HaurgeulisMedia.co.id – Perangkat gaming portabel terbaru dari ROG, yaitu ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X, dirancang khusus untuk para pencinta game yang menginginkan fleksibilitas bermain di mana saja, terutama bagi mereka yang berlangganan Xbox Game Pass. Meskipun sekilas tampak serupa, kedua model ini menyimpan perbedaan signifikan yang memengaruhi pengalaman pengguna.
Perbedaan mendasar terletak pada jantung pemrosesan. ROG Xbox Ally mengandalkan prosesor AMD Ryzen Z2 A yang berbasis arsitektur Zen 2. Sementara itu, penerusnya, Ally X, telah ditingkatkan dengan prosesor Ryzen AI Z2 Extreme yang menggunakan arsitektur Zen 5 yang jauh lebih modern dan canggih.
Pergeseran arsitektur prosesor ini membawa dampak langsung pada kemampuan performa. Hasil berbagai pengujian menunjukkan bahwa Ally X mampu menyajikan peningkatan performa yang mengesankan, bahkan mencapai sekitar 30 persen pada beberapa judul game modern yang menuntut.
Selain performa, kapasitas memori juga menjadi area pembaruan. ROG Xbox Ally standar dibekali dengan RAM LPDDR5X berkapasitas 16GB. Berbeda dengan itu, Ally X menawarkan kapasitas RAM yang lebih besar, yaitu 24GB LPDDR5X, yang juga dikenal memiliki kecepatan lebih tinggi.
Untuk urusan penyimpanan data, Ally X jelas unggul dengan menawarkan ruang penyimpanan internal sebesar 1TB. Kapasitas ini dua kali lipat dari yang ditawarkan oleh Ally standar, yang hanya menyediakan SSD berkapasitas 512GB.
Aspek daya tahan baterai juga mendapatkan perhatian serius pada model Ally X. Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 80Wh, yang lebih besar dibandingkan baterai 60Wh pada Ally biasa. Peningkatan kapasitas baterai ini secara signifikan berkontribusi pada perpanjangan waktu bermain, memungkinkan sesi gaming yang lebih lama dalam berbagai skenario penggunaan.
Konektivitas menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh Ally X. Dukungan untuk standar USB4, yang sepenuhnya kompatibel dengan Thunderbolt 4, membuka peluang bagi pengguna untuk menghubungkan berbagai perangkat eksternal berkecepatan tinggi. Ini sangat berguna untuk transfer data cepat atau penggunaan aksesoris canggih.
Namun, di balik segala keunggulannya, Ally X juga membawa beberapa catatan penting. Salah satunya adalah banderol harga yang cukup premium, yaitu sekitar Rp 14.999.000. Angka ini tentu menempatkannya di segmen pasar yang lebih tinggi dan mungkin menjadi pertimbangan bagi sebagian calon pembeli.
Dari segi ergonomi, bobot Ally X yang mencapai 715 gram sedikit lebih berat dibandingkan Ally standar yang memiliki bobot 670 gram. Perbedaan bobot ini, meskipun tidak terlalu drastis, bisa saja dirasakan oleh sebagian pengguna, terutama saat perangkat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Tim Review HaurgeulisMedia.co.id menyimpulkan bahwa ROG Xbox Ally standar merupakan pilihan yang sangat baik bagi pengguna yang ingin menikmati layanan Xbox Game Pass dan game-game esports dengan anggaran yang lebih terjangkau. Namun, bagi para gamer yang memprioritaskan performa maksimal untuk game-game AAA dan membutuhkan fitur-fitur yang lebih lengkap serta canggih, ROG Xbox Ally X hadir sebagai pilihan yang jauh lebih menarik dan layak dipertimbangkan.





