HaurgeulisMedia.co.id – Hubungan akrab antara pesepak bola Norwegia, Erling Haaland, dan pesepak bola Inggris, Jude Bellingham, kembali mencuri perhatian publik di media sosial. Momen kebersamaan mereka yang kembali viral, seiring dengan performa gemilang keduanya di Piala Dunia 2026, sukses menghangatkan jagat maya.
Keakraban keduanya semakin disorot ketika mereka harus berhadapan sebagai lawan di lapangan. Pertandingan antara Inggris dan Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026 menjadi saksi bisu bagaimana rivalitas di lapangan tidak memudarkan tali persahabatan mereka yang erat.
Berbagai video interaksi hangat antara Haaland dan Bellingham membanjiri media sosial. Mulai dari momen saling berpelukan penuh keakraban pasca-pertandingan, candaan ringan yang menunjukkan kedekatan mereka, hingga aksi sigap Haaland yang melindungi Bellingham dari dorongan pemain lawan, semuanya kembali menjadi perbincangan hangat.
Kisah persahabatan yang unik ini menarik untuk ditelusuri lebih dalam. Bagaimana sebenarnya benih-benih persahabatan antara kedua bintang muda sepak bola ini mulai tumbuh?
Jejak persahabatan Erling Haaland dan Jude Bellingham dapat ditelusuri kembali ke masa ketika keduanya sama-sama mengenakan seragam Borussia Dortmund. Selama periode 2020 hingga 2022, mereka berbagi ruang ganti dan lapangan, sebuah periode yang menumbuhkan kedekatan di antara keduanya.
Interaksi akrab mereka selama di Dortmund sering kali terekam dan kini kembali viral, membangkitkan nostalgia para penggemar. Salah satu momen yang paling dikenang adalah ketika keduanya saling membacakan kalimat gombal sebagai candaan di hari Valentine.
Momen tersebut, meski hanya lelucon, memperlihatkan betapa nyaman dan santainya mereka dalam berinteraksi. Kalimat seperti, “Maaf memberi tahu kamu, tetapi kamu sedang ditangkap… karena telah mencuri hatiku,” menjadi bukti tawa dan keakraban yang tercipta di antara mereka.
Kedekatan alami yang terpancar dari chemistry keduanya membuat banyak penggemar menjuluki hubungan mereka sebagai salah satu bromance paling ikonik dalam lanskap sepak bola modern.
Puncak dari persahabatan mereka yang diuji adalah saat pertemuan di lapangan hijau pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Norwegia yang diperkuat Haaland berhadapan dengan Inggris yang diperkuat Bellingham. Pertandingan berlangsung sengit, dengan Inggris keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1.
Namun, hasil pertandingan tidak mengurangi rasa hormat dan keakraban yang mereka tunjukkan. Haaland terlihat menghampiri Bellingham untuk memberikan ucapan selamat, sebuah gestur sportif yang diapresiasi banyak pihak.
Dalam wawancara pasca-pertandingan, Haaland tak ragu melontarkan pujian setinggi langit kepada sahabatnya itu. Ia menyatakan tidak terkejut dengan performa gemilang Bellingham, yang berhasil mencetak dua gol. “Saya tidak terkejut dia mencetak dua gol hari ini dan bermain sebagus itu,” ujar Haaland.
Haaland menambahkan bahwa Bellingham sering kali mendapat kritik yang tidak proporsional, terutama terkait jumlah gol. Baginya, Bellingham adalah salah satu pemain terbaik di dunia. “Padahal menurut saya dia salah satu pemain terbaik di dunia. Dia luar biasa,” tegas Haaland.
Lebih lanjut, striker asal Norwegia itu juga menekankan betapa beruntungnya klub yang diperkuat Bellingham, termasuk Real Madrid, memiliki talenta sekelasnya. “Inggris beruntung, Madrid juga beruntung karena semua tim pasti ingin memiliki Jude. Tentu saja saya berharap Inggris bermain baik,” imbuhnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa persaingan di lapangan hijau tidak mampu memadamkan api dukungan dan rasa hormat di antara mereka. Justru, momen ini semakin memperkuat apresiasi publik terhadap kedalaman persahabatan mereka.
Pakar media sosial, Matt Navarra, seperti dikutip oleh BBC, menilai bahwa persahabatan antara Haaland dan Bellingham memberikan dimensi baru yang menyegarkan bagi dunia sepak bola, yang seringkali dicap sebagai arena persaingan sengit.
Navarra berpendapat bahwa keakraban keduanya menjadi penawar bagi hiruk-pikuk perdebatan di media sosial yang kerap diwarnai oleh kemarahan dan fanatisme. Ia menekankan bagaimana video interaksi Haaland dan Bellingham mengingatkan publik bahwa para atlet ini adalah manusia biasa yang mampu menunjukkan kasih sayang, rasa hormat, dan candaan.
Lebih lanjut, Navarra menyoroti betapa menyegarkannya melihat dua atlet muda menampilkan persahabatan yang tulus tanpa adanya kepura-puraan permusuhan demi citra publik. Ia meyakini chemistry mereka murni terbentuk dari hubungan yang telah terjalin selama bertahun-tahun, bukan sekadar rekayasa untuk konten media sosial.
Ia juga mengamati bahwa kepribadian keduanya saling melengkapi. Bellingham dikenal sebagai sosok yang tenang, komunikatif, dan ekspresif. Sementara itu, Haaland memiliki kepribadian yang unik, humoris, dan seringkali menjadi sumber meme yang menghibur. Kombinasi ini memungkinkan publik melihat sisi lain mereka di luar status sebagai pesepak bola kelas dunia.
Melihat kedekatan mereka, tidak heran jika kisah persahabatan Erling Haaland dan Jude Bellingham terus menjadi sorotan dan perbincangan hangat. Kisah mereka menjadi bukti nyata bahwa kompetisi tidak selalu harus identik dengan permusuhan.
Di tengah ketatnya persaingan sepak bola modern, persahabatan dua bintang muda ini hadir sebagai pengingat pentingnya rasa hormat, dukungan, dan ikatan persahabatan. Bagaimana pandangan Anda? Apakah bromance Haaland dan Bellingham menurut Anda merupakan salah satu yang paling ikonik di dunia sepak bola saat ini?
Berawal dari Rekan Setim di Borussia Dortmund
Tetap Akur Meski Berhadapan di Piala Dunia 2026
Persahabatan Mereka Dinilai Menginspirasi Banyak Orang





