Rekomendasi Buku Favorit Dua Lipa: Sudah Anda Baca?

Rekomendasi Buku Favorit Dua Lipa: Sudah Anda Baca?

HaurgeulisMedia.co.id – Di balik gemerlap panggung dan lagu-lagu yang mendunia, bintang pop internasional Dua Lipa ternyata memiliki sisi lain yang tak kalah menarik: kecintaannya pada dunia literasi. Baru-baru ini, perhatian publik tertuju pada pendirian perpustakaan unik bernama Manifesto di Porto, Portugal, yang secara khusus mengkurasi buku-buku yang dianggap terlarang beredar. Namun, kecintaan Dua Lipa pada buku tak berhenti di situ.

Lebih dari sekadar kolektor, penyanyi yang dikenal dengan hits seperti Don’t Start Now ini adalah seorang booklover sejati. Ia mewujudkan hasratnya di dunia literasi dengan mendirikan Service95 Book Club, sebuah platform yang mengajak siapa saja untuk menjelajahi ragam buku dari berbagai penulis dan genre. Melalui klub buku ini, Dua Lipa secara aktif berbagi buku yang akan didiskusikan, sekaligus membagikan daftar bacaan favoritnya yang mencakup spektrum genre dan penulis yang luas.

Bacaan Lainnya

Bagi Anda yang sedang mencari inspirasi bacaan baru, ingin mengeksplorasi genre buku yang belum pernah tersentuh, atau sekadar ingin mengetahui selera literasi seorang bintang dunia, daftar rekomendasi buku dari Dua Lipa ini bisa menjadi panduan yang menarik.

The Bee Sting: Potret Keluarga di Ambang Kehancuran

Salah satu buku yang sempat menjadi sorotan dalam program Dua’s #MonthlyRead pada Februari 2025 adalah The Bee Sting karya Paul Murray. Novel ini tidak hanya masuk dalam daftar pendek The Booker Prize 2023, tetapi juga dinobatkan sebagai Winner of An Post Irish Book of The Year 2023, sebuah pengakuan yang menunjukkan kualitas sastra yang luar biasa.

Kisah dalam The Bee Sting membawa pembaca ke dalam kehidupan keluarga Barnes yang tengah berjuang keras menghadapi krisis finansial yang mengancam keberadaan mereka. Keadaan diperparah oleh keretakan hubungan di antara anggota keluarga. Dickie, sang ayah yang dulunya sukses, kini terancam bangkrut dan memilih membangun bunker antikiamat di tengah hutan. Sang istri diam-diam terpaksa menjual perhiasan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara itu, putri mereka, Cass, yang dulunya berprestasi, kini tenggelam dalam kebiasaan minum-minuman keras. Di tengah gejolak ini, PJ, anak bungsu berusia 12 tahun, diam-diam merencanakan pelarian dari rumah.

Melalui narasi yang kuat, The Bee Sting mengajak pembaca untuk merenungkan berbagai aspek kehidupan keluarga yang universal, mulai dari penyesalan mendalam hingga harapan yang terus menyala di tengah kesulitan.

The Vanishing Half: Eksplorasi Identitas dan Fenomena Passing

Novel The Vanishing Half karya Brit Bennett telah mendapatkan pujian luas dari kritikus sastra dan masuk dalam daftar panjang nominasi National Book Award. Buku ini menyajikan kisah memukau tentang saudara kembar identik, Stella dan Desiree Vignes, yang tumbuh di sebuah komunitas warga kulit hitam di Amerika Serikat bagian selatan.

Kehidupan mereka berubah drastis setelah memutuskan untuk meninggalkan kampung halaman saat berusia 16 tahun. Bertahun-tahun kemudian, takdir membawa mereka kembali ke tempat asal, namun dalam kondisi yang sangat berbeda. Desiree hadir bersama putrinya yang berkulit hitam, sementara Stella secara mengejutkan telah bertransformasi menjadi seorang kulit putih. Kehidupan barunya sebagai kulit putih bahkan membuatnya menikah dengan pria kulit putih yang sama sekali tidak mengetahui masa lalu dan identitas aslinya.

Melalui kisah Stella dan Desiree, pembaca diajak untuk mendalami isu krusial mengenai identitas rasial dan fenomena passing. Fenomena ini menggambarkan situasi di mana seseorang secara sengaja menyembunyikan identitas rasnya demi mendapatkan penerimaan di kelompok sosial yang berbeda.

If on a Winter’s Night a Traveler: Pengalaman Membaca yang Metafisik

Buku klasik If on a Winter’s Night a Traveler karya Italo Calvino menawarkan sebuah pengalaman membaca yang unik dan metafisik. Novel ini berpusat pada tokoh utama, yang diidentifikasi sebagai “Sang Pembaca” (The Reader) dan “Pembaca Lain” (The Other Reader). Mereka mengalami kejadian tak terduga saat membaca sebuah buku.

