1.000 Mangrove di Indramayu: MPC Pemuda Pancasila Hijaukan Pantai Sambut Hari Pancasila

1.000 Mangrove di Indramayu: MPC Pemuda Pancasila Hijaukan Pantai Sambut Hari Pancasila

HaurgeulisMedia.co.id – Dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu menggelar aksi tanam seribu bibit mangrove di kawasan Pantai Song, Desa Santanamekar, Kecamatan Sanca, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2026, ini merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir yang rentan terhadap abrasi dan perubahan iklim.

Inisiatif ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai upaya konkret untuk “menghijaukan pantai” demi “menjaga negeri”. Pemilihan mangrove sebagai fokus aksi tanam didasari oleh perannya yang sangat vital dalam melindungi garis pantai dari ancaman erosi. Akar mangrove yang kuat mampu menahan gelombang laut dan sedimentasi, sekaligus menjadi habitat alami bagi berbagai spesies biota laut.

Bacaan Lainnya

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu, H. Syaefudin, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat Pancasila dalam menjaga persatuan dan kesatuan, termasuk dalam hal menjaga kelestarian alam yang merupakan warisan bagi generasi mendatang. Ia menekankan pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal, dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Kegiatan tanam mangrove ini adalah bentuk komitmen kami sebagai generasi muda yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Pancasila mengajarkan kita untuk mencintai tanah air, dan salah satu wujud cinta itu adalah dengan menjaga kelestarian alamnya,” ujar H. Syaefudin di sela-sela kegiatan. Beliau menambahkan bahwa penanaman seribu bibit mangrove ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi ekosistem pesisir Indramayu.

Proses penanaman dilakukan secara serentak oleh ratusan anggota Pemuda Pancasila Indramayu yang bersemangat. Mereka bahu-membahu menggali lubang, menanam bibit mangrove dengan hati-hati, dan menyiramnya, memastikan setiap bibit memiliki peluang terbaik untuk tumbuh subur. Antusiasme para peserta terlihat jelas, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjalankan misi pelestarian lingkungan.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah daerah, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu dan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sanca. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan apresiasi terhadap inisiatif yang digagas oleh MPC Pemuda Pancasila Indramayu.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu menyambut baik inisiatif tersebut. Menurut perwakilan dinas, program penanaman mangrove merupakan salah satu prioritas dalam upaya mitigasi bencana lingkungan, terutama di wilayah pesisir yang memiliki potensi abrasi tinggi. Kerjasama dengan berbagai komunitas, termasuk organisasi kepemudaan, sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan hasil program pelestarian lingkungan.

Selain menanam mangrove, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi singkat mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi lingkungan pesisir. Para peserta diajak untuk memahami fungsi ekologis mangrove, seperti perannya dalam menyerap karbon dioksida, melindungi garis pantai, serta menjadi tempat berlindung dan berkembang biak bagi berbagai jenis ikan, kepiting, dan burung.

Para anggota Pemuda Pancasila juga diingatkan untuk tidak hanya berhenti pada aksi tanam, tetapi juga berperan aktif dalam merawat dan memantau pertumbuhan bibit mangrove yang telah ditanam. Upaya perawatan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan jangka panjang dari program pelestarian ini.

Kegiatan tanam seribu mangrove ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang diselenggarakan oleh MPC Pemuda Pancasila Indramayu dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni. Semangat yang ditunjukkan oleh para pemuda dalam aksi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Secara spesifik, pemilihan Pantai Song sebagai lokasi tanam mangrove memiliki pertimbangan tersendiri. Kawasan ini, seperti banyak pantai lainnya di Indramayu, rentan terhadap dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia yang dapat merusak ekosistem pesisir. Dengan menanam mangrove, diharapkan dapat tercipta benteng alami yang kokoh untuk melindungi pantai dari ancaman tersebut.

Perlu diketahui bahwa mangrove memiliki peran ekologis yang sangat krusial. Hutan mangrove berfungsi sebagai penyerap karbon yang efektif, membantu mengurangi dampak perubahan iklim global. Selain itu, akarnya yang rimbun mampu menahan abrasi pantai, mencegah intrusi air laut ke daratan, serta menjadi habitat alami yang kaya bagi keanekaragaman hayati laut.

Keberadaan hutan mangrove juga berkontribusi pada peningkatan kualitas air di pesisir dengan menyaring polutan yang terbawa aliran sungai sebelum mencapai laut. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan ekosistem laut dan sumber daya perikanan.

Lebih lanjut, hutan mangrove juga memiliki nilai ekonomi yang tidak kalah penting. Kawasan mangrove seringkali menjadi tempat mencari nafkah bagi masyarakat pesisir, seperti nelayan dan petani garam. Dengan menjaga kelestarian mangrove, berarti juga menjaga keberlanjutan mata pencaharian masyarakat.

MPC Pemuda Pancasila Indramayu berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang. Mereka berharap, aksi tanam mangrove ini dapat menjadi awal dari gerakan yang lebih besar untuk pelestarian lingkungan di Kabupaten Indramayu, sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila yang menekankan persatuan, keadilan, dan kesejahteraan.

Melalui kegiatan ini, MPC Pemuda Pancasila Indramayu ingin menegaskan bahwa semangat menjaga negeri tidak hanya sebatas pada isu-isu sosial atau politik, tetapi juga mencakup tanggung jawab moral untuk merawat bumi yang kita tinggali. Aksi tanam mangrove ini adalah bukti nyata bahwa generasi muda siap berkontribusi aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan lestari.

Partisipasi aktif dari berbagai anggota Pemuda Pancasila, mulai dari tingkat pimpinan hingga anggota biasa, menunjukkan kedalaman komitmen mereka terhadap isu lingkungan. Semangat gotong royong yang terpancar selama kegiatan menjadi modal berharga untuk keberlanjutan program-program pelestarian di masa mendatang.

Baca juga: Intip Keseruan Hari Kedua MMAJ Jakarta 2026

Dengan penanaman seribu bibit mangrove ini, MPC Pemuda Pancasila Indramayu tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan. Harapan akan pantai yang lebih kuat, ekosistem yang lebih sehat, dan negeri yang lebih lestari untuk anak cucu.

Pos terkait