Bupati Indramayu Larang Jebakan Tikus Listrik Sawah: Mematikan!

Bupati Indramayu Larang Jebakan Tikus Listrik Sawah: Mematikan!
Bupati Indramayu Larang Jebakan Tikus Listrik Sawah: Mematikan!

Isu keselamatan di area pertanian kembali menjadi sorotan utama pemerintah daerah. Kali ini, Bupati Indramayu Larang Jebakan Tikus Listrik secara tegas karena dinilai sebagai metode pembasmian hama yang sangat tidak manusiawi dan berbahaya.

Pada tanggal 16 Januari 2026, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh petani di wilayahnya. Langkah ini diambil menyusul banyaknya laporan mengenai korban jiwa akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi yang dipasang secara sembarangan di area persawahan.

Read More

Kondisi ini tidak bisa lagi dianggap remeh. Praktik yang awalnya bertujuan untuk mengamankan hasil panen dari serangan hama pengerat, justru berubah menjadi ancaman pembunuh nomor satu bagi warga sekitar, bahkan hewan ternak.

Bahaya Fatal Jebakan Listrik di Sawah

Pemasangan kawat beraliran listrik di pematang sawah adalah metode pintas yang memiliki risiko fatal. Lucky Hakim menegaskan bahwa tegangan yang digunakan dalam jebakan tersebut sangatlah tinggi dan tidak terkontrol.

Penting untuk diketahui: Larangan penggunaan jebakan tikus beraliran listrik didasarkan pada risiko kematian instan. Sengatan listrik dari kawat terbuka di area basah (sawah) dapat membunuh manusia dewasa dan hewan ternak besar seperti kerbau dalam hitungan detik. Metode ini dikategorikan sebagai tindakan pidana karena kelalaian yang membahayakan nyawa orang lain.

Bukan hanya hama tikus yang mati, namun hewan ternak milik warga seperti kerbau pun sering menjadi korban. Tentu saja, kerugian materiil dan hilangnya nyawa manusia menjadi alasan utama mengapa praktik ini harus dihentikan total.

Instruksi Tegas untuk Petani Indramayu

Dalam pernyataannya, Lucky Hakim tidak memberikan toleransi sedikitpun terhadap penggunaan metode ini. Ia menyatakan bahwa alasan apapun untuk membenarkan penggunaan setrum tikus tidak dapat diterima.

Bupati meminta para petani untuk segera mencabut instalasi listrik di sawah mereka. Berikut adalah poin penting instruksi Bupati:

  • Hentikan Segera: Petani wajib membongkar semua jebakan tikus beraliran listrik.

  • Beralih Metode: Gunakan cara pengendalian hama yang lebih aman dan ramah lingkungan.

  • Sanksi Hukum: Penggunaan alat ini adalah pelanggaran hukum yang bisa berujung pidana jika memakan korban.

Keselamatan nyawa harus ditempatkan di atas segalanya, bahkan di atas profit hasil panen sekalipun. Jangan sampai ada lagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya hanya karena kelalaian dalam menjaga sawah.

Peringatan Khusus bagi Mahasiswa KKN Unpad

Selain menyoroti para petani, Lucky Hakim juga memberikan perhatian khusus kepada ribuan mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Indramayu.

Mahasiswa yang berasal dari luar daerah seringkali tidak memahami medan dan bahaya tersembunyi di area persawahan warga. Ketidaktahuan ini bisa berakibat fatal jika mereka tidak waspada saat melintasi pematang sawah.

Lucky Hakim mewanti-wanti mahasiswa agar:

  1. Tidak sembarangan memasuki area persawahan tanpa pendampingan warga lokal.

  2. Selalu waspada terhadap kawat-kawat halus yang membentang di dekat tanah.

  3. Menjadikan keselamatan diri sebagai prioritas selama mengabdi di masyarakat.

Peringatan ini disampaikan agar kegiatan pengabdian masyarakat tidak berubah menjadi tragedi yang memilukan. Bencana bisa datang kapan saja jika kewaspadaan diabaikan.

Solusi Pengendalian Hama yang Lebih Aman

Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyebarluaskan himbauan ini secara masif, termasuk melalui kanal YouTube resmi mereka. Tujuannya agar pesan ini sampai ke pelosok desa.

Lucky Hakim berharap kejadian-kejadian nahas sebelumnya dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Ia mendorong petani untuk beralih ke metode yang lebih aman, seperti:

  • Gropyokan Tikus: Berburu tikus secara massal bersama warga.

  • Rumah Burung Hantu (Rubuha): Memanfaatkan predator alami tikus.

  • Perangkap Mekanis: Menggunakan alat tangkap tanpa listrik.

Dengan beralih ke metode yang lebih aman, petani tetap bisa menjaga hasil panen tanpa harus mengorbankan nyawa manusia maupun hewan ternak. Mari kita dukung pertanian Indramayu yang aman, produktif, dan manusiawi.

Related posts