HaurgeulisMedia.co.id – UPTD SDN 1 Haurgeulis sukses menggelar kegiatan bazar sekolah yang berlangsung meriah di halaman sekolah pada hari Senin, 15 Juni 2026.
Kegiatan bazar ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari para siswa, guru, hingga orang tua murid. Suasana penuh semangat dan keceriaan terasa sejak pagi hingga sore hari.
Bazar sekolah merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar praktis kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak usia dini.
Berbagai macam produk hasil karya siswa dipamerkan dan dijual dalam bazar tersebut. Mulai dari kerajinan tangan unik, makanan dan minuman lezat, hingga berbagai macam hasil karya seni kreatif lainnya.
Setiap stan bazar dikelola langsung oleh para siswa yang berperan sebagai penjual. Mereka belajar bagaimana cara menawarkan produk, melayani pembeli, serta mengelola uang hasil penjualan.
Hal ini menjadi sarana edukasi yang sangat berharga, mengajarkan mereka tentang pentingnya kerja keras, tanggung jawab, dan kemampuan berkomunikasi.
Kepala UPTD SDN 1 Haurgeulis, Bapak Drs. H. Asep Saepudin, M.Pd., menyatakan apresiasinya terhadap antusiasme seluruh pihak yang terlibat.
“Kami sangat bangga melihat kreativitas dan semangat belajar anak-anak kita. Bazar ini bukan hanya sekadar ajang jual beli, tetapi lebih dari itu adalah laboratorium kewirausahaan bagi mereka,” ujar Bapak Asep.
Beliau menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter siswa agar siap menghadapi tantangan di masa depan.
Kemampuan berinovasi, berani mengambil risiko, dan pantang menyerah adalah bekal penting yang coba ditanamkan melalui program bazar sekolah.
Para orang tua murid juga turut hadir dan memberikan dukungan penuh. Banyak dari mereka yang berbelanja di stan-stan yang dikelola anak-anak mereka.
Dukungan dari orang tua sangat berarti bagi semangat para siswa untuk terus berkarya dan belajar.
Salah satu siswi kelas V, Siti Aminah, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam bazar tersebut. Ia bersama teman-temannya menjual kue kering buatan sendiri.
“Awalnya agak gugup, tapi setelah banyak yang beli jadi senang. Kami jadi tahu bagaimana rasanya punya usaha sendiri,” ungkap Siti dengan senyum lebar.
Pengalaman ini mengajarkan Siti tentang pentingnya kerjasama tim dan bagaimana mengolah bahan menjadi produk yang disukai banyak orang.
Bapak Ridwan, salah seorang wali murid, mengapresiasi inisiatif sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan positif ini.
“Sangat bagus sekali programnya. Anak-anak jadi lebih aktif dan kreatif. Mereka belajar hal baru yang tidak didapatkan di buku pelajaran saja,” tuturnya.
Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus diagendakan secara rutin di SDN 1 Haurgeulis.
Selain aspek kewirausahaan, bazar sekolah ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara siswa, guru, dan orang tua.
Suasana kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan menyenangkan.
Dana yang terkumpul dari hasil penjualan bazar rencananya akan digunakan untuk keperluan pengembangan fasilitas sekolah dan kegiatan belajar mengajar lainnya.
Dengan demikian, kegiatan bazar sekolah ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi siswa, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan sekolah secara keseluruhan.
Acara bazar sekolah di UPTD SDN 1 Haurgeulis ini berhasil menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran tidak harus selalu terbatas di dalam kelas.
Pengalaman langsung seperti inilah yang seringkali lebih membekas dan membentuk karakter generasi muda menjadi lebih unggul dan siap bersaing.





