HaurgeulisMedia.co.id – Samsung Galaxy A35 5G pernah menjadi primadona di segmen ponsel kelas menengah berkat paduan layar AMOLED yang memukau, kamera dengan teknologi OIS, serta komitmen pembaruan sistem yang cukup lama.
Memasuki periode Juli 2026, dominasi Galaxy A35 5G perlahan digantikan oleh peluncuran Galaxy A36 dan Galaxy A37 5G. Walau begitu, ponsel ini masih diburu banyak orang karena spesifikasinya yang dinilai masih cukup mumpuni.
Stok unit baru untuk Samsung Galaxy A35 5G kini sudah sangat terbatas di pasar tanah air. Di sisi lain, bursa ponsel bekas menawarkan alternatif bagi pembeli yang mencari perangkat ini dengan banderol harga yang lebih ramah di kantong.
Jadi, apakah Samsung Galaxy A35 5G masih pantas dipinang di tahun 2026? Berikut adalah kupasan mendalam dari HaurgeulisMedia.co.id mengenai spesifikasi, estimasi harga terkini, serta poin-poin kekurangan yang patut Anda cermati.
Spesifikasi Samsung Galaxy A35 5G
Samsung Galaxy A35 5G dibekali panel Super AMOLED seluas 6,6 inci dengan resolusi Full HD+ 1080 x 2340 piksel. Kehadiran refresh rate 120Hz menjamin kenyamanan saat berselancar di media sosial, bermain game, maupun saat menikmati konten video.
Untuk urusan performa, Samsung mempercayakan chipset Exynos 1380 pada perangkat ini. Prosesor tersebut terbukti masih tangguh dalam menjalankan rutinitas harian, multitasking, hingga melibas game dengan pengaturan grafis menengah.
Tersedia opsi memori RAM 6 GB atau 8 GB, dengan ruang penyimpanan internal 128 GB atau 256 GB. Pengguna juga diberikan fleksibilitas untuk memperluas kapasitas penyimpanan melalui slot microSD hingga 1 TB.
Kamera Masih Jadi Andalan
Dalam hal fotografi, Samsung Galaxy A35 5G mengandalkan lensa utama 50 MP yang sudah dibekali fitur Optical Image Stabilization (OIS). Kamera utama ini didukung oleh lensa ultrawide 8 MP serta kamera makro 5 MP.
Pada bagian depan, terdapat kamera selfie 13 MP yang mampu menangkap detail gambar dengan cukup baik. Baik kamera depan maupun belakang telah mendukung perekaman video hingga resolusi 4K 30fps.
Samsung juga menyematkan fitur Nightography untuk memaksimalkan hasil foto di kondisi minim cahaya. Selain itu, keamanan data pengguna semakin terjamin berkat adanya sistem proteksi Samsung Knox Vault.
Baterai dan Fitur Pendukung
Galaxy A35 5G disokong baterai berkapasitas 5.000 mAh yang sanggup bertahan untuk penggunaan seharian. Pengisian daya didukung teknologi fast charging 25W melalui konektor USB Type-C.
Perangkat ini telah mengantongi sertifikasi IP67, memberikan ketahanan terhadap debu dan paparan air. Layarnya pun sudah dilapisi Gorilla Glass Victus atau Victus+ pada varian tertentu untuk perlindungan ekstra.
Saat pertama kali diluncurkan, Samsung Galaxy A35 5G berjalan di sistem operasi Android 14 dengan antarmuka One UI 6.1. Dukungan konektivitas 5G memastikan perangkat ini tetap relevan digunakan untuk beberapa tahun ke depan.
Harga Samsung Galaxy A35 5G Juli 2026
Samsung Galaxy A35 5G resmi mengaspal di Indonesia sejak 11 Maret 2024. Penjualan perdana ke publik dimulai pada 15 Maret 2024 melalui berbagai gerai resmi Samsung.
Pada awal peluncurannya, Samsung mematok harga Rp4.999.000 untuk varian RAM 8 GB/128 GB. Sementara itu, varian dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB dipasarkan seharga Rp5.499.000.
Memasuki Juli 2026, unit baru Galaxy A35 5G sudah cukup sulit ditemukan. Saat ini, harga untuk unit bekas berkisar di angka Rp3 jutaan, tergantung pada kondisi fisik, kelengkapan aksesori, serta varian kapasitas penyimpanannya.
Kekurangan Samsung Galaxy A35 5G
Walaupun masih memikat, Galaxy A35 5G memiliki beberapa kelemahan jika dibandingkan dengan ponsel keluaran terbaru. Salah satu yang mencolok adalah bobotnya yang mencapai 209 gram, sehingga terasa agak berat jika digunakan dalam durasi lama.
Kemampuan rekam videonya pun terbatas pada resolusi 4K 30fps tanpa opsi 60fps maupun dukungan HDR. Bagi kreator konten, batasan ini mungkin mengurangi fleksibilitas dalam proses pengambilan gambar.
Samsung masih mengandalkan sensor proximity virtual pada ponsel ini. Dalam beberapa situasi, sensor tersebut terkadang kurang responsif saat melakukan panggilan telepon atau mendengarkan pesan suara.