Setelah membaca sekitar 30 halaman, Sang Pembaca menyadari bahwa buku yang dipegangnya rusak, karena hanya berisi pengulangan bab pertama. Saat mencoba menukarkan buku yang dianggap cacat tersebut di toko, mereka justru menemukan bahwa buku yang dicari berasal dari penulis yang berbeda. Petualangan para tokoh utama berlanjut dengan serangkaian kejutan, di mana setiap buku baru yang mereka temukan ternyata membawa mereka ke dalam alur cerita yang sama sekali berbeda.

Calvino dengan cerdik mengajak pembaca untuk merenungkan sifat narasi, peran pembaca, dan bagaimana cerita saling terkait dalam sebuah struktur yang kompleks.

The Year of Magical Thinking: Pergulatan dengan Kehilangan dan Ketidakpastian

Memoar The Year of Magical Thinking karya Joan Didion menyajikan kisah yang mengharukan tentang serangkaian peristiwa tragis yang menimpa kehidupannya di akhir tahun 2003. Beberapa hari menjelang perayaan Natal, putri tunggalnya dan suaminya, John Gregory Dunne, jatuh sakit.

Awalnya Didion mengira suaminya hanya mengalami flu biasa, namun kondisinya terus memburuk hingga mengalami syok septik dan harus dirawat di rumah sakit dalam kondisi koma, bergantung pada alat bantu hidup. Di tengah kecemasan yang mendalam, suaminya meninggal dunia akibat serangan jantung. Tak lama kemudian, putrinya yang sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan, kembali mengalami kondisi darurat yang mengharuskannya menjalani operasi otak selama enam jam.

Melalui pengalaman hidupnya yang pahit, Didion mengajak pembaca untuk memahami kompleksitas kehilangan, ketidakpastian, dan bagaimana duka dapat secara fundamental mengubah cara pandang seseorang terhadap kematian, penyakit, bahkan kehidupan itu sendiri.

Still Born: Perspektif Baru tentang Keibuan

Novel Still Born karya Guadalupe Nettel mengeksplorasi hubungan persahabatan antara dua perempuan, Alina dan Laura, yang keduanya berada di usia pertengahan 30-an. Keduanya digambarkan sebagai pribadi yang mandiri, fokus pada karier, dan awalnya meyakini bahwa mereka tidak pernah membayangkan masa depan sebagai seorang ibu. Laura bahkan mengambil keputusan permanen untuk tidak memiliki keturunan.

Namun, seiring berjalannya waktu, kehidupan mulai menghadirkan perubahan yang tak terduga. Alina mulai mempertimbangkan kembali keinginannya untuk menjadi seorang ibu. Novel ini membawa pembaca dalam perjalanan hidup kedua perempuan tersebut, menyoroti bagaimana keputusan untuk menjadi seorang ibu bagi perempuan bukanlah sebuah pilihan yang sesederhana yang seringkali dibayangkan oleh masyarakat.

One Hundred Years of Solitude: Epik Keluarga dan Takdir

One Hundred Years of Solitude karya Gabriel García Mrquez merupakan salah satu karya sastra paling berpengaruh sepanjang masa dan menjadi novel paling terkenal dari penulis peraih Nobel tersebut. Buku ini menjadi referensi penting bagi Dua Lipa saat memberikan pidato di acara International Booker Prize.

Novel yang kaya akan sentuhan magical realism ini mengisahkan perjalanan tujuh generasi keluarga Buendía yang mendiami desa fiktif bernama Macondo. Selama lebih dari satu abad, keluarga ini harus menghadapi berbagai ujian hidup, termasuk ambisi pribadi, rasa kesepian yang mendalam, serta berbagai peristiwa ajaib yang terjadi di tengah keseharian mereka. Melalui narasi yang memukau, Mrquez berhasil menggambarkan sebuah kisah epik keluarga dan perjalanan manusia yang terjalin melalui sejarah, takdir, dan siklus hubungan antargenerasi yang terus berulang.

Hermit: Perjuangan Melawan Kesepian dan Pencarian Jati Diri

Novel debut Hermit dari penulis Skotlandia, Chris McQueer, menyajikan eksplorasi mendalam tentang tema kesepian, kesehatan mental, dan pencarian jati diri, yang dibalut dengan sentuhan dark humor khas.

Tokoh utama dalam Hermit adalah Jamie Skelton, seorang pemuda putus sekolah yang hidup tanpa pekerjaan, teman dekat, atau arah tujuan yang jelas. Ia tinggal bersama ibunya, Fiona, yang berjuang keras untuk bertahan hidup setelah keluar dari hubungan rumah tangga yang penuh kekerasan. Fiona menyadari bahwa hidup tidak bisa terus menerus seperti ini dan mendorong Jamie untuk mencari pekerjaan. Namun, Jamie justru bereaksi dengan kemarahan, menyalahkan ibunya atas segalanya.

Suatu ketika, Jamie nekat pergi ke London untuk menemui seseorang yang dikenalnya dari forum internet. Tanpa ia