Pucheon International Fantastic Film Festival (2012), hingga 10th Korean Film Festival (2015) di Paris.
Tak mau kalah dengan pendahulunya, Spooky in Love pun meraih pencapaian gemilang. Drama ini sempat menduduki peringkat teratas sebagai tontonan yang paling banyak dibicarakan di minggu terakhir penayangannya. Bahkan, episode finalnya mencatatkan rating sebesar 7,9%, menjadikannya salah satu serial paling sukses di tvN sepanjang tahun 2026.
2. The Manipulated: Aksi Balas Dendam yang Intens
Bagi pencinta drama bergenre aksi dan thriller, The Manipulated tentu menjadi tontonan wajib. Serial yang tayang di platform Disney+ ini ternyata merupakan pengembangan dari film laga Fabricated City yang rilis pada tahun 2017 silam.
Hal yang paling menarik dari proyek ini adalah keterlibatan Ji Chang Wook sebagai pemeran utama di kedua versi tersebut. Kehadiran aktor papan atas ini, ditambah dengan naskah yang kembali ditulis oleh Oh Sang Ho, membuat transisi dari film ke drama terasa sangat konsisten dan tetap mempertahankan “jiwa” dari cerita aslinya.
Dalam versi serial, kita akan melihat dinamika baru dengan bergabungnya Doh Kyung Soo. Ia berperan sebagai sosok yang menjebak karakter Ji Chang Wook, Park Tae Joong, ke dalam jeruji besi atas kejahatan yang tidak ia lakukan. Ambisi Park Tae Joong untuk membalas dendam setelah mengetahui rencana jahat Ahn Yo Han (Doh Kyung Soo) menjadi motor penggerak cerita yang sangat menegangkan.
Sejak pertama kali dirilis, The Manipulated langsung mendapatkan respons positif dari penonton global. Kepopulerannya bahkan sempat menempatkan serial ini di posisi pertama di antara jajaran konten original OTT lainnya. Kesuksesan ini membuktikan bahwa kisah aksi yang apik dari film Fabricated City memang memiliki daya tarik yang tak lekang oleh waktu.
3. Hometown Cha Cha Cha: Nostalgia dari Mr. Hong
Siapa yang tidak jatuh cinta dengan kehangatan desa tepi laut di Hometown Cha Cha Cha? Drama yang dibintangi Shin Min Ah dan Kim Seon Ho ini ternyata menyimpan akar nostalgia dari film klasik tahun 2004 berjudul Mr. Hong. Versi film aslinya sendiri dibintangi oleh dua nama besar, yakni Uhm Jung Hwa dan Kim Ju Hyeok.
Alur ceritanya cukup klasik namun selalu relevan: seorang dokter gigi bernama Yoon Hye Jin yang memutuskan pindah ke desa kecil untuk mencari ketenangan. Di sana, ia bertemu dengan Hong Doo Shik, pria serba bisa yang sangat dicintai warga desa namun tidak memiliki pekerjaan tetap. Interaksi keduanya menjadi bumbu utama yang membuat drama ini terasa sangat manis.
Mr. Hong sendiri dikenal sebagai salah satu film romantis legendaris yang selalu dikenang oleh publik Korea. Ketika diadaptasi menjadi Hometown Cha Cha Cha, penonton seolah diajak kembali bernostalgia dengan kisah yang lebih modern dan mendalam. Respon penonton pun sangat luar biasa; drama ini berhasil menembus rating dua digit dengan angka tertinggi mencapai 12,6%.
Melihat ketiga contoh di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa adaptasi film menjadi drama adalah strategi yang brilian jika dilakukan dengan tepat. Baik versi film maupun serialnya, keduanya memiliki keunggulan masing-masing yang layak untuk disaksikan. Apakah kalian sudah menonton ketiganya?





