HaurgeulisMedia.co.id – Aktris berbakat Sheila Dara Aisha memiliki ikatan emosional yang mendalam dengan kebaya. Baginya, busana tradisional kebanggaan Indonesia ini bukan sekadar pakaian formal, melainkan medium penyimpan memori yang merekam jejak perjalanan hidupnya dari masa ke masa.
Melalui keterlibatannya dalam film pendek berjudul Jalan Pulang, Sheila kembali merenungkan makna di balik sehelai kain kebaya. Film yang disutradarai oleh Bramsky dan diproduksi oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini dirilis khusus untuk menyambut Hari Kebaya Nasional yang jatuh setiap tanggal 24 Juli.
Dalam film tersebut, Sheila memerankan tokoh Dara, seorang creative director muda yang berupaya melakukan rebranding pada rumah mode kebaya legendaris milik Madame Yati yang diperankan oleh Asri Welas. Konflik batin muncul ketika ide modernnya ditolak, mendorong Dara untuk menelusuri kembali akar tradisi di rumah ibunya yang diperankan oleh aktris senior Widyawati.
Proses syuting film ini diakui Sheila memberikan dampak personal yang signifikan. Ia menyadari bahwa nilai sebuah kebaya terletak pada cerita yang menyertainya, melampaui sekadar estetika desain. Bagi Sheila, kebaya adalah warisan yang hidup, yang terus bertumbuh seiring dengan pengalaman orang yang mengenakannya.
Keunikan tradisi dalam keluarga Sheila pun turut memperkuat ikatan ini. Ia mengungkapkan adanya kebiasaan saling bertukar kebaya, baik dengan ibunya maupun dengan sepupunya. “Di keluarga aku ada momen tukar-tukaran kebaya dengan Bunda, atau kadang ada salah satu kebaya aku dipakai oleh sepupu aku di momen spesialnya. Jadi menurut aku, momennya semakin terasa spesial dan hangat karena kita saling berbagi,” ungkapnya saat konferensi pers di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (22/7).
Kenangan Masa Kecil dan Momen Bersejarah
Sheila mengenang bahwa perkenalannya dengan kebaya dimulai sejak usia dini, tepatnya saat ia mengikuti lomba peringatan Hari Kartini. Sambil mengenang dengan tawa, ia bercerita tentang kebaya hitam yang ia kenakan saat pertama kali mengikuti lomba tersebut. Meski sempat menangis karena kalah dalam lomba pertama, ia justru memiliki kenangan manis saat berhasil meraih kemenangan di masa TK B, yang diabadikan dalam sebuah foto bersama piala dan adiknya.
Tak hanya masa kecil, kebaya juga menjadi saksi bisu momen krusial dalam kehidupan dewasanya. Saat prosesi lamaran pada Desember 2021 lalu, Sheila memilih mengenakan kebaya berwarna oranye karya desainer kenamaan Didiet Maulana. Warna yang sama pun muncul dalam film Jalan Pulang, sebuah kebetulan yang ia nilai sangat berkesan.
Menariknya, semangat berbagi kebaya tetap ia jaga hingga saat ini. Kebaya lamaran yang begitu bersejarah tersebut kini tidak sekadar disimpan di dalam lemari, melainkan telah diwariskan kepada sepupunya untuk digunakan di hari pernikahan. Sheila merasa sangat bahagia ketika melihat pakaian miliknya memberikan kehangatan bagi orang terkasih di hari istimewa mereka.
Baginya, kebaya akan kehilangan maknanya jika hanya disimpan tanpa digunakan. Dengan meminjamkan atau memberikan kebaya tersebut kepada orang lain, ia merasa bahwa cerita di balik pakaian tersebut justru akan semakin kaya dan terus berlanjut.
Inspirasi Gaya Modern dalam Berbusana Tradisional
Sebagai seorang figur publik yang kerap tampil modis, Sheila Dara tidak membatasi penggunaan kebaya hanya untuk acara-acara formal atau adat. Pemenang Piala Citra FFI ini justru sering mengintegrasikan elemen kebaya ke dalam gaya busana sehari-harinya agar terlihat lebih santai dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sheila sering memadukan kebaya sebagai outer yang dipadukan dengan celana jeans. Kombinasi ini memberikan kesan kasual namun tetap memancarkan keanggunan. Ia pun tidak malu mengakui bahwa dirinya sering mencari inspirasi padu padan (mix and match) melalui media sosial untuk mengeksplorasi gaya berkebaya yang lebih variatif.
Selain jeans, ia juga menyarankan penggunaan aksesori pendukung seperti scarf untuk mempercantik penampilan. Menurut Sheila, keberanian untuk bereksperimen dengan kebaya adalah salah satu cara terbaik untuk melestarikan budaya di tengah gempuran tren fesyen modern.
“Aku selalu merasa cantik saat pakai kebaya. Sekarang ada banyak banget teman-teman kita yang sudah pakai kebaya untuk sehari-hari. Alternatifnya banyak sekali,” ujar Sheila menutup perbincangan.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan bagaimana Sheila Dara menghidupkan karakter Dara dalam film Jalan Pulang sekaligus mencari inspirasi gaya berkebaya yang segar, karya ini sudah dapat disaksikan melalui kanal YouTube Indonesia Kaya. Mari jadikan kebaya sebagai bagian dari keseharian kita.


