5 Artis China Kaya Raya Ini Kerja Karena Passion, Bukan Uang

5 Artis China Kaya Raya Ini Kerja Karena Passion, Bukan Uang
5 Artis China Kaya Raya Ini Kerja Karena Passion, Bukan Uang

Dunia hiburan Tiongkok (C-Biz) seringkali dianggap sebagai ladang emas bagi mereka yang ingin mengubah nasib. Namun, anggapan ini tidak berlaku bagi segelintir selebritas yang justru lahir dengan “sendok perak” di mulut mereka.

Alih-alih menikmati warisan keluarga atau duduk manis di kursi komisaris perusahaan, deretan artis China kaya raya ini justru memilih jalan terjal di dunia entertainment. Mereka rela mandi keringat di lokasi syuting, menghadapi hujatan netizen, dan bekerja siang malam.

Read More

Mengapa mereka melakukannya? Jawabannya sederhana: Passion.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai fenomena artis China yang terjun ke dunia hiburan murni karena cinta pada seni, bukan tuntutan ekonomi.

Fenomena “Sultan” Turun Gunung ke Dunia Hiburan

Sebelum membahas siapa saja sosoknya, penting untuk memahami konteks unik ini.

Apa itu Fenomena Artis “Old Money” di C-Biz?

Ini adalah kondisi di mana seorang selebritas berasal dari latar belakang keluarga konglomerat (Chaebol/Tycoon) dengan aset fantastis. Motivasi utama mereka berkarir di industri hiburan adalah aktualisasi diri dan dedikasi pada seni peran, bukan untuk mencari penghasilan utama. Gaji mereka sebagai artis seringkali jauh lebih kecil dibandingkan dividen perusahaan keluarga yang mereka miliki.

Fenomena ini membuktikan bahwa di balik privilege yang melimpah, tetap ada profesionalisme tinggi. Siapa saja mereka? Simak daftarnya di bawah ini.

1. Esther Yu (Yu Shuxin): Sang Putri Shanghai yang Pekerja Keras

Esther Yu
Esther Yu

Nama Esther Yu melambung tinggi setelah penampilannya yang ikonik di Youth With You 2 dan drama Love Between Fairy and Devil. Namun, sedikit yang tahu bahwa citra “tuan putri” yang melekat padanya adalah kenyataan, bukan sekadar akting.

Lahir dari keluarga pengusaha real estate dan pertambangan raksasa di Shanghai, Esther sudah memiliki aset pribadi yang luar biasa sebelum debut.

  • Fakta Kekayaan: Ia tercatat sebagai pemegang saham di beberapa perusahaan keluarga sejak usia muda.

  • Dedikasi: Meski sering dianggap manja karena gaya bicaranya yang imut, etos kerja Esther diakui oleh para staf produksi. Ia tidak ragu mengikuti audisi ketat dan menghabiskan waktu berbulan-bulan di asrama pelatihan tanpa fasilitas mewah.

Bagi Esther, dunia hiburan adalah panggung impiannya, tempat ia bisa berekspresi bebas tanpa bayang-bayang bisnis ayahnya.

2. William Chan: Pangeran Hong Kong yang Mandiri

William Chan
William Chan

Jika melihat sosok William Chan yang maskulin dan humble, sulit membayangkan bahwa ia adalah pewaris bisnis besar. William tumbuh di keluarga konglomerat Hong Kong yang bergerak di sektor perkapalan dan properti elit.

Meskipun memiliki akses ke fasilitas terbaik sejak kecil, William memilih jalur yang berbeda. Ia dikenal sebagai artis yang merintis karir dari nol alias from zero to hero.

  • Perjuangan Karir: Ia tidak menggunakan koneksi keluarganya untuk mendapatkan peran instan. William memulai dari peran-peran kecil hingga akhirnya diakui sebagai salah satu aktor papan atas.

  • Reputasi: Kini, ia dikenal sebagai simbol pria modern yang sukses: kaya dari lahir, namun tetap memiliki reputasi yang dibangun di atas keringat sendiri.

3. Arthur Chen (Chen Feiyu): Membawa Beban “Putra Mahkota”

Arthur Chen
Arthur Chen

Sebutan “Putra Mahkota C-Biz” bukan tanpa alasan disematkan pada Arthur Chen. Ayahnya adalah Chen Kaige, sutradara legendaris China, dan ibunya adalah Chen Hong, aktris sekaligus produser ternama.

Latar belakang ini adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia punya akses. Di sisi lain, standar yang ditetapkan publik untuknya jauh lebih tinggi.

  • Pendidikan Elite: Besar di lingkungan perfilman kelas atas dan bersekolah di Amerika Serikat.

  • Pembuktian Diri: Arthur tidak sekadar mendompleng nama besar ayahnya. Lewat drama Lighter and Princess, ia membuktikan kemampuan akting dan visualnya yang mumpuni. Baginya, akting adalah cara meneruskan legacy keluarga sekaligus pembuktian identitas pribadinya.

4. Huang Zitao (Tao): Pewaris Taipan Qingdao

Huang Zitao
Huang Zitao

Mantan member EXO ini adalah definisi nyata dari karakter “CEO muda” di drama China. Ayah Huang Zitao adalah salah satu orang terkaya di Qingdao dengan kekayaan mencapai miliaran Yuan yang kini diwariskan kepadanya.

Namun, Tao menolak stereotip anak orang kaya yang hanya bisa menghabiskan uang. Ia justru memutar kekayaannya dengan cerdas.

  • Jiwa Entrepreneur: Selain aktif sebagai penyanyi dan aktor, Tao mendirikan L.TAO Entertainment. Ia mengelola artis lain dan merambah bisnis esports.

  • Filosofi Hidup: Bagi Tao, menjadi artis adalah hobi yang dibayar. Ia bekerja karena ia menikmatinya, bukan karena ia butuh uang untuk makan besok. Kebebasan finansial membuatnya lebih berani dalam berekspresi dan mengambil keputusan karir.

5. Wei Daxun: “Hidden Gem” yang Rendah Hati

Wei Daxun
Wei Daxun

Ini mungkin adalah plot twist terbesar dalam daftar ini. Wei Daxun sering tampil konyol, hemat, dan sederhana di berbagai variety show. Sikapnya yang low profile membuat banyak orang terkejut saat mengetahui latar belakang aslinya.

Wei Daxun adalah pewaris tunggal dari kerajaan bisnis properti di Jilin. Ayahnya memiliki belasan perusahaan di mana Wei Daxun tercatat sebagai direktur dan pemegang saham utama.

  • Gaya Hidup: Jauh dari kata pamer (flexing). Ia jarang memperlihatkan barang branded secara berlebihan.

  • Alasan Berkarir: Pilihan hidupnya menjadi artis murni karena ia mencintai tawa dan seni peran. Justru kesederhanaan di tengah kekayaan melimpah inilah yang membuat publik semakin respek padanya.

Passion Mengalahkan Materi

Kelima artis di atas mengajarkan kita satu hal penting: Uang mungkin bisa membeli kenyamanan, tapi tidak bisa membeli kepuasan batin. Esther Yu, William Chan, Arthur Chen, Huang Zitao, dan Wei Daxun telah membuktikan bahwa privilege bukanlah alasan untuk bermalas-malasan, melainkan fondasi untuk berkarya lebih tinggi lagi.

Mereka ada di industri ini bukan untuk mencari nafkah, tapi untuk meninggalkan jejak prestasi.

Related posts