HaurgeulisMedia.co.id – Semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme kembali digelorakan di tengah generasi muda Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, sebagai upaya memperkokoh karakter bangsa sejak dini.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan yang intensif bagi 25 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat kecamatan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026 ini dipimpin langsung oleh Sertu Muntaka, seorang Babinsa yang memiliki dedikasi tinggi dalam membina pemuda di wilayah binaannya.
Pentingnya Wawasan Kebangsaan di Era Digital
Di tengah derasnya arus globalisasi dan gempuran informasi di dunia digital, pemahaman mengenai wawasan kebangsaan menjadi fondasi yang krusial bagi remaja. Sertu Muntaka menekankan bahwa menjadi anggota Paskibra bukan sekadar tentang keterampilan baris-berbaris atau kesiapan fisik semata.
Lebih dari itu, tugas ini membawa tanggung jawab moral untuk mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap, melalui pelatihan ini, para siswa dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Membangun Karakter Melalui Disiplin
Program pembekalan ini tidak hanya bersifat teoritis, namun juga menyentuh aspek pembentukan karakter. Sertu Muntaka memberikan materi yang mencakup beberapa poin fundamental, di antaranya:
- Kedisiplinan tinggi sebagai cerminan tanggung jawab terhadap tugas.
- Pemahaman sejarah perjuangan bangsa untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.
- Pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya.
- Etika dan perilaku sebagai generasi penerus bangsa yang beradab.
“Paskibra adalah simbol kehormatan. Setiap langkah yang kalian ambil saat mengibarkan bendera merah putih adalah bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan,” ujar Sertu Muntaka di hadapan para peserta.
Peran Babinsa dalam Pembinaan Generasi Muda
Kehadiran TNI melalui Babinsa dalam kegiatan kepemudaan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial. Tujuannya adalah menciptakan kemanunggalan antara TNI dan rakyat, sekaligus memastikan generasi muda memiliki arah yang positif dalam menatap masa depan.
Di wilayah Kecamatan Sukra, inisiatif Sertu Muntaka mendapatkan apresiasi positif dari para guru dan orang tua siswa. Mereka memandang bahwa keterlibatan aparat dalam pendidikan karakter mampu memberikan dampak psikologis yang kuat bagi para remaja, terutama dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan.
Menyiapkan Mentalitas Tangguh
Selain membekali dengan wawasan kebangsaan, Sertu Muntaka juga memberikan motivasi agar para anggota Paskibra tetap konsisten dalam berlatih. Ia menyadari bahwa proses seleksi dan latihan untuk menjadi petugas upacara bukanlah perkara mudah, mengingat dibutuhkan fisik yang prima dan mental yang baja.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan 25 putra-putri terbaik Kecamatan Sukra tersebut tidak hanya sukses menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan hari besar nasional mendatang, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang memiliki integritas tinggi.
Harapan untuk Masa Depan Sukra
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat keamanan dan institusi pendidikan dapat melahirkan generasi yang patriotik. Sertu Muntaka menutup sesi pembekalan dengan pesan agar para siswa terus memegang teguh semangat nasionalisme di mana pun mereka berada.
Diharapkan, semangat yang telah ditanamkan ini tidak berhenti begitu saja setelah berakhirnya masa tugas sebagai Paskibra. Sebaliknya, hal ini harus menjadi titik awal bagi mereka untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan daerah, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu, demi Indonesia yang lebih tangguh dan berdaulat.





