HaurgeulisMedia.co.id – Upaya pelestarian warisan budaya dan penguatan ikatan kekeluargaan di Desa Totoran, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, kini mendapat momentum baru dengan pengukuhan resmi pengurus Paguyuban Buyut Kepel.
Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini menandai langkah awal paguyuban dalam menjalankan roda organisasinya. Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah komitmen bersama untuk menjaga dan mengembangkan aset budaya yang dimiliki Desa Totoran.
Paguyuban Buyut Kepel dibentuk atas dasar kepedulian terhadap nilai-nilai leluhur serta potensi budaya yang ada di wilayah tersebut. Keberadaan paguyuban ini diharapkan mampu menjadi wadah yang efektif bagi para keturunan Buyut Kepel untuk bersatu dan berkontribusi.
Dalam sambutannya, salah satu tokoh pendiri paguyuban menyampaikan pentingnya menjaga akar budaya di tengah arus modernisasi. Beliau menekankan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga setiap individu, terutama para generasi muda.
Buyut Kepel sendiri merupakan tokoh atau leluhur yang memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan Desa Totoran. Menggali kembali dan merawat memori kolektif tentang beliau adalah salah satu misi utama paguyuban.
Prosesi pengukuhan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan pemerintah desa. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan apresiasi terhadap inisiatif yang digagas oleh paguyuban.
Salah satu agenda prioritas yang diusung oleh pengurus baru adalah revitalisasi situs-situs bersejarah yang berkaitan dengan Buyut Kepel. Upaya ini mencakup pemugaran, pembersihan, serta penataan agar situs-situs tersebut dapat dikunjungi dan dipelajari oleh masyarakat luas.
Selain fokus pada aspek pelestarian fisik, paguyuban juga berkomitmen untuk menggelar berbagai kegiatan kebudayaan. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan kembali nilai-nilai luhur kepada generasi penerus melalui seni, tradisi, dan cerita rakyat.
Pengukuhan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang erat bagi seluruh anggota paguyuban. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk saling mengenal, bertukar pikiran, dan memperkuat rasa persaudaraan di antara keturunan Buyut Kepel.
Di era digital saat ini, paguyuban juga berencana untuk memanfaatkan teknologi informasi guna mendokumentasikan dan menyebarkan informasi mengenai sejarah dan budaya Desa Totoran. Hal ini diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Pembentukan dan pengukuhan Paguyuban Buyut Kepel ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pelestarian cagar budaya dan penguatan identitas lokal.
Dengan kepengurusan yang baru, Paguyuban Buyut Kepel siap mengemban amanah untuk menjaga kelestarian budaya dan mempererat tali silaturahmi antaranggota.





