Bakugo Bersinar! Alasan Mengapa Anda Wajib Menonton My Hero Academia Season 7

Bakugo Bersinar! Alasan Mengapa Anda Wajib Menonton My Hero Academia Season 7

Apakah Anda sempat “pensiun” mengikuti My Hero Academia karena kualitas season sebelumnya yang menurun? Jika iya, saatnya kembali.

Banyak penggemar anime yang sempat kecewa dengan beberapa season terakhir My Hero Academia (MHA). Animasi yang kaku, pacing yang lambat, hingga julukan “anime presentasi PPT” sempat melekat erat. Namun, angin segar akhirnya berhembus di Season 7 ini.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengapa musim terbaru ini, khususnya episode-episode awal layak disebut sebagai “Absolute Cinema” dan menjadi momen kebangkitan besar bagi franchise ini.

Kualitas Animasi: Pesta Visual “Sakuga”

Perubahan paling mencolok di musim ini adalah lonjakan kualitas animasi yang drastis. Bones Studio tampaknya tidak main-main dalam menggelontorkan budget dan sumber daya manusia.

  • Bertabur Animator Kelas Dunia: Produksi kali ini melibatkan banyak animator sakuga (istilah untuk animasi berkualitas tinggi yang sangat mulus) terkenal. Nama-nama besar seperti Vincent Chansard, yang dikenal lewat karyanya di One Piece, turut ambil bagian.

  • Bukan Sekadar Gambar Bergerak: Setiap ledakan, gerakan karakter, hingga efek partikel digarap dengan detail luar biasa.

  • Visual yang Bercerita: Penggunaan warna (kontras hijau dan oranye) serta pencahayaan tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memperkuat narasi pertempuran yang sedang terjadi.

Panggung Utama Milik Bakugo Katsuki

Jika ada satu karakter yang mencuri perhatian di musim ini, itu adalah Bakugo Katsuki. Meskipun Deku adalah protagonis utama, spotlight di awal musim ini sepenuhnya milik Bakugo.

1. Desain Karakter yang Memukau

Para animator sepertinya memiliki passion tersendiri saat menggambar Bakugo. Setiap frame yang menampilkan dirinya mulai dari saat ia bangkit hingga momen bertarung terlihat sangat “ganteng” dan tajam.

2. Pertarungan Emosional Melawan All For One

Pertarungan Bakugo melawan All For One bukan hanya soal adu kekuatan, tetapi juga adu mental.

  • Dinamika Unik: Fans sering bercanda menyebut pertarungan ini sebagai “Coughing Baby vs Hydrogen Bomb” (Bayi Batuk vs Bom Hidrogen) karena All For One yang perlahan menjadi bayi akibat efek rewind, melawan ledakan dahsyat Bakugo.

  • Simbolisme: Momen ini menjadi pembuktian Bakugo sebagai pahlawan yang setara, bahkan mungkin melampaui ekspektasi mentornya.

Adaptasi yang Melampaui Manga (Elevate the Source Material)

Seringkali adaptasi anime hanya menjadi “salinan berwarna” dari manga. Namun, My Hero Academia Season 7 melakukan tugasnya dengan sempurna: mengangkat materi asli ke level yang lebih tinggi.

  • Penggambaran Kecepatan: Di manga, kita hanya melihat garis gerak. Di anime ini, kita benar-benar merasakan betapa chaotic dan cepatnya pergerakan Bakugo berkat teknik kamera dinamis yang seolah tidak bisa “mengerem”.

  • Pengisian Suara (Voice Acting): Teriakan All Might, kepanikan All For One, dan emosi Deku disampaikan dengan sangat raw dan menyentuh, sesuatu yang tidak bisa didapatkan hanya dengan membaca komik.

  • Adegan Tambahan yang Efektif: Studio Bones menambahkan detail-detail kecil seperti transisi layar “error” saat kilas balik, yang memberikan nuansa psikologis mendalam pada karakter All For One.

Momen “End of an Era”

Musim ini juga menyajikan momen simbolis yang sangat kuat terkait All Might.

  • Simbolisme Kematian: Penggambaran “kematian” All Might tidak dilakukan secara eksplisit dengan darah, melainkan dengan metafora visual yang indah seperti kartu All Might yang terkena cahaya pelangi atau transisi aura kuning yang memudar.

  • Reaksi Dunia: Adegan di mana orang-orang di seluruh dunia menonton lewat layar kaca, berdoa, dan menangis, digambarkan dengan sangat relatable. Ini mengingatkan kita pada ketidakberdayaan saat hanya bisa menyaksikan tragedi dari jauh tanpa bisa berbuat apa-apa.

Mengapa Kualitasnya Bisa Melonjak Drastis?

Banyak yang berspekulasi mengenai alasan di balik peningkatan kualitas yang signifikan ini. Salah satu teori terkuat adalah absennya produksi film layar lebar (Movie) yang biasanya berjalan beriringan dengan serial TV.

Di musim-musim sebelumnya, sumber daya studio sering terpecah antara membuat film dan serial mingguan. Kali ini, tampaknya seluruh fokus, tenaga, dan budget dicurahkan sepenuhnya untuk menutup saga terakhir ini dengan epik. Dedikasi tim produksi benar-benar terasa di setiap detiknya.

My Hero Academia Season 7 adalah surat cinta bagi para penggemar yang masih bertahan, sekaligus undangan terbuka bagi mereka yang sempat pergi. Dengan animasi level dewa, pengarahan emosi yang tepat, dan eksekusi pertarungan yang memukau, musim ini membuktikan bahwa MHA masih menjadi salah satu raksasa shonen terbaik saat ini.

Meskipun mungkin ada sedikit penurunan kualitas di episode-episode pertengahan (yang wajar dalam produksi anime panjang), puncak-puncak momen pentingnya dieksekusi dengan sempurna.

Bagaimana menurut Anda? Apakah pertarungan Bakugo di musim ini sudah cukup untuk membayar kekecewaan di musim lalu? 

Related posts