Galaxy A35 5G juga tidak menyertakan jack audio 3,5 mm, sehingga pengguna harus beralih ke headset USB Type-C, dongle adaptor, atau perangkat TWS. Sebagai catatan tambahan, paket penjualannya tidak menyertakan kepala charger.
Apakah Masih Layak Dibeli pada 2026?
Untuk kebutuhan harian seperti mengakses media sosial, berkomunikasi, streaming, hingga memotret, Samsung Galaxy A35 5G masih memberikan pengalaman penggunaan yang memuaskan. Layar AMOLED 120Hz dan kamera dengan OIS tetap menjadi nilai jual utama ponsel ini.
Namun, bagi pengguna yang mengejar performa gaming kelas berat atau fitur berbasis AI terbaru, Galaxy A35 5G mungkin terasa tertinggal dibandingkan ponsel kelas menengah keluaran tahun 2026.
Beberapa kompetitor saat ini menawarkan chipset yang lebih bertenaga dan fitur-fitur yang lebih kekinian. Dengan harga pasar bekas di kisaran Rp3 jutaan, ponsel ini tetap layak dipertimbangkan selama Anda membelinya dari penjual tepercaya dan sesuai dengan kebutuhan harian Anda.
HaurgeulisMedia.co.id – Samsung Galaxy A35 5G sempat menjadi salah satu opsi ponsel kelas menengah yang populer berkat perpaduan layar AMOLED berkualitas, kamera dengan fitur OIS, dan dukungan pembaruan perangkat lunak yang awet.
Memasuki Juli 2026, posisi Galaxy A35 5G mulai tergeser oleh kehadiran seri terbaru seperti Galaxy A36 dan Galaxy A37 5G. Meskipun demikian, perangkat ini masih banyak dicari karena menawarkan spesifikasi yang masih cukup tangguh.
Mencari unit baru Samsung Galaxy A35 5G di pasar Indonesia saat ini cukup sulit. Namun, pasar ponsel bekas masih menyediakan unit ini dengan harga yang jauh lebih kompetitif.
Jadi, apakah Samsung Galaxy A35 5G masih layak untuk dipinang di tahun 2026? Berikut ulasan lengkap dari HaurgeulisMedia.co.id mengenai spesifikasi, harga terbaru, hingga kekurangan yang patut Anda pertimbangkan.
Spesifikasi Samsung Galaxy A35 5G
Samsung Galaxy A35 5G mengandalkan layar Super AMOLED 6,6 inci dengan resolusi Full HD+ 1080 x 2340 piksel. Refresh rate 120Hz membuat aktivitas scrolling, bermain game, maupun menonton video menjadi lebih mulus.
Di sektor dapur pacu, Samsung menanamkan chipset Exynos 1380. Prosesor ini masih sangat mumpuni untuk menangani aktivitas harian, multitasking, hingga bermain game dengan pengaturan grafis menengah.
Tersedia pilihan RAM 6 GB atau 8 GB dengan penyimpanan internal 128 GB atau 256 GB. Pengguna juga masih bisa menambah kapasitas penyimpanan melalui slot microSD hingga 1 TB.
Kamera Masih Jadi Andalan
Untuk kebutuhan fotografi, Samsung Galaxy A35 5G membawa sensor kamera utama 50 MP yang telah dilengkapi dengan Optical Image Stabilization (OIS). Kamera ini didukung oleh sensor ultrawide 8 MP dan kamera makro 5 MP.
Di bagian depan, terdapat kamera selfie 13 MP yang mampu menghasilkan tangkapan gambar yang cukup tajam. Baik kamera depan maupun belakang mendukung perekaman video hingga resolusi 4K 30fps.
Samsung juga menyertakan fitur Nightography untuk hasil foto malam hari yang lebih baik. Selain itu, sistem keamanan Samsung Knox Vault menjadi nilai tambah bagi perlindungan perangkat Anda.
Baterai dan Fitur Pendukung
Galaxy A35 5G dibekali baterai 5.000 mAh yang cukup untuk menemani aktivitas sepanjang hari. Pengisian dayanya didukung teknologi fast charging 25W via port USB Type-C.
Perangkat ini telah bersertifikasi IP67, menjadikannya tahan terhadap debu dan air. Layarnya juga terlindungi oleh Gorilla Glass Victus atau Victus+ pada varian tertentu.
Samsung Galaxy A35 5G hadir dengan sistem operasi Android 14 dan antarmuka One UI 6.1 saat pertama kali rilis. Dukungan jaringan 5G membuatnya tetap relevan untuk digunakan beberapa tahun ke depan.
Harga Samsung Galaxy A35 5G Juli 2026
Samsung Galaxy A35 5G resmi diperkenalkan di Indonesia pada 11 Maret 2024. Penjualan perdananya dimulai pada 15 Maret 2024 melalui kanal resmi Samsung.
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A35 5G masih menjadi opsi menarik di tahun 2026, terutama bagi Anda yang memprioritaskan kualitas visual layar, stabilitas kamera berkat OIS, serta dukungan pembaruan sistem yang berkelanjutan.





