Pesta demokrasi tingkat desa di Kabupaten Indramayu telah memasuki babak paling krusial. Pasca pemungutan suara yang digelar pada Rabu, 10 Desember 2025, perhatian masyarakat kini tertuju pada hasil Pilkades Serentak Indramayu 2025.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi untuk mengetahui siapa sosok yang akan memimpin desa mereka selama satu periode ke depan. Berdasarkan pantauan di lapangan, proses pemungutan suara yang berlangsung di 139 desa berjalan lancar mulai pukul 08.00 WIB hingga ditutup pada pukul 14.00 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan proses penghitungan suara di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Berikut adalah laporan mendalam mengenai jalannya pemilihan, data statistik calon, penerapan teknologi e-voting, hingga daftar nama pemenang sementara yang berhasil dihimpun.
Gambaran Umum dan Statistik Pilkades 2025
Pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) atau Pilkades tahun ini menyajikan data statistik yang cukup menarik. Tercatat, sebanyak 482 calon kuwu bertarung memperebutkan simpati rakyat. Dari jumlah tersebut, persaingan tidak hanya didominasi oleh wajah baru, tetapi juga para petahana.
Sebanyak 85 calon merupakan petahana (incumbent) yang kembali mencoba peruntungan mereka. Uniknya, dinamika politik desa tahun ini diwarnai oleh fenomena perpindahan daerah pemilihan bagi beberapa petahana.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Indramayu, Kadmidi, mengungkapkan fakta menarik terkait hal ini.
“Kuwu Karangampel untuk pilkades serentak tahun ini mencalonkan ke desa tetangga di Karangampel Kidul. Fenomena serupa juga terjadi pada Kuwu Tamansari yang ‘nyalon’ di Desa Tugu, Kecamatan Lelea,” jelas Kadmidi saat memberikan keterangan pers.
Hal ini menunjukkan bahwa hasil Pilkades Serentak Indramayu 2025 tidak hanya ditentukan oleh popularitas lama, tetapi juga strategi politik para calon dalam membaca peluang di wilayah baru.
Terobosan Teknologi: E-Voting di 139 TPS
Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama DPMD Jawa Barat terus berinovasi untuk meningkatkan transparansi dan kecepatan data. Tahun ini, sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting mulai diujicobakan secara masif namun terukur.
Secara total, terdapat 1.357 TPS yang melayani pemilih di seluruh desa penyelenggara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 139 TPS dipilih secara acak (random sampling) di setiap desa sebagai lokasi pilot project penerapan e-voting.
Kepala DPMD Jawa Barat, Mochammad Ade Afriandi, yang turun langsung memantau jalannya demokrasi di Kota Mangga ini, menegaskan keseriusan pemerintah dalam digitalisasi pemilu desa.
“Ada 139 TPS yang kita pilih untuk pilot project e-voting,” ujar Ade Afriandi.
Guna memastikan kelancaran sistem ini, DPMD Jawa Barat menerjunkan 8 tim teknis yang disebar ke berbagai zona pemantauan. Beberapa desa yang menjadi titik fokus pemantauan teknis antara lain:
-
Desa Sukajati (Kecamatan Haurgeulis)
-
Desa Arjasari (Kecamatan Patrol)
-
Desa Gabuswetan
-
Desa Tugu (Kecamatan Lelea)
-
Desa Pawidean (Kecamatan Jatibarang)
-
Desa Karangampel
-
Desa Sindang
Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mempercepat rilis hasil Pilkades Serentak Indramayu 2025 di masa mendatang, meminimalisir kesalahan hitung, dan menekan potensi kecurangan suara tidak sah.
Daftar Sementara Pemenang Pilkades Indramayu 2025
Hingga Rabu malam, data hasil penghitungan suara terus bergerak dinamis. Berdasarkan informasi yang beredar luas di jejaring komunikasi warga dan grup WhatsApp masyarakat Indramayu, telah muncul nama-nama yang diklaim unggul dalam perolehan suara.
Penting untuk dicatat bahwa data di bawah ini merupakan rekapitulasi sementara yang dihimpun dari laporan lapangan dan bukan merupakan rilis resmi final dari DPMD Kabupaten Indramayu.
