Penjelasan Akhir Serial Romantis Every Year After Dibintangi Sadie Soverall dan Matt Cornett

Penjelasan Akhir Serial Romantis Every Year After Dibintangi Sadie Soverall dan Matt Cornett

HaurgeulisMedia.co.id – Serial romantis Every Year After telah mencuri perhatian penonton sejak penayangannya di Prime Video. Seluruh delapan episode dari serial yang diadaptasi dari novel bestseller karya Carley Fortune ini telah resmi dirilis pada 10 Juni 2026.

Disutradarai oleh Tara Nicole Weyr, drama ini membawa penonton ke Barry’s Bay, Kanada, untuk mengeksplorasi tema persahabatan, cinta pertama, penyesalan, dan kesempatan kedua dalam kehidupan.

Bacaan Lainnya

Di jantung cerita terdapat Sadie Soverall sebagai Percy Fraser dan Matt Cornett sebagai Sam Florek. Chemistry yang mereka tampilkan menjadi salah satu elemen kunci yang membuat serial ini begitu menarik.

Lalu, bagaimana akhir kisah Percy dan Sam dalam serial Every Year After? Mari kita telusuri penjelasan dari endingnya.

Penjelasan Ending Series Every Year After

1. Apakah Percy dan Sam Berakhir Bersama?

Pertanyaan paling krusial di akhir musim pertama adalah mengenai status hubungan Percy dan Sam. Serial ini memberikan jawaban yang tidak sepenuhnya pasti, meninggalkan ruang untuk interpretasi penonton.

Malam setelah acara peringatan Sue Florek, Percy dan Sam menghabiskan waktu bersama. Percy merasa bahwa hubungan mereka pantas mendapatkan perpisahan yang lebih baik.

Meskipun perasaan di antara mereka masih ada, luka lama yang diderita Sam belum sepenuhnya pulih. Ia mengakui bahwa dirinya ingin memaafkan Percy, namun belum mampu melakukannya saat itu.

Percy, yang memahami kondisi Sam, memutuskan untuk meninggalkan Barry’s Bay. Ia kembali ke Seattle bersama sahabatnya, Chantal.

Beberapa waktu kemudian, Percy menerima sebuah surat dari Sam. Di dalam surat tersebut terdapat kunci dari tavern milik Sue, yang kini diwariskan kepadanya.

Adegan selanjutnya membawa kita kembali ke Barry’s Bay, di mana Percy terlihat membuka kembali tavern tersebut. Ia juga mulai menata kembali hidup dan kariernya sebagai seorang penulis novel horor.

Sam tidak hadir di pesta pembukaan tavern tersebut. Namun, ia muncul setelah acara selesai, memberikan kejutan bagi Percy.

Pertemuan kembali ini menjadi momen yang sangat emosional bagi keduanya. Ending ini secara implisit menunjukkan bahwa rekonsiliasi antara Percy dan Sam masih sangat mungkin terjadi di musim berikutnya.

2. Nasib Chantal dan Jordie di Akhir Cerita

Kisah romantis lain yang berkembang dalam serial ini adalah hubungan antara Chantal dan Jordie. Hubungan mereka terlihat berkembang secara perlahan sepanjang musim.

Awalnya, Chantal merasa terkejut dengan perasaan yang muncul terhadap Jordie, terutama karena ia masih terikat dalam hubungan lain pada saat itu.

Ketika ia kembali ke Barry’s Bay, Chantal memutuskan untuk datang lebih awal. Tujuannya adalah untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama Jordie.

Ia menikmati hubungan yang santai tanpa label yang mereka jalani. Namun, dinamika ini berubah ketika Jordie mulai menginginkan hubungan yang lebih serius.

Pada pesta pembukaan tavern, Jordie akhirnya mengungkapkan perasaannya secara terbuka kepada Chantal. Chantal menyambut ungkapan tersebut dengan kebahagiaan, dan keduanya resmi menjalin hubungan.

3. Apa yang Terjadi pada Delilah?

Delilah mengalami perkembangan karakter yang signifikan di akhir musim pertama. Ia memutuskan untuk meninggalkan hubungan yang selama ini membuatnya tidak bahagia.

Saat pertama kali diperkenalkan, Delilah digambarkan terjebak dalam pernikahan yang bermasalah dan memiliki hubungan yang rumit dengan Charlie.

Menjelang akhir cerita, kedua hubungan tersebut telah berakhir. Delilah memilih untuk fokus pada dirinya sendiri dan merencanakan masa depannya.

Ia kemudian membantu Percy dalam mengelola tavern yang baru dibuka. Keputusan ini menandakan bahwa Delilah mulai menemukan arah hidupnya sendiri.

Meskipun demikian, ada petunjuk bahwa kisahnya belum sepenuhnya selesai. Ekspresi wajahnya berubah saat melihat Jordie dan Chantal bersama.

Momen ini memunculkan spekulasi baru di kalangan penonton, dengan banyak yang menduga bahwa Delilah mulai menyadari perasaannya yang sebenarnya.

4. Apakah Sam Memaafkan Charlie?

Konflik keluarga memainkan peran penting dalam akhir cerita Every Year After. Hubungan antara Sam dan Charlie menjadi salah satu yang paling terluka.

Charlie berusaha keras untuk memperbaiki hubungannya dengan sang adik. Ia mencoba menunjukkan penyesalannya saat acara peringatan Sue berlangsung.

Sam menghargai usaha Charlie, namun ia belum bisa memberikan maaf. Luka lama yang ditinggalkan oleh Charlie masih terlalu dalam baginya.

Lompatan waktu ke musim panas berikutnya menunjukkan bahwa keadaan belum banyak berubah. Keduanya ternyata masih tidak saling berkomunikasi.

Charlie mencoba mengalihkan perhatiannya dengan bekerja lebih keras. Namun, bayang-bayang masa lalu terus menghantuinya.

Dalam adegan terakhir, Charlie melihat sebuah foto lama dirinya bersama Sam dan Percy. Kenangan tersebut memicu reaksi emosional yang kuat dalam dirinya.

Tak lama kemudian, penglihatannya mulai kabur dan ia terjatuh. Serial ini tidak memberikan penjelasan pasti mengenai apa yang sebenarnya terjadi padanya.

Adegan ini menjadi cliffhanger terbesar di musim pertama. Nasib Charlie kemungkinan besar akan menjadi salah satu fokus utama dalam musim kedua serial ini.

Secara keseluruhan, ending Every Year After memilih untuk menyisakan banyak ruang bagi penonton untuk berinterpretasi. Meskipun tidak semua konflik terselesaikan, akhir cerita berhasil membuka harapan baru bagi Percy, Sam, dan karakter lainnya untuk menemukan kebahagiaan di masa depan.

Pos terkait