HaurgeulisMedia.co.id – Samsung Galaxy A55 5G tetap menjadi salah satu ponsel kelas menengah favorit dari Samsung meskipun telah diluncurkan pada tahun 2024. Perangkat ini dikenal berkat rancangan premium dan kinerja yang konsisten.
Pada tahun 2026, posisi ponsel ini mulai digantikan oleh seri-seri teranyar seperti Galaxy A56 dan A57. Namun, banyak pengguna masih tertarik padanya karena harganya kini lebih bersahabat.
Penyesuaian harga membuat Galaxy A55 5G kembali menarik di pasar, terutama bagi konsumen yang menginginkan ponsel Samsung berkualitas dengan anggaran yang lebih hemat. Inilah yang menjadi daya tarik utamanya.
Lantas, berapakah banderol terbaru Samsung A55 5G pada Mei 2026 dan apakah masih pantas dimiliki? Berikut adalah tinjauan lengkap mengenai spesifikasi, harga, serta kekurangannya.
Rancangan Premium dan Kualitas Buatan
Samsung Galaxy A55 5G hadir dengan tampilan yang terasa premium berkat penggunaan bingkai metal. Material ini membuatnya tampak lebih kokoh dibandingkan banyak pesaingnya.
Perangkat ini juga telah dilengkapi proteksi Gorilla Glass Victus+ yang memberikan ketahanan lebih terhadap goresan. Ini cukup jarang ditemukan di segmen kelas menengah.
Sertifikasi IP67 membuatnya tahan terhadap debu dan air, sehingga lebih aman digunakan dalam berbagai kondisi. Fitur ini menjadi salah satu keunggulan utamanya.
Namun, bobotnya yang mencapai 213 gram membuatnya terasa cukup berat saat digunakan dalam jangka waktu lama. Hal ini perlu menjadi pertimbangan bagi sebagian pengguna.
Layar Super AMOLED 120Hz
Layar menjadi salah satu poin menarik utama Galaxy A55 5G dengan panel Super AMOLED berukuran 6,6 inci. Resolusi Full HD+ menghasilkan tampilan yang tajam dan jernih.
Tingkat penyegaran 120Hz membuat pengalaman menggulir layar dan bermain game terasa sangat mulus. Ini memberikan kenyamanan tambahan saat digunakan sehari-hari.
Kualitas warna khas Samsung juga menjadikan tampilan lebih hidup dengan kontras yang tinggi. Sangat cocok untuk menonton konten video atau bermain gim.
Pada rentang harga saat ini, kualitas layar ini masih tergolong sangat kompetitif jika dibandingkan dengan banyak pesaingnya.
Kinerja Exynos 1480
Dari sisi performa, Galaxy A55 5G ditenagai oleh chipset Exynos 1480 yang cukup bertenaga untuk kebutuhan sehari-hari. Aktivitas multitasking berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.
Kapasitas RAM hingga 12GB memberikan keluwesan lebih untuk menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan. Ruang penyimpanan juga dapat diperluas menggunakan kartu microSD.
Untuk aktivitas gim, kinerjanya cukup stabil pada pengaturan grafis menengah hingga tinggi. Meskipun demikian, performanya bukan yang terdepan di kelasnya.
Walaupun begitu, optimalisasi antarmuka One UI tetap menjaga pengalaman penggunaan tetap nyaman dan responsif.
Kamera 50MP dengan OIS
Samsung Galaxy A55 5G dibekali dengan kamera utama beresolusi 50MP yang telah dilengkapi fitur OIS. Hasil jepretan foto tampak tajam dan stabil dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Kamera ultrawide beresolusi 12MP membantu dalam mengambil foto dengan cakupan sudut yang lebih lebar. Sensor tambahan 5MP berfungsi untuk mendukung efek kedalaman.
Kamera depan beresolusi 32MP cukup baik untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video. Hasilnya terlihat alami dengan detail yang memadai.
Namun, ketiadaan lensa telefoto membuat kemampuan zoom optik menjadi terbatas jika dibandingkan dengan beberapa kompetitor.
Baterai 5000mAh dan Pengisian Daya
Baterai dengan kapasitas 5000mAh mampu bertahan sepanjang hari untuk penggunaan normal. Efisiensi chipset juga berkontribusi pada daya tahan yang lebih optimal.
Namun, teknologi pengisian daya cepat 25W terasa cukup standar pada tahun 2026. Banyak pesaing kini sudah menawarkan kecepatan pengisian daya yang lebih tinggi.
Selain itu, unit pengisi daya tidak disertakan dalam paket penjualan. Pengguna perlu membelinya secara terpisah.
Meskipun demikian, daya tahan baterainya tetap menjadi salah satu keunggulan yang dapat diandalkan.
Banderol Terbaru Mei 2026
Saat pertama kali diluncurkan pada Maret 2024, Galaxy A55 5G dijual mulai dari kisaran Rp6 jutaan. Harga tersebut tergolong tinggi untuk segmen kelas menengah pada masanya.
Memasuki Mei 2026, unit baru sudah cukup sulit ditemukan di pasaran. Hal ini disebabkan oleh kehadiran penerusnya.
Untuk unit bekas, harga Samsung Galaxy A55 5G kini berkisar di angka Rp4 jutaan, bergantung pada kondisi barang. Hal ini membuatnya jauh lebih terjangkau.
Dengan harga tersebut, ponsel ini menjadi opsi menarik bagi pengguna yang menginginkan kualitas Samsung dengan anggaran yang lebih hemat.
Kelemahan yang Perlu Diperhatikan
Meskipun memiliki banyak keunggulan, Galaxy A55 5G juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah kecepatan pengisian dayanya yang tergolong biasa saja.
Bobotnya yang cukup berat juga bisa menjadi kurang nyaman bagi sebagian pengguna. Terutama saat digunakan dalam durasi yang lama.
Tidak tersedianya lubang jack audio 3.5mm mengharuskan pengguna beralih ke earphone nirkabel. Hal ini mungkin menjadi kendala bagi sebagian orang.
Selain itu, harga peluncurannya yang kurang kompetitif membuatnya kalah bersaing saat pertama kali dirilis dibandingkan dengan para pesaingnya.
Pesaing di Segmen Harga
Pada rentang harga Rp4 jutaan saat ini, Galaxy A55 5G menghadapi banyak persaingan kuat. Beberapa di antaranya adalah Redmi Note 15 5G dan Samsung Galaxy A17 5G.
Selain itu, terdapat pula pilihan seperti Vivo V70 FE dan beberapa seri dari Realme atau Infinix. Semuanya menawarkan spesifikasi menarik pada harga yang serupa.
Beberapa pesaing bahkan unggul dalam hal pengisian daya yang lebih cepat atau performa gaming yang lebih tinggi. Ini menjadi pertimbangan penting sebelum melakukan pembelian.
Namun, Galaxy A55 5G tetap unggul dalam kualitas layar dan rancangan premium khas Samsung.
Baca juga: Kebakaran di Pertamina Rajaiyang Indramayu Terekam Kamera, Netizen Heboh
Samsung Galaxy A55 5G masih layak dipertimbangkan pada Mei 2026 berkat layar berkualitas dan rancangan premiumnya, meskipun tertinggal dalam hal pengisian daya dan bobot dibandingkan beberapa pesaingnya.





