Insiden Anak 12 Tahun Tenggelam di Pantai Tiris Indramayu Jadi Sorotan
HaurgeulisMedia.co.id – Sebuah kabar duka menyelimuti warga Kabupaten Indramayu setelah seorang anak berusia 12 tahun, yang diidentifikasi berinisial MF, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat berwisata di Pantai Tiris, Kecamatan Pasekan. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu, 30 Agustus 2026, dan memicu operasi pencarian intensif oleh tim gabungan.
Kejadian bermula ketika korban bersama tujuh orang temannya bertolak dari Desa Pabean Ilir menuju Pantai Tiris pada pukul 13.00 WIB. Sesampainya di lokasi, kedelapan anak tersebut langsung berenang di area pantai. Namun, situasi berubah menjadi mencekam ketika mereka hendak mengakhiri aktivitas berenang tersebut.
Sekitar pukul 14.30 WIB, tujuh rekan MF memutuskan untuk kembali ke tepi pantai. Saat berada di daratan, mereka baru menyadari bahwa MF tidak terlihat bersama mereka. Upaya awal untuk meminta bantuan sempat terhambat karena pengunjung pantai lainnya sempat meragukan laporan anak-anak tersebut mengenai hilangnya rekan mereka.
Setelah memastikan bahwa MF benar-benar tidak ditemukan, pihak keluarga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Respons cepat kemudian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Indramayu, Polsek Pasekan, perangkat Desa Pabean Ilir, serta dukungan dari masyarakat dan keluarga korban.
Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, menjelaskan bahwa operasi pencarian difokuskan dengan menyisir garis pantai ke arah barat serta melakukan penyisiran di area perairan tempat korban terakhir kali terlihat. Upaya keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil pada pukul 18.00 WIB di hari yang sama.
Sayangnya, saat ditemukan, MF sudah dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan jenazah pun tidak jauh dari titik awal korban berenang. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan, dan operasi pencarian pun dinyatakan resmi ditutup.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat, khususnya orang tua, mengenai pentingnya pengawasan ketat saat anak-anak bermain di kawasan perairan, baik itu pantai maupun sungai. Mengingat karakteristik perairan di wilayah pesisir Indramayu yang dinamis, kewaspadaan adalah faktor kunci dalam mencegah kecelakaan serupa.
Pihak kepolisian melalui AKP Asep Suryana menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia menegaskan kembali imbauan agar setiap orang tua selalu memantau aktivitas putra-putrinya guna memastikan keselamatan mereka selama berada di area wisata air.
Baca juga: Warga Sekar Mulya Serahkan Lahan Embung, Atim Sawano Beri Apresiasi
Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh warga Indramayu agar selalu mengedepankan prinsip keselamatan dan pengawasan ekstra demi menghindari risiko fatal saat beraktivitas di ruang terbuka.























