HaurgeulisMedia.co.id – Upaya serius dalam menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di Kabupaten Indramayu terus digencarkan oleh pemerintah daerah setempat.
Pada Rabu (22/7/2026), UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) yang berada di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu secara resmi membuka program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK). Langkah ini menjadi salah satu strategi konkret pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang tidak hanya siap pakai, tetapi juga memiliki keahlian mumpuni sesuai dengan kebutuhan industri masa kini.
Pentingnya Pelatihan Berbasis Kompetensi
Pelatihan Berbasis Kompetensi atau PBK merupakan metode pelatihan yang menitikberatkan pada perolehan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Berbeda dengan pendidikan formal yang bersifat teoritis, PBK lebih menonjolkan sisi praktis. Dalam program ini, para peserta diajak untuk langsung berinteraksi dengan peralatan kerja dan prosedur standar yang berlaku di dunia usaha maupun dunia industri (DUDI). Hal ini krusial mengingat tantangan di pasar tenaga kerja saat ini menuntut calon pekerja untuk memiliki sertifikasi dan keahlian spesifik yang teruji.
Membentuk Tenaga Kerja yang Relevan
Dalam sambutannya, perwakilan dari Disnaker Kabupaten Indramayu menekankan bahwa pelatihan ini merupakan jembatan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja. Puluhan peserta yang terpilih dalam program ini diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya.
Program PBK ini mencakup berbagai bidang keterampilan teknis yang saat ini tengah banyak dicari oleh perusahaan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Fokus utama pelatihan adalah:
- Pengembangan keterampilan teknis yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja terkini.
- Pemberian sertifikasi kompetensi sebagai bukti sah kemampuan peserta di mata perusahaan.
- Peningkatan etos kerja dan kedisiplinan guna membentuk karakter pekerja yang profesional.
Dampak Nyata bagi Perekonomian Daerah
Kabupaten Indramayu sendiri memiliki potensi tenaga kerja usia produktif yang cukup besar. Namun, seringkali kendala yang dihadapi adalah ketidaksesuaian antara keahlian yang dimiliki dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh pemberi kerja. Inilah yang kemudian dikenal dengan istilah mismatch tenaga kerja.
Melalui inisiatif UPTD BLK Disnaker ini, pemerintah daerah berupaya memperkecil celah tersebut. Dengan memberikan pelatihan intensif, diharapkan para lulusan PBK mampu menjadi penggerak roda ekonomi daerah, baik dengan mengisi posisi di perusahaan besar maupun dengan merintis usaha mandiri atau berwirausaha.
Peran BLK sebagai Pusat Pengembangan
UPTD BLK Disnaker Kabupaten Indramayu memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan kompetensi. Fasilitas yang tersedia terus dioptimalkan agar relevan dengan perkembangan teknologi industri yang kian cepat berubah.
“Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang lulus, tetapi dari seberapa besar serapan tenaga kerja yang dihasilkan setelah mereka menyelesaikan masa pelatihan,” ujar salah satu instruktur di sela-sela pembukaan kegiatan tersebut.
Harapan ke Depan
Para peserta yang mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian materi dengan tekun. Tidak hanya sekadar mengejar sertifikat, namun penguasaan materi secara mendalam menjadi kunci utama agar mereka mampu bersaing di tengah kompetisi global yang semakin ketat.
Ke depannya, Disnaker Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan serupa dengan variasi keahlian yang lebih luas. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap angkatan kerja di Indramayu memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
Langkah nyata yang dilakukan pada 22 Juli 2026 ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan. Sinergi antara pemerintah, instruktur, dan masyarakat yang antusias mengikuti pelatihan diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi wajah dunia kerja di Kabupaten Indramayu.





