HaurgeulisMedia.co.id – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026 secara resmi telah mengakhiri rangkaian acaranya yang penuh semangat. Puncak penutupan acara akbar ini dilaksanakan di Pendopo, menandai berakhirnya kompetisi yang telah mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni di kalangan santri.
Dalam gelaran Porsadin VIII 2026 ini, Kecamatan Karangampel berhasil keluar sebagai juara umum. Prestasi gemilang ini diraih berkat penampilan konsisten dan dominasi di berbagai kategori perlombaan yang telah diselenggarakan.
Porsadin merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Indramayu. Acara ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi santri dalam bidang olahraga dan seni, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar lembaga pendidikan diniyah se-Kabupaten Indramayu.
Pelaksanaan Porsadin VIII 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen FKDT dalam membina generasi muda Islam yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan dan bakat di bidang non-akademik. Olahraga dan seni dinilai mampu membentuk karakter santri menjadi lebih kuat, sportif, kreatif, dan disiplin.
Berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi sepak bola mini, bola voli, lari jarak pendek, bulu tangkis, dan catur. Sementara itu, di bidang seni, para santri unjuk kebolehan dalam kaligrafi, pidato, MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran), MHQ (Musabaqah Hifdzil Quran), dan marawis.
Kecamatan Karangampel menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang Porsadin VIII 2026. Para atlet dan seniman dari Karangampel tampil memukau dan berhasil meraih banyak medali di berbagai cabang. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari pembinaan yang intensif dan dukungan penuh dari pihak sekolah dan masyarakat setempat.
Penutupan Porsadin VIII 2026 dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, jajaran pengurus FKDT, pimpinan lembaga pendidikan diniyah, serta para santri dan pendamping dari seluruh kecamatan.
Dalam sambutan penutupannya, Ketua FKDT Kabupaten Indramayu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan Porsadin VIII 2026. Ia juga menekankan pentingnya semangat sportivitas dan persahabatan yang telah terjalin selama acara berlangsung.
“Porsadin bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi lebih kepada bagaimana kita dapat bersinergi, belajar bersama, dan menunjukkan potensi terbaik yang kita miliki,” ujar Ketua FKDT.
Ia menambahkan bahwa Porsadin VIII 2026 ini telah menjadi wadah yang efektif untuk mengidentifikasi bibit-bibit unggul di bidang olahraga dan seni dari lembaga diniyah. Para juara diharapkan dapat terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Penganugerahan medali dan piala kepada para pemenang menjadi momen puncak yang ditunggu-tunggu. Sorak-sorai kebahagiaan terdengar saat kontingen Karangampel menerima piala bergilir sebagai juara umum.
Keberhasilan Karangampel sebagai juara umum Porsadin VIII 2026 ini menjadi motivasi bagi kecamatan lain untuk meningkatkan pembinaan dan persiapan di masa mendatang. Persaingan yang sehat diharapkan akan terus mewarnai penyelenggaraan Porsadin di tahun-tahun berikutnya.
Porsadin VIII 2026 ini tidak hanya sukses dalam penyelenggaraannya, tetapi juga berhasil menanamkan nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, kerja sama tim, dan pantang menyerah di kalangan santri. Acara ini menegaskan peran penting pendidikan diniyah dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berprestasi.
Dengan berakhirnya Porsadin VIII 2026, diharapkan semangat kompetisi yang sehat dan persaudaraan antar santri akan terus terjaga. FKDT Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus mengembangkan Porsadin agar menjadi ajang yang lebih besar dan berkualitas di masa depan, serta terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang beriman, berilmu, dan berbudaya.





