Pesta demokrasi tingkat desa di Kabupaten Indramayu telah mencapai puncaknya. Euforia masyarakat yang memadati tempat pemungutan suara pada Rabu, 10 Desember 2025, kini telah berganti menjadi harapan baru seiring dengan ditetapkannya para pemenang. Hasil Pilwu Indramayu 2025 secara resmi telah merilis nama-nama pemimpin desa yang akan menahkodai pemerintahan lokal untuk enam tahun ke depan.
Momentum Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak ini bukan sekadar ajang perebutan kursi kekuasaan, melainkan manifestasi kedaulatan rakyat desa dalam menentukan arah pembangunan. Khusus untuk wilayah Indramayu bagian Barat, persaingan berlangsung ketat namun tetap dalam koridor demokratis yang kondusif.
Berdasarkan data rekapitulasi final yang telah disahkan, wajah-wajah baru maupun petahana kini bersiap mengemban amanah berat. Siapa sajakah sosok yang berhasil merebut hati rakyat di wilayah Barat Kota Mangga ini? Berikut adalah ulasan mendalam dan daftar lengkapnya.
Dinamika Demokrasi di Wilayah Barat Indramayu
Wilayah barat Kabupaten Indramayu memegang peranan strategis, baik dari sektor pertanian, perikanan, maupun perdagangan. Oleh karena itu, sosok Kuwu (Kepala Desa) di wilayah ini memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) agar tepat sasaran.
Pelaksanaan Pilwu Serentak 2025 di zona ini berjalan dengan partisipasi pemilih yang sangat tinggi. Hal ini menunjukkan kedewasaan politik masyarakat desa yang semakin matang. Dari kecamatan Haurgeulis yang menjadi sentra ekonomi hingga wilayah pesisir di Kandanghaur, masyarakat antusias menyambut lahirnya pemimpin baru.
Daftar Lengkap Kuwu Terpilih Hasil Pilwu Indramayu 2025
Setelah melalui proses penghitungan suara yang transparan dan disaksikan oleh berbagai saksi serta panitia pemilihan, berikut adalah deretan nama Kuwu terpilih berdasarkan kecamatan di wilayah Indramayu Barat:
1. Kecamatan Haurgeulis
Sebagai salah satu kecamatan tersibuk di wilayah barat, Haurgeulis menjadi sorotan utama. Dinamika masyarakat yang heterogen menuntut pemimpin yang visioner. Berikut adalah para pemenangnya:
-
Desa Haurkolot: Suradi
-
Desa Mekarjati: Aming
-
Desa Sukajati: Nuryanti
-
Desa Sadadadi: Hj. Sarwi
-
Desa Wanakaya: Akmad Farhan
-
Desa Sumbermulya: Taryono
2. Kecamatan Kandanghaur
Kandanghaur yang memiliki garis pantai panjang dan potensi perikanan besar juga telah menyelesaikan proses demokrasinya. Hasil Pilwu Indramayu 2025 di kecamatan ini memunculkan nama-nama berikut:
-
Desa Bulak: Supanali
-
Desa Parean Girang: Tarsiman
-
Desa Karangmulya: Tarsilah
-
Desa Kertawinangun: Andi Priyatna
-
Desa Curug: Herman
-
Desa Soge: Ahmad Maulana
-
Desa Pranti: Yogi Nandi Pratama
-
Desa Karanganyar: Uun Roenah
3. Kecamatan Anjatan
Wilayah yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi ini membutuhkan sosok pemimpin yang paham irigasi dan pertanian. Masyarakat telah mempercayakan mandat kepada:
-
Desa Cilandak: Saki Tata Sumana
-
Desa Kedungwungu: H. Purwanto
-
Desa Wanguk: Edi Winata
-
Desa Salamdarma: H. Lili Muslihk
4. Kecamatan Gabus Wetan
Persaingan di Gabus Wetan cukup sengit, namun hasil akhir telah ditetapkan dengan nama-nama berikut sebagai pemenang:
-
Desa Gabus Wetan: Abdullah Irlan
-
Desa Gabus Kulon: Deni Efijaya
-
Desa Rancamulya: Titin Sukesih
