Semangat baru untuk pembangunan desa mulai terasa di wilayah Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu. Pada awal pekan ini, tepatnya Senin (12/1/2026), Pemerintah Desa (Pemdes) Babakan Jaya membuka pintunya lebar-lebar bagi kaum intelektual muda. Secara resmi, Kuwu Babakan Jaya terima mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam sebuah seremoni penyambutan yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Aula Balai Desa Babakan Jaya menjadi saksi dimulainya sinergi antara akademisi dan masyarakat akar rumput. Acara tersebut dihadiri langsung oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tentunya para mahasiswa yang siap mengabdi. Wajah-wajah antusias tampak mendominasi ruangan, menandakan optimisme tinggi terhadap program yang akan berjalan selama satu bulan ke depan ini.
Apa Itu Penerimaan KKN di Babakan Jaya? Penerimaan mahasiswa KKN di Babakan Jaya adalah langkah awal integrasi program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Universitas Padjadjaran dengan pemerintah desa setempat. Tujuannya adalah menyelaraskan disiplin ilmu akademik mahasiswa dengan kebutuhan pembangunan riil di lapangan, guna menciptakan solusi inovatif bagi permasalahan warga desa.
Harapan Besar Kuwu Masirin
Kuwu Desa Babakan Jaya, Masirin, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa Unpad bukan sekadar tamu, melainkan mitra strategis bagi pemerintah desa. Masirin menilai, desa membutuhkan sentuhan inovasi yang seringkali lahir dari pemikiran segar para mahasiswa.
“Alhamdulillah. Hari ini sudah datang Mahasiswa dari Universitas Padjadjaran yang akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Babakan Jaya selama satu bulan,” ungkap Masirin dengan nada optimis.
Bagi Masirin, durasi satu bulan bukanlah waktu yang singkat jika dimanfaatkan dengan efektif. Ia berharap interaksi intensif antara mahasiswa dan warga dapat memicu percepatan kemajuan di berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan ekonomi, kesehatan, hingga tata kelola administrasi desa yang lebih modern.
Poin Penting Arahan Kuwu
Dalam kesempatan tersebut, Masirin menitipkan beberapa pesan krusial kepada para peserta KKN agar program berjalan sukses. Pesan ini menjadi guideline bagi mahasiswa selama berbaur dengan masyarakat Babakan Jaya.
Berikut adalah harapan utama yang disampaikan oleh Kuwu Masirin:
-
Adaptasi Cepat: Mahasiswa diharapkan segera berbaur dan memahami kultur serta kearifan lokal warga setempat.
-
Ide Segar & Inovatif: Memberikan sumbangsih pemikiran yang solutif untuk tantangan yang dihadapi desa.
-
Kontribusi Nyata: Program kerja yang dijalankan harus memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
-
Kelancaran Program: Doa agar seluruh kegiatan dari awal hingga akhir berjalan tanpa hambatan berarti.
“Semoga dengan adanya Mahasiswa KKN ini bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan Desa Babakan Jaya. Selamat mengabdi, semoga kegiatannya lancar dari awal sampai akhir,” tambah Masirin menutup sambutannya.
Misi dari Kampus ke Desa
Sebelum tiba di Babakan Jaya, ribuan mahasiswa ini telah mendapatkan pembekalan matang dari pihak universitas. Pelepasan secara simbolis telah dilakukan sebelumnya di Kampus Jatinangor pada Jumat (9/1/2026). Rektor Unpad, Prof. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, dr., Sp.M(K), M.Kes., PhD., memberikan mandat yang jelas bagi anak didiknya.
Prof. Arief menekankan bahwa KKNM (Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa) adalah jembatan emas untuk mengaplikasikan teori. Kampus bukan lagi menara gading yang terpisah dari realitas sosial. Melalui program ini, mahasiswa ditantang untuk menjawab masalah nyata yang ada di tengah masyarakat dengan bekal ilmu yang mereka miliki.
Sinergi antara pesan Rektor Unpad dan harapan Kuwu Masirin kini bertemu di Desa Babakan Jaya. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat kelulusan akademik semata, melainkan menjadi momentum kebangkitan desa melalui tangan-tangan terampil generasi muda. Warga Babakan Jaya kini menanti kiprah nyata para mahasiswa untuk bersama-sama membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.





