HaurgeulisMedia.co.id – Tahun 2026 ini diprediksi akan menjadi tahun yang meriah dengan berbagai konser dari musisi internasional yang siap mengguncang Jakarta. Salah satu penampil yang patut dinantikan adalah boy group ternama asal Thailand, PERSES.
PERSES dijadwalkan akan kembali menyapa penggemar setianya di Indonesia, yang akrab disapa Pieces. Konser bertajuk PERSES Fancon: THE NEXT PIECES in Jakarta ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di Balai Sarbini, Jakarta.
Sebelum menyaksikan penampilan mereka, mari kita kenali lebih dekat siapa PERSES.
Arti di Balik Nama “PERSES”
Dalam sebuah wawancara eksklusif, para anggota PERSES membagikan makna mendalam di balik nama grup mereka. Kata “PERSES” rupanya terinspirasi dari mitologi Yunani, yang memiliki arti sebagai dewa kehancuran. Namun, makna ini juga melambangkan permulaan dari sesuatu yang baru.
“Bagi kami, ini bukan hanya tentang menghancurkan sesuatu. Ini tentang mendobrak batasan, mendobrak sekat-sekat, lalu membangun kembali sesuatu yang lebih baik. Setiap kali kami bermusik, setiap kali kami tampil, kami ingin merasa seperti memulai sesuatu yang baru. Energi itu, keberadaan kehancuran dan kelahiran kembali, itulah PERSES,” jelas mereka.
Dibentuk pada tahun 2022, PERSES beranggotakan lima talenta muda: Jung, Nay, Krittin, Palm, dan Pluggy. Masing-masing anggota berasal dari latar belakang yang berbeda, membawa kepribadian dan gaya musik yang unik ke dalam grup.
Awalnya, mereka mengaku hampir tidak saling berbicara. Namun, kebersamaan dalam program pelatihan yang sama, serta audisi dan eliminasi yang mereka jalani bersama, menjadi fondasi awal terbentuknya ikatan di antara mereka.
“Tapi saya ingat pada suatu waktu, kami mengadakan sesi ngobrol larut malam, membahas tentang grup seperti apa yang sebenarnya kami inginkan. Bukan apa yang diharapkan oleh industri, melainkan apa yang kami inginkan. Jadi pada akhirnya, kami hanya berusaha menjadi diri sendiri semaksimal mungkin dan berbagi tujuan yang sama,” kenang mereka.
Untuk membangun kedekatan yang kuat, anggota PERSES tidak ragu untuk saling memberikan masukan yang jujur, bahkan ketika ada hal yang kurang berjalan baik, baik itu terkait penampilan, keputusan, atau aspek lainnya.
“Banyak grup yang takut akan konflik, tetapi kami belajar sejak awal bahwa chemistry yang nyata itu datang dari sikap saling jujur satu sama lain. Kadang kami bertengkar, kami banyak tertawa, kami makan bersama. Semua hal ini membuat kami lebih solid sebagai sebuah tim,” ujar mereka.
Salah satu tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah menghafal blocking panggung yang berbeda-beda dalam waktu yang sangat singkat. Namun, PERSES berusaha untuk membuat setiap penampilan mereka terasa segar bagi para penggemar, Pieces.
“Jadi kami terus menyesuaikan blocking kami, mengubah interlude, dan menjaga agar semuanya tetap segar setiap saat. Banyak sekali hal yang harus diingat di kepala, tetapi kami tidak pernah ingin memberikan pertunjukan yang sama dua kali,” jelas mereka.
Hal paling membahagiakan dalam perjalanan karier mereka adalah melihat fanbase yang terus berkembang. Perasaan melihat penggemar bahagia dan terhubung dengan karya mereka adalah sesuatu yang tak pernah memudar.
“Saat ini, merilis musik baru, melangkah ke babak berikutnya, jujur saja ini mungkin menjadi momen paling mendebarkan yang kami rasakan dalam empat tahun terakhir,” tambah mereka.
Setiap anggota PERSES memiliki ritual atau kebiasaan unik di belakang panggung yang menjadi ciri khas mereka sebelum tampil. Setelah berdoa bersama, mereka akan memasuki “dunia kecil” masing-masing.
“Jung mulai memutar-mutar mikrofon untuk mendapatkan rasa percaya dirinya, Krittin harus mengetuk panggung sebelum melangkah ke atasnya setiap saat, Pluggy hanya menggerak-gerakkan tubuh bagian atasnya, Palm berada dalam mode panik total, hingga Nay hanya melamun sepenuhnya dan menatap ke ruang hampa,” ungkap PERSES.
“Kami tidak tahu apa yang sedang terjadi di pikirannya dan jujur saja kami sudah berhenti bertanya. Kami semua agak gila di belakang panggung, tapi entah bagaimana itu berhasil dengan sangat baik,” sambung mereka.
Meskipun memiliki banyak perbedaan dan keunikan, PERSES menggambarkan diri mereka sebagai grup yang mampu bekerja sama dengan baik.
“Setiap anggota memiliki peran dan kelebihan masing-masing, dan hal itu membuat kami semua merasa sangat nyaman dan aman. Kami benar-benar memercayai setiap orang di grup ini. Tidak peduli situasi apa yang kami hadapi, tidak peduli seberapa sulit keadaannya, kami tahu kami akan melaluinya bersama. Di atas dasar itulah PERSES dibangun,” kata mereka.