-
Desa Rancahan: Waryanto
-
Desa Sekarmulya: Chandra Agung Prayoga
-
Desa Babakan Jaya: Masirin
5. Kecamatan Bongas
Masyarakat Bongas menaruh harapan besar pada perbaikan infrastruktur desa. Kuwu terpilih yang diharapkan membawa perubahan tersebut adalah:
-
Desa Sidamulya: Nano Suwarno
-
Desa Kertamulya: H. Oyo
-
Desa Cipaat: Kusnadi
-
Desa Plawangan: Safrudin
-
Desa Cipedang: Tonorih
6. Kecamatan Patrol
Berada di jalur Pantura, Patrol memiliki tantangan tersendiri dalam tata kelola desa. Berikut adalah figur yang terpilih:
-
Desa Sukahaji: H. Aan Supriyanto
-
Desa Patrol Lor: Joko Nuryanto Sudirta
-
Desa Patrol: Sofyan Alfajri
7. Kecamatan Sukra
Wilayah paling barat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Subang ini juga telah menyelesaikan rekapitulasi suaranya:
-
Desa Sukra: Markhamah
-
Desa Bogor: Yoman Gunawan
-
Desa Sukra Wetan: Wanto
-
Desa Sumuradem: H. Hasan Bisri Mustofa
-
Desa Sumuradem Timur: Liyana Listia Dewi
8. Kecamatan Kroya
Di kecamatan Kroya, masyarakat memilih figur-figur yang dianggap mampu mengayomi, antara lain:
-
Desa Sumbon: H. Tarjo
-
Desa Sukamelang: Masduki
-
Desa Jaya Mulya: Tati Sumiyati
-
Desa Sumberjaya: Kastori
9. Kecamatan Gantar
Sebagai wilayah dengan potensi agraris dan perkebunan yang luas, Gantar kini memiliki pemimpin baru:
-
Desa Balereja: Antin Wijaya
-
Desa Mekarjaya: Sugianto
-
Desa Situraja: Ridwan Zakaria
10. Kecamatan Terisi
Terakhir, untuk Kecamatan Terisi, satu desa yang menggelar pemilihan telah menetapkan pilihannya:
-
Desa Cibereng: Sarnudin
Tantangan dan Harapan Pasca Pelantikan
Terpilihnya para Kuwu ini hanyalah langkah awal. Setelah pelantikan resmi yang dijadwalkan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu, tantangan nyata telah menanti di depan mata. Para Kuwu terpilih harus segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang selaras dengan visi misi Bupati Indramayu menuju Indramayu Bermartabat.
Ada beberapa isu krusial yang menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi para pemimpin desa di wilayah barat ini:
-
Infrastruktur Pertanian: Mengingat mayoritas wilayah barat adalah lahan produktif, perbaikan saluran irigasi dan jalan usaha tani menjadi prioritas mutlak.
-
Digitalisasi Desa: Transformasi pelayanan publik dari manual ke digital untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan transparansi anggaran.
-
Pengentasan Kemiskinan: Mengoptimalkan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Kuwu terpilih diharapkan tidak hanya pandai beretorika, tetapi juga cakap dalam manajerial birokrasi dan luwes dalam merangkul seluruh elemen masyarakat. Momen Pilwu yang sempat memanaskan suhu politik desa harus segera didinginkan. Rekonsiliasi antara kubu pendukung pemenang dan yang kalah harus segera dilakukan demi stabilitas desa.
Demokrasi di Indramayu telah melahirkan pemimpin-pemimpin baru. Hasil Pilwu Indramayu 2025 ini adalah cerminan kehendak rakyat yang menginginkan perbaikan dan kemajuan.
Bagi masyarakat, tugas selanjutnya adalah mengawal janji kampanye para Kuwu terpilih ini. Sinergi antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat luas adalah kunci utama keberhasilan pembangunan enam tahun ke depan. Selamat kepada para Kuwu terpilih, selamat bekerja untuk kemajuan Indramayu.





