HaurgeulisMedia.co.id – Petugas pemadam kebakaran dari Batalyon TP 889 Gagak Winangsi menunjukkan keberanian luar biasa dalam memadamkan api yang berkobar di fasilitas Pertamina SPU-C Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, pada Rabu, 6 Mei 2026.
Insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini sempat menimbulkan kepanikan, namun tim pemadam kebakaran segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu bagian fasilitas perusahaan energi plat merah tersebut dengan cepat membesar dan menjalar.
Hal ini membuat pihak Pertamina segera melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk meminta bantuan.
Menanggapi laporan darurat tersebut, BPBD Kabupaten Indramayu segera mengerahkan personel dan armada pemadam kebakaran dari berbagai unit, termasuk Batalyon TP 889 Gagak Winangsi.
Dengan sigap, para petugas pemadam kebakaran langsung menuju titik api dan berupaya mengendalikan situasi yang berbahaya tersebut.
Baca juga: Harga Terbaru Samsung Galaxy A55 5G Mei 2026: Tinjauan Spesifikasi dan Kelayakan Beli
Mereka berjuang keras di tengah kobaran api yang cukup besar, menggunakan peralatan lengkap untuk memadamkan api.
Aksi heroik para petugas Damkar ini patut diacungi jempol, mengingat risiko yang mereka hadapi dalam menangani kebakaran di area industri seperti fasilitas Pertamina.
Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu, dengan fokus pada pencegahan agar api tidak menyebar ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.
Pihak Pertamina sendiri juga turut serta dalam upaya pemadaman, berkoordinasi erat dengan tim pemadam kebakaran.
Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan sinergi yang baik dalam menghadapi situasi darurat.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung dengan intensif.
Belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun kerugian yang ditimbulkan.
Namun, prioritas utama saat ini adalah mengendalikan api sepenuhnya dan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Pihak berwenang akan melakukan investigasi lebih lanjut setelah situasi benar-benar aman untuk menentukan akar permasalahan kebakaran.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di fasilitas industri yang memiliki risiko tinggi.
Pemeriksaan rutin terhadap sistem kelistrikan dan peralatan operasional menjadi sangat krusial untuk mencegah insiden serupa terulang di masa mendatang.
Semoga api segera padam dan seluruh petugas diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas mulia mereka.