Dalam perjalanan empat tahunnya, PERSES telah menelurkan mini album debut bertajuk MY TIME – EP pada tahun 2023 dan album ALTERLAND pada tahun 2026. Beberapa lagu mereka yang populer di antaranya adalah Turn Me On, Kitty Swag, dan Bodyguard.
Bagi pendengar baru, PERSES merekomendasikan lagu Bodyguard sebagai titik awal untuk mengenal mereka. Lagu ini dianggap sangat mewakili identitas grup, baik dari segi musik maupun sikap.
“Jika kalian ingin memahami tentang apa grup kami, mulailah dari sana,” ujar mereka.
PERSES juga mengungkapkan bahwa lagu Turn Me On menjadi lagu yang paling menantang bagi mereka. Lagu pembuka dari album ketiga ini menampilkan sisi mereka yang lebih matang dan perspektif baru tentang cinta dengan penuh percaya diri.
Lagu ini memiliki energi yang seksi, dengan produksi musik yang memadukan elemen Latin, Reggae, dan Afrobeat sehingga menciptakan nuansa sensual sekaligus kuat.
“Lagu yang paling menantang kami secara fisik pastinya adalah Turn Me On. Koreografinya benar-benar memicu tubuh kami hingga batas kemampuan. Kecuali untuk Pluggy, dia menguasai lagu itu secara alami. Pada titik ini, dia telah menjadi koreografer tidak resmi kami untuk lagu tersebut. Kami semua pergi kepadanya ketika kami perlu memperbaiki sesuatu,” ungkap mereka.
Selain lagu yang paling direkomendasikan, PERSES juga membagikan lagu yang menjadi favorit mereka namun mungkin kurang dikenal, yaitu Touchdown.
“Pertama kali kami mendengar demonya, kami langsung jatuh cinta, baik musik maupun liriknya memberikan rasa yang berbeda. Kami rasa jika semua orang meluangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan dan membaca liriknya, mereka juga akan jatuh cinta pada lagu itu. Lagu ini adalah salah satu lagu yang layak mendapatkan perhatian lebih dari yang didapatkannya saat ini,” paparnya.
Mengenai genre musik yang belum pernah mereka coba, PERSES menyebutkan metal. Mereka memiliki ketertarikan untuk mengeksplorasi genre tersebut, mengingat anggota grupnya menyukai musik rock.
PERSES berupaya membawa cara bermusik dan berpenampilan khas Thailand yang menyenangkan kepada penggemar di berbagai negara. Mereka ingin penonton dapat menikmati energi dan vibe unik Thailand bersama-sama.
Selain memperkenalkan budaya Thailand, mereka juga merasa senang dapat belajar tentang budaya dari para penggemar mereka di setiap negara yang dikunjungi.
“Setiap tempat yang kami kunjungi, jika kami memiliki sedikit waktu luang, kami mencoba berjalan-jalan di sekitar kota, melihat tempat di mana warga lokal suka berbelanja dan berkumpul. Hal itu benar-benar membuka mata kami dan kami benar-benar merasa gembira setiap kalinya,” ujar mereka.
Ketika mendengar kata Indonesia, hal pertama yang terlintas di benak PERSES adalah sate, makanan khas Indonesia yang juga menjadi favorit mereka. Mereka juga memiliki kesan mendalam terhadap penggemar Indonesia.
PERSES menceritakan, “Sejujurnya, awalnya kami tidak yakin bagaimana perasaan penggemar Indonesia tentang pertunjukan kami. Tapi saat kami naik ke panggung dan turun untuk menemui mereka, kami mengajak mereka melompat bersama kami dan mereka langsung melompat. Penuh energi, penuh kegembiraan. Momen itu benar-benar meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi kami semua.”
Konser ini menandai kali kedua boy group asal Thailand ini akan menghibur penggemarnya di Indonesia. Mereka masih mengingat dengan jelas betapa menyenangkannya momen pertama kali tampil di sini.
PERSES berharap para penggemar akan kembali menari dan melompat bersama mereka. “Kami datang dengan energi yang sama dan kami mengharapkan hal yang sama kembali dari kalian. Kali ini kami menambahkan sesuatu yang ekstra, penggemar akan bisa naik ke atas panggung dan bermain games bersama kami. Jadi ini bukan sekadar pertunjukan, ini adalah pengalaman nyata bersama,” kata mereka.
Terakhir, PERSES menyampaikan rasa terima kasihnya atas cinta yang telah diberikan oleh penggemar Indonesia, baik selama Asia Tour maupun melalui dukungan di media sosial.
“Untuk fancon ini, kami ingin semua orang menjadi bagian dari kenangan ini bersama kami. Mari kita lalui waktu terbaik bersama-sama,” pungkas mereka.
Jangan lewatkan keseruan PERSES Fancon: THE NEXT PIECES in Jakarta yang akan digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026 di Balai Sarbini, Jakarta. Untuk informasi selengkapnya, ikuti akun Instagram resmi mereka di @perses_official.
Perjalanan PERSES sebagai Boy Group
Mengulik Kebiasaan Unik di Belakang Panggung PERSES
Mengenal Musik PERSES
Cerita Perjalanan PERSES Membawa Budaya Thailand ke Panggung Internasional
PERSES Fancon: THE NEXT PIECES in JAKARTA Siap Membawa Keseruan Pekan Ini





