HaurgeulisMedia.co.id – Momentum peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu menjadi saksi nyata komitmen pemerintah daerah dalam membenahi sektor pendidikan. Di tengah semangat menyongsong lima abad usia daerah, perhatian khusus diberikan pada pemerataan kualitas sarana belajar hingga ke pelosok, yang ditandai dengan peresmian hasil revitalisasi SMPN Satap 1 Pasekan pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kegiatan open house ini berlangsung khidmat di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jalan Tegur, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Dr. H. Caridin, S.Pd., beserta jajaran pejabat terkait dan para kepala UPTD SMP negeri se-Kabupaten Indramayu.

Sinergi lintas sektor terlihat jelas dalam kegiatan tersebut dengan kehadiran unsur TNI-Polri melalui Babinsa Desa Pabean Ilir dan perwakilan Polsek Pasekan, serta dukungan dari Camat Pasekan, H. Taryadi, dan perangkat Desa Pabean Ilir. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif demi masa depan generasi muda Indramayu.

Apresiasi Terhadap Dukungan Pemerintah Pusat

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menekankan bahwa program revitalisasi sekolah ini merupakan langkah strategis yang sangat dinantikan untuk memastikan anak-anak dapat menuntut ilmu di lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan layak.

Data yang dihimpun menunjukkan skala masif dari program revitalisasi ini. Pemerintah daerah tercatat melakukan perbaikan pada total 173 satuan pendidikan, yang meliputi:

Total anggaran yang dialokasikan untuk proyek perbaikan sarana pendidikan ini mencapai Rp109.931.564.266. Angka yang cukup besar ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur fisik sekolah guna mendukung efektivitas proses belajar mengajar di lapangan.

Harapan Baru untuk Kualitas Pembelajaran

Plt. Kepala SMPN Satap 1 Pasekan, Hj. Dini Widiyani, S.Pd., menyambut positif kehadiran Bupati dan jajaran pemerintah daerah dalam kegiatan open house tersebut. Ia meyakini bahwa perbaikan fisik bangunan akan memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi para siswa.

Menurutnya, kenyamanan ruang kelas dan fasilitas pendukung lainnya adalah kunci untuk membangkitkan motivasi siswa dalam belajar. “Kami berharap dengan selesainya pembangunan revitalisasi sekolah di SMPN Satap 1 Pasekan, siswa dan siswi menjadi semakin semangat untuk belajar. Ke depannya, kami juga berharap jumlah peserta didik semakin bertambah,” ungkap Dini.

Pendidikan sebagai Fondasi Indramayu Berjaya

Peringatan Hari Jadi ke-499 Indramayu dengan tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya” bukan sekadar seremoni sejarah. Momentum ini menjadi titik tolak bagi pemerintah daerah untuk memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen bahwa pemerataan akses pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama. Dengan fasilitas yang lebih mumpuni, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan kualitas antara sekolah di pusat kota maupun di wilayah pedesaan seperti Kecamatan Pasekan.

Langkah revitalisasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat gotong royong bagi seluruh pemangku kepentingan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, tantangan dunia pendidikan di masa depan diharapkan dapat dijawab dengan kesiapan generasi muda yang lebih kompeten, berkarakter, dan siap membawa Kabupaten Indramayu menuju masa depan yang lebih cerah saat memasuki usia lima abad nanti.