Ha Young Resmi Mundur dari The Trauma Code: Heroes on Call Season 2

Ha Young Resmi Mundur dari The Trauma Code: Heroes on Call Season 2

HaurgeulisMedia.co.id – Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan Korea Selatan yang melibatkan salah satu aktris berbakat, Ha Young. Melalui pengumuman resmi pada Selasa (1/8/2026), Netflix mengonfirmasi bahwa Ha Young memutuskan untuk mundur dari jajaran pemain musim lanjutan serial populer The Trauma Code: Heroes on Call.

Keputusan ini tentu menjadi sorotan, mengingat serial yang dirilis perdana pada Januari 2025 tersebut telah mencuri perhatian penonton global. Pihak Netflix sendiri menyatakan telah menerima keputusan tersebut dengan sikap menghormati pilihan sang aktris untuk tidak melanjutkan perannya di musim mendatang.

Bacaan Lainnya

Bagi para penggemar setia, sosok Ha Young sangat lekat dengan karakter perawat bernama Cheon Jang Mi. Kehadirannya dalam serial yang diadaptasi dari Webtoon populer ini memberikan warna tersendiri di samping penampilan apik Ju Ji Hoon yang memerankan dokter bedah trauma jenius, Baek Kang Hyuk.

Ha Young di The Trauma Code: Heroes on Call

Kesuksesan besar yang diraih oleh musim pertama The Trauma Code: Heroes on Call memang telah membuka jalan bagi kelanjutan cerita hingga musim kedua dan ketiga. Namun, dengan hengkangnya Ha Young, publik kini bertanya-tanya mengenai nasib karakter Cheon Jang Mi.

Hingga saat ini, pihak produksi belum memberikan pernyataan lebih lanjut apakah karakter tersebut akan dihilangkan dari alur cerita, atau justru akan ada aktris lain yang didapuk untuk menggantikan peran tersebut. Tentu saja, hal ini menjadi tanda tanya besar bagi penggemar yang sudah terlanjur jatuh hati dengan dinamika para karakter di unit bedah trauma tersebut.

Menilik Kontroversi yang Melatarbelakangi Keputusan Ha Young

Profil Ha Young/Foto: instagram.com/havv_y

Di balik pengumuman mundurnya Ha Young, terselip sebuah isu sensitif yang belakangan santer diperbincangkan. Sang aktris diketahui sedang menghadapi badai kontroversi terkait rekam jejak sejarah keluarganya, khususnya mengenai kakek buyutnya yang dituduh terlibat dalam aktivitas pro-Jepang di masa lalu.

Isu ini bukanlah hal yang sepele di Korea Selatan, mengingat sejarah kelam masa penjajahan Jepang yang masih sangat membekas bagi masyarakat. Menanggapi tuduhan tersebut, Ha Young pun akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik.

Dalam pernyataannya, Ha Young mengakui bahwa selama ini ia hanya memahami sejarah keluarganya melalui cerita-cerita yang diwariskan secara turun-temurun, tanpa melakukan riset mendalam. Ia merasa sangat malu karena sempat membanggakan sosok kakek buyutnya di masa lalu, padahal ia sendiri tidak memahami fakta sejarah yang sebenarnya.

“Sungguh memalukan bahwa saya pernah membicarakannya di berbagai kesempatan seolah-olah ia adalah sosok kebanggaan keluarga, padahal sebenarnya saya tidak memahami duduk perkara yang sesungguhnya,” ungkap Ha Young dalam pernyataan resminya.

Ia juga menjelaskan bahwa setelah melakukan penelusuran mandiri, ia menemukan fakta adanya keterlibatan kakek buyutnya dalam aktivitas pro-Jepang. Ha Young merasa sangat menyesal karena telah berbicara gegabah tanpa memahami sejarah kelam negaranya sendiri dengan baik.

Selain mengakui kekhilafannya, Ha Young juga menyoroti peran agensinya di awal kemunculan skandal ini. Ia mengakui bahwa pernyataan awal agensi yang menyebut laporan tersebut “tidak berdasar” adalah sebuah kesalahan fatal yang disebabkan oleh kelalaiannya sendiri dalam melakukan verifikasi.

“Saya mengakui bahwa kelalaian sayalah yang menyebabkan pernyataan keliru tersebut disampaikan tanpa verifikasi yang memadai. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kebingungan dan luka hati yang timbul akibat hal ini,” tambahnya dengan nada penuh penyesalan.

Keputusan Ha Young untuk mundur dari proyek besar seperti The Trauma Code: Heroes on Call dapat dilihat sebagai langkah tanggung jawab personal atas polemik yang terjadi. Meskipun kariernya di dunia akting mungkin akan menghadapi tantangan setelah kejadian ini, kejujuran dan keberaniannya untuk mengakui kesalahan tetap menjadi poin penting yang patut diapresiasi di tengah ketatnya standar etika publik di Korea Selatan.

Kita tentu berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik oleh pihak-pihak terkait, dan semoga ada titik terang mengenai kelanjutan karakter yang ditinggalkan dalam serial favorit kita semua ini.

Pos terkait