HaurgeulisMedia.co.id – Momen kelulusan yang mengharukan sekaligus inspiratif baru-baru ini dirayakan oleh keluarga Anang Hermansyah. Sang musisi senior, bersama istri tercinta Ashanty dan putra mereka, Azriel Hermansyah, kompak mengenakan toga dan menerima gelar akademis mereka pada acara wisuda yang sama.
Kejadian luar biasa ini terekam dalam potret yang dibagikan di akun Instagram keluarga, menampilkan ketiganya berdiri berdampingan dengan bangga. Ternyata, pencapaian akademis ini diraih bersama di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Lebih dari sekadar sebuah pencapaian pribadi, momen kelulusan keluarga Anang Hermansyah ini menyimpan sejumlah pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh banyak orang.
1. Menjunjung Tinggi Pendidikan
Kisah keluarga Anang Hermansyah ini menegaskan betapa pentingnya menjunjung tinggi nilai pendidikan, terlepas dari tingkat kesuksesan yang telah diraih. Anang Hermansyah, yang telah lama dikenal sebagai ikon musik Indonesia sejak era 90-an dan memiliki berbagai lini bisnis, tidak pernah berhenti belajar. Ia menunjukkan komitmen untuk terus menimba ilmu dengan mengambil jenjang Magister di UNAIR.
Ashanty, sang istri, juga mengikuti jejak suaminya. Di tengah kesibukannya sebagai seorang penyanyi, ibu rumah tangga, dan istri, ia dengan gigih menyelesaikan studinya. Komitmen serupa juga ditunjukkan oleh Azriel Hermansyah. Setelah sebelumnya meraih gelar Sarjana Manajemen dari Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang Magister Ilmu Politik di UNAIR.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Ashanty mengungkapkan bahwa kelulusan ini lebih dari sekadar simbolis. “Ini tentang perjalanan. Tentang memilih untuk terus belajar di tengah kesibukan, tentang saling menguatkan, dan tentang membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk bertumbuh,” tulisnya. Ia menambahkan rasa syukurnya atas momen spesial ini, di mana seluruh anggota keluarga bisa diwisuda bersama, sebuah kenangan yang akan tersimpan selamanya.
2. Belajar Tidak Mengenal Usia
Ya, kelulusan Anang dan Ashanty menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar tidak mengenal batasan usia. Anang Hermansyah, di usianya yang ke-57 tahun, berhasil menyelesaikan pendidikan Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia (PDSM) dengan spesialisasi Industri Kreatif. Meskipun usianya terpaut jauh dari sebagian besar rekan mahasiswanya, hal itu tidak mengurangi antusiasmenya.
Bahkan, beredar luas di media sosial potret Anang yang terlihat akrab mengikuti kerja kelompok dan berkumpul bersama mahasiswa Magister yang lebih muda. Ia juga terlihat merayakan kelulusannya pasca-sidang tesis dengan gaya yang santai, mengenakan selempang gelar layaknya mahasiswa kekinian.
Sementara itu, Ashanty meraih gelar Doktor di bidang yang sama, Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). Di usianya yang ke-42 tahun, ia menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menyelesaikan disertasinya. Ia bahkan turun langsung melakukan wawancara mendalam dengan para penyanyi legendaris seperti Titi DJ, Ikang Fawzi, Hetty Koes Endang, hingga Rhoma Irama untuk mendukung risetnya.
Menariknya, Anang mengkaji topik seputar tata kelola royalti musik, blockchain, dan direct licensing, sementara disertasi Ashanty berfokus pada adaptasi musisi senior dalam menghadapi transformasi digital. Keduanya memilih topik yang sangat relevan dengan latar belakang mereka sebagai pelaku industri musik.
Kisah Anang dan Ashanty mengajarkan bahwa usia dan kesibukan bukanlah halangan untuk meraih pendidikan tinggi. Pasangan selebritas ini menunjukkan kegigihan luar biasa, terbukti dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang nyaris sempurna: Ashanty dengan IPK 3,94 dan Anang dengan IPK 3,96.
3. Pentingnya Dukungan Keluarga
Pelajaran penting lainnya yang dapat dipetik dari momen kelulusan keluarga Anang Hermansyah adalah betapa krusialnya dukungan keluarga. Untuk mencapai momen wisuda bersama yang membahagiakan ini, setiap anggota keluarga saling hadir dan memberikan apresiasi yang tinggi satu sama lain.
Dalam berbagai unggahan di Instagram, terlihat Ashanty selalu setia mendampingi Anang dalam setiap tahapan akademisnya, termasuk saat sidang tesis. Ia mengungkapkan rasa bangganya, “Hari ini aku bener-bener melihat @ananghijau yang berbeda, dan aku bangga banget bisa ikut menjadi bagian saat kamu menggali potensi lain yang ada di diri kamu…”
Anang Hermansyah pun melakukan hal yang sama. Ia dengan setia menemani perjalanan akademis sang istri. “Hari ini aku melihat sendiri bagaimana semua lelah, begadang, air mata, sampai sakit-sakit, dan perjuangan itu akhirnya terbayarkan. Bangga sekali melihat kamu sampai di titik ini, sayang. Dr. Ashanty,” tulis Anang dengan penuh haru.
Faktanya, Anang telah menyelesaikan studinya sejak Januari lalu. Namun, ia memutuskan untuk menunggu momen wisuda bersama anak dan istrinya agar dapat merayakan pencapaian tersebut secara bersama-sama. Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perjuangan Ashanty.
“Terima kasih sudah membuktikan bahwa seorang ibu, istri, dan nenek tetap bisa mengejar mimpi setinggi apa pun. Hari ini bukan cuma tentang gelar, tapi tentang keteguhan hati yang berhasil menaklukkan semuanya. Proud husband. Always,” tambahnya.
Anang juga tidak lupa mengungkapkan kebanggaannya terhadap sang putra, Azriel. “Selamat juga buat anakku @azriel_hermansyah usahamu juga luar biasa!” tulisnya.
Pada hari ulang tahun Azriel yang jatuh pada 27 Juni, Anang memberikan doa terbaiknya. “Di usia mu yang sudah dewasa ini, kamu makin menunjukkan bahwa kamu adalah seorang pemimpin yang siap untuk menggantikan pipi kelak nanti aku tak mampu lagi, terimakasih karna kamu juga mengajarkan pipi bagaimana mencintai dan menyayangi keluarga itu dengan tulus dari hati dan jiwa,” tulis Anang.
Ia melanjutkan, “Terus jalankan mimpi mu tole! Pipi yakin kamu mampu dan bisa sebagai seorang Azriel Akbar Hermansyah.”
Seluruh rangkaian dukungan dan apresiasi ini membuktikan bahwa fondasi keluarga yang kuat adalah kunci kesuksesan setiap anggotanya. Pelajaran dari keluarga Anang Hermansyah ini sungguh inspiratif!





