Samsung Galaxy A37 5G: Desain Premium, Performa Kurang Memuaskan

Samsung Galaxy A37 5G: Desain Premium, Performa Kurang Memuaskan

HaurgeulisMedia.co.id – Samsung Galaxy A37 5G hadir sebagai ponsel kelas menengah yang menonjolkan kekuatan pada aspek perangkat lunak, kualitas layar, dan daya tahan. Namun, sektor performa menjadi area yang paling sering mendapatkan sorotan dan pertanyaan.

Dalam urusan dapur pacu, Samsung menyematkan chipset Exynos 1480. Chipset ini sebenarnya masih mampu memberikan pengalaman penggunaan harian yang cukup nyaman. Aktivitas seperti berselancar di media sosial, menjelajahi web, menonton video streaming, hingga melakukan multitasking ringan dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.

Namun, ketika membandingkan dengan perangkat lain di rentang harga Rp 6 jutaan hingga Rp 7 jutaan, banyak kompetitor yang justru menawarkan chipset dengan performa lebih bertenaga, sangat cocok untuk kebutuhan gaming berat.

Ketika diuji dengan game-game berat pada pengaturan grafis tinggi, Samsung Galaxy A37 5G mulai menunjukkan gejala penurunan frame rate (frame drop) dan sedikit tersendat (micro-stutter). Hal ini menandakan bahwa performa mentah bukanlah keunggulan utama dari perangkat ini.

Oleh karena itu, jika prioritas utama Anda adalah pengalaman bermain game yang mulus atau membutuhkan performa komputasi mentah yang superior, Galaxy A37 5G mungkin bukanlah pilihan yang paling menarik dibandingkan dengan beberapa rivalnya.

Selain isu performa, paket penjualan yang ditawarkan juga terbilang minimalis. Samsung tidak menyertakan unit charger maupun casing pelindung di dalam kotak pembelian ponsel ini. Pengguna perlu membelinya secara terpisah.

Lebih lanjut, Galaxy A37 5G juga telah menghilangkan slot kartu microSD untuk perluasan memori dan port audio jack 3,5 mm. Keputusan ini sejalan dengan tren yang mulai diadopsi oleh banyak produsen smartphone.

Sektor kamera utama dengan resolusi 50 MP yang dilengkapi teknologi Optical Image Stabilization (OIS) memang mampu menghasilkan gambar yang bagus dan konsisten dalam berbagai kondisi pencahayaan. Namun, kemampuan kamera ultrawide dan macro terasa biasa saja jika dibandingkan dengan kualitas yang ditawarkan oleh kamera utamanya.

Desain penampang belakang yang menggunakan finishing glossy memang terlihat menarik, namun sangat rentan terhadap noda sidik jari dan terasa licin saat digenggam, sehingga berpotensi mudah terjatuh tanpa pelindung tambahan.

Meskipun demikian, Samsung Galaxy A37 5G tetap memiliki sejumlah keunggulan signifikan yang patut dipertimbangkan. Layar panel AMOLED dengan refresh rate 120Hz menawarkan visual yang tajam dan mulus. Keberadaan sertifikasi IP68 menjamin ketahanan terhadap air dan debu.

Perlindungan layar menggunakan Gorilla Glass Victus+ memberikan ketahanan ekstra terhadap goresan dan benturan. Aspek yang paling menarik perhatian adalah komitmen Samsung dalam memberikan pembaruan perangkat lunak hingga 6 tahun, yang menjamin ponsel tetap aman dan mendapatkan fitur-fitur terbaru dalam jangka waktu yang sangat panjang.

Baca juga: Jeon So Young: 5 Drakor Terpopuler yang Membawa Comeback di The Legend of Kitchen Soldier

Jika Anda adalah tipe pengguna yang mengutamakan kenyamanan penggunaan jangka panjang dengan perangkat lunak yang matang dan terjamin pembaruannya, Samsung Galaxy A37 5G masih menjadi pilihan yang sangat menarik. Namun, apabila fokus utama Anda adalah performa gaming yang superior atau nilai perangkat keras (hardware) yang paling optimal di kelas harganya, beberapa opsi dari kompetitor mungkin menawarkan keunggulan yang lebih terasa.

Pos terkait