Dunia seni tradisional Indramayu kembali berduka. Dua seniman panggung Sandiwara Aneka Tunggal, Aolia Fuji Lestari atau yang akrab dikenal sebagai Nok Ool, serta rekannya yang dikenal dengan sapaan Ibu Keni, dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan pada Sabtu pagi, 22 November 2025.
Kabar duka tersebut beredar luas melalui berbagai unggahan masyarakat di media sosial, khususnya Facebook, dan langsung mendapat ribuan ucapan belasungkawa dari para penggemar seni pertunjukan Indramayu dan Cirebonan.
Kronologi Singkat Kejadian
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, kecelakaan terjadi ketika motor yang dikendarai ibu dan anak tersebut menabrak sebuah mobil yang tengah terparkir di pinggir jalan. Peristiwa nahas itu terjadi saat keduanya dalam perjalanan pulang usai melakukan pementasan.
Hingga berita ini diturunkan, detail resmi mengenai kronologi kecelakaan masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Dua Figur Seni yang Dikenal dan Dicintai
Nok Ool dikenal sebagai aktris panggung yang penuh ekspresi, humor, dan kedekatan dengan penonton. Salah satu videonya yang viral di Facebook saat ia tampil dan disawer oleh penonton menunjukkan betapa kuatnya daya tariknya di panggung.
Sementara itu, Ibu Keni dipandang sebagai sosok senior yang dituakan dalam kelompok Sandiwara Aneka Tunggal. Pengalaman panjang serta kharisma panggungnya menjadikan beliau figur penting dalam melestarikan seni pertunjukan tradisional di Indramayu.
Bagi masyarakat setempat, keduanya bukan sekadar pemain sandiwara, tetapi bagian dari identitas budaya daerah yang telah menghidupkan seni rakyat selama bertahun-tahun.
Pemakaman Dihadiri Banyak Pelayat
Pemakaman ibu dan anak tersebut berlangsung dengan dihadiri banyak pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir. Warga setempat, sesama seniman, serta para penggemar turut mengantarkan kepergian mereka yang tinggal di kawasan Tugu Nunuk, Indramayu.
Suasana haru tampak mengiringi jalannya prosesi pemakaman.
Luapan Belasungkawa dari Masyarakat
Ungkapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai pihak, mulai dari pelaku seni hingga masyarakat umum. Banyak yang menyebut kepergian kedua seniman ini sebagai kehilangan besar bagi seni Sandiwara Aneka Tunggal yang menjadi warisan budaya masyarakat Indramayu dan Cirebon.
Salah satu ucapan duka yang ramai dibagikan di Facebook menuliskan:
“Semoga almarhumah husnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.”
Doa terbaik dipanjatkan untuk mereka berdua atas dedikasi dan kontribusinya dalam melestarikan seni tradisional.
Selamat Jalan, Nok Ool dan Ibu Keni
Kepergian dua seniman berbakat ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Indramayu dan para pencinta seni rakyat. Semoga amal ibadah keduanya diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala kesalahannya.





