HaurgeulisMedia.co.id – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Indramayu, H. Ruswa, M Pd I, menekankan pentingnya perayaan Iduladha sebagai momen krusial bagi umat Muslim.
Beliau berpandangan bahwa Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga sebuah kesempatan emas untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama.
Menurut H. Ruswa, semangat berkurban yang menjadi inti dari Iduladha mengajarkan nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama.
Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan esensi menjaga dan memperkuat hubungan baik antarindividu maupun dalam lingkup masyarakat yang lebih luas.
Beliau berharap, semangat Iduladha tahun ini dapat benar-benar diresapi dan diwujudkan dalam tindakan nyata oleh seluruh elemen masyarakat.
Terutama dalam upaya meningkatkan kualitas hubungan sosial dan keharmonisan di Kabupaten Indramayu.
H. Ruswa menambahkan, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Iduladha, seperti keikhlasan, berbagi, dan empati, perlu terus ditanamkan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, perayaan Iduladha tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Indramayu yang telah melaksanakan ibadah kurban dengan penuh khidmat.
Partisipasi aktif dalam berkurban menunjukkan kedewasaan spiritual dan komitmen untuk menjalankan ajaran agama.
Pesan dari Ketua Fraksi PKS DPRD Indramayu ini menggarisbawahi bahwa Iduladha lebih dari sekadar menyembelih hewan kurban.
Ini adalah panggilan untuk refleksi diri dan peningkatan kualitas interaksi sosial.
Perayaan Iduladha, menurut H. Ruswa, menjadi sarana efektif untuk membersihkan hati dan menjalin kembali hubungan yang mungkin renggang.
Ia mendorong agar momen ini dimanfaatkan untuk saling memaafkan, mempererat persaudaraan, dan membangun solidaritas.
Semangat berbagi yang diajarkan oleh Iduladha juga menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang lebih peduli dan adil.
Bagi H. Ruswa, kontribusi setiap individu dalam berbagi, sekecil apapun, sangat berarti untuk membantu sesama yang membutuhkan.
Hal ini sejalan dengan prinsip keadilan sosial yang diusung oleh PKS.
Ia berharap, semangat Iduladha dapat menular ke berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari keluarga hingga lingkungan kerja.
Dengan silaturahmi yang kuat, berbagai persoalan sosial dapat dihadapi bersama dengan lebih baik.
Pentingnya mempererat silaturahmi ini juga ditekankan dalam konteks pembangunan daerah.
Masyarakat yang harmonis dan saling mendukung akan lebih kondusif untuk kemajuan Indramayu.
H. Ruswa mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Iduladha sebagai momentum refleksi kolektif.
Evaluasi diri atas berbagai tindakan dan interaksi sosial yang telah dijalani.
Ia meyakini, dengan niat yang tulus dan upaya yang sungguh-sungguh, perayaan Iduladha akan membawa berkah dan kebaikan bagi semua.
Ketua Fraksi PKS DPRD Indramayu ini secara spesifik menyoroti peran penting keluarga dalam menanamkan nilai-nilai Iduladha.
Keluarga adalah unit terkecil masyarakat yang menjadi fondasi pembentukan karakter.
Oleh karena itu, dialog dan kebersamaan dalam keluarga perlu terus digalakkan, terutama saat momen-momen penting seperti Iduladha.
Selain itu, H. Ruswa juga berpesan agar semangat Iduladha dapat mendorong peningkatan kualitas ibadah secara keseluruhan.
Bukan hanya ibadah kurban, tetapi juga ibadah-ibadah lain yang mendekatkan diri kepada Tuhan.
Hubungan vertikal dengan Sang Pencipta yang baik, niscaya akan tercermin dalam hubungan horizontal antar sesama manusia.
Beliau berharap, pesan ini dapat menjadi pengingat dan motivasi bagi seluruh masyarakat Indramayu.
Agar Iduladha kali ini benar-benar menjadi perayaan yang bermakna, bukan hanya di dunia, tetapi juga bekal di akhirat.
Pernyataan H. Ruswa ini mencerminkan visi PKS yang selalu mengedepankan nilai-nilai agama dan kemanusiaan.
Partai ini senantiasa berupaya untuk mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia dan sejahtera.
Melalui momen Iduladha, PKS Indramayu ingin menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan keagamaan di daerah.
Pesan ini diharapkan dapat bergema luas dan menginspirasi tindakan positif di tengah masyarakat.
Terutama dalam menjaga kerukunan dan memperkokoh persatuan bangsa.
Semangat Iduladha yang mengajarkan pengorbanan dan keikhlasan adalah modal berharga dalam menghadapi tantangan zaman.
Dengan mempererat silaturahmi, masyarakat Indramayu diharapkan dapat bangkit bersama dan meraih kemajuan.
H. Ruswa menutup pernyataannya dengan ucapan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Sebuah ungkapan tulus yang mencerminkan esensi Iduladha dalam konteks saling memaafkan dan memulai lembaran baru.





