HaurgeulisMedia.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menginisiasi serangkaian kegiatan yang berfokus pada aksi nyata untuk kelestarian lingkungan, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah aksi korve dan bersih-bersih pantai. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Indramayu, anggota TNI dan Polri, hingga para relawan peduli lingkungan. Pantai yang menjadi fokus aksi kali ini adalah pantai yang sering dikunjungi masyarakat, guna memastikan kebersihan dan kenyamanan para pengunjung sekaligus mengurangi dampak pencemaran sampah plastik yang kerap mengotori pesisir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Asep Nana Suryana, dalam keterangannya menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Ia menyatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menggalakkan kesadaran dan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan.
Asep Nana Suryana juga menyoroti urgensi aksi nyata dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. “Kita tidak bisa hanya bicara tentang masalah lingkungan, tetapi kita harus bertindak. Aksi bersih-bersih pantai ini adalah salah satu bentuk tindakan nyata yang dapat langsung kita rasakan dampaknya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sampah plastik yang teronggok di pantai dapat terurai menjadi mikroplastik yang sangat berbahaya bagi ekosistem laut dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, kegiatan bersih-bersih ini diharapkan dapat meminimalkan ancaman tersebut.
Selain aksi bersih-bersih pantai, Pemkab Indramayu juga berencana untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon di beberapa titik strategis. Penanaman pohon ini merupakan salah satu upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas udara, mencegah erosi, serta menciptakan ruang hijau yang lebih banyak di wilayah Indramayu.
Program penanaman pohon ini diharapkan dapat melibatkan partisipasi dari sekolah-sekolah, organisasi kemasyarakatan, dan perusahaan-perusahaan yang ada di Indramayu. Edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan dan pentingnya pohon bagi kehidupan juga akan terus digalakkan.
Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini, Pemkab Indramayu secara khusus menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk mulai mengintegrasikan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mencakup upaya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah rumah tangga yang baik, hemat energi, serta penggunaan transportasi publik atau kendaraan ramah lingkungan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan-kebijakan yang berpihak pada lingkungan. Termasuk dalam hal ini adalah pengawasan terhadap industri agar tidak mencemari lingkungan, serta pengembangan sumber energi terbarukan jika memungkinkan.
Asep Nana Suryana menekankan bahwa perubahan iklim adalah isu global yang membutuhkan solusi lokal. Setiap tindakan kecil yang dilakukan oleh individu maupun komunitas akan berkontribusi besar terhadap upaya pelestarian lingkungan secara keseluruhan. Ia berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup ini dapat menjadi pemicu semangat baru bagi masyarakat Indramayu untuk lebih peduli dan aktif dalam menjaga bumi.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk media, juga sangat diharapkan untuk menyebarluaskan informasi dan menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat dalam gerakan peduli lingkungan. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder, Indramayu optimis dapat menjadi wilayah yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia ini menjadi pengingat penting bahwa kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Aksi nyata, sekecil apapun, akan memberikan dampak yang signifikan bagi masa depan bumi yang kita tinggali bersama. Pemkab Indramayu melalui DLH terus berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam menggerakkan kesadaran dan aksi nyata demi lingkungan yang lebih baik.