Berikut adalah daftar sementara 92 pemenang calon Kuwu di berbagai desa:
Wilayah Dapil I & II
-
Desa Losarang: Kuwu Aripin
-
Desa Santing: H. Tarman
-
Desa Krimun: Kuwu Toiman
-
Desa Babakan Jaya: Masirin
-
Desa Lajer: Sujono
-
Desa Mekarsari: H. Wartaka
-
Desa Karangkerta: H. Wartana
-
Desa Bodas: Caswita
-
Desa Rancajawat: H. Yusup
-
Desa Pagedangan: Kadinah
-
Desa Kerticala: Afandi
-
Desa Sumuradem: H. Bisri
-
Desa Sumuradem Timur: Liyana
-
Desa Parean Girang: H. Tasiman
-
Desa Soge: Ahmad Maulana
-
Desa Karangmulya: Tarsilah
-
Desa Bulak: Supanali
-
Desa Karanganyar: Hj. Uun Roenah
-
Desa Pranti: Yogi Nandi
-
Desa Curug: Suherman
Wilayah Dapil III & IV
-
Desa Kertawinangun: Andi
-
Desa Arahan Kidul: Supardi
-
Desa Arahan Lor: Eka Kalamanda
-
Desa Sukasari: Hj. Tarsitem
-
Desa Linggajati: Wahyudin
-
Desa Tawangsari: Eva Rosyani
-
Desa Sukadadi: M. Rofiqul Anwar
-
Desa Lohbener: Sukendi
-
Desa Jatibarang: Agus Darmawan
-
Desa Pawedean: Sono
-
Desa Lohbener (Lainnya): Lot Wachid
-
Desa Tinumpuk: Durian
-
Desa Junti Weden: Carsudi
-
Desa Segeran Kidul: Casnita
-
Desa Dadap: Ali Faosal
-
Desa Limbangan: Nurwenda
-
Desa Karangampel Lor: Sunedi
-
Desa Karangampel Kidul: Kuwu Mamat Rodiatul Anwar
-
Desa Cangkingan: Didi Wahyudi
-
Desa Dukuh Tengah: Wawang
Wilayah Dapil V & VI
-
Desa Kedokan Agung: H. Samsunahar
-
Desa Krangkeng: Moh. Mangsur
-
Desa Sendang: Amin
-
Desa Juntiweden (Data Ganda/Konfirmasi): Carsudi
-
Desa Tanjungsari: Said
-
Desa Lemah Ayu: Kamin
-
Desa Mekargading: Sofyan
-
Desa Sleman Lor: Dukis Suhiro
-
Desa Tugu Kidul: Darlinah
-
Desa Sliyeg Lor: Hj. Yunani
-
Desa Tambi Lor: Hj. Herawati
-
Desa Pekandangan: Mulyani
-
Desa Pekandangan Jaya: Asnali
-
Desa Singajaya: Khaerul Anam
-
Desa Pabean Udik: Samsul Ma’arif
-
Desa Singaraja: Suhendi
-
Desa Plumbon: Danto
-
Desa Cilandak: Saki
-
Desa Salamdarma: H. Lili
-
Desa Kedungwungu: H. Purwanto
Wilayah Lainnya
-
Desa Wanguk: Edi Winata
-
Desa Sumbermulya: Taryono
-
Desa Sidadadi: Hj. Sarwi
-
Desa Haurkolot: Suradi
-
Desa Wanakaya: Akhmad Farhan
-
Desa Mekarjati: Aming
-
Desa Sukajati: Nuryanti
-
Desa Kedungwungu (Konfirmasi): H. Purwanto
-
Desa Gabuswetan: Abdulab Irlan
-
Desa Rancahan: Titin Sukesih
-
Desa Rancamulya: Warcipto
-
Desa Sekarmulya: Agung Prayoga
-
Desa Sukamelang: Masduki
-
Desa Sukareja: Yanto
-
Desa Balongan: Kholik
-
Desa Rawadalen: Mukmin
-
Desa Patrol: Opan
-
Desa Patrol Lor: Sunanto
-
Desa Sukahaji: H. Akan S.
-
Desa Arjasari: H. Fuad
-
Desa Sukra: Marhamah
-
Desa Sukra Wetan: Wanto
-
Desa Bogor: Yoman
-
Desa Dukuhjati: Amrun
-
Desa Singakerta: Bagus Waresa
-
Desa Purwajaya: H. Dulata
-
Desa Luwunggesik: Mutiara
-
Desa Cadangpinggan: Bagyana Kusminarta
-
Desa Pabean Udik (Konfirmasi): Samsul Ma’arif
-
Desa Loyang: Nono Madani
-
Desa Amis: Agus Nur Ahmad
-
Desa Cikedung Lor: Aris Sugianto
Menunggu Rekapitulasi Final DPMD
Meskipun daftar di atas telah memberikan gambaran awal mengenai peta kemenangan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu pengumuman resmi. Data yang beredar saat ini bersifat sangat dinamis karena:
-
Belum semua desa (total 139 desa) merampungkan rekapitulasi 100%.
-
Masih ada proses validasi data dari tingkat desa ke kecamatan hingga kabupaten.
-
Potensi sengketa atau perselisihan hasil suara yang mungkin terjadi pasca pencoblosan.
Tim di DPMD Kabupaten Indramayu maupun DPMD Jawa Barat saat ini masih bekerja keras menghimpun data fisik maupun data digital dari TPS yang menggunakan e-voting. Sinergi antara penghitungan manual dan digital ini diharapkan mampu memberikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hasil Pilkades Serentak Indramayu 2025 yang sah secara hukum nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati setelah melalui tahapan pleno yang sesuai regulasi.
Bagi masyarakat yang desanya belum tercantum dalam daftar di atas, atau ingin memverifikasi kebenaran data, disarankan untuk memantau papan pengumuman di kantor desa masing-masing atau mengikuti update resmi dari kanal informasi pemerintah daerah.
Semoga para Kuwu terpilih nantinya dapat mengemban amanah dengan baik dan membawa kemajuan bagi desa-desa di Kabupaten Indramayu. Mari kita jaga kondusifitas wilayah pasca pemilihan demi Indramayu yang lebih bermartabat.
Disclaimer: Artikel ini memuat data sementara yang dihimpun dari berbagai sumber lapangan dan grup informasi masyarakat. Data dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti rekapitulasi resmi dari DPMD Indramayu.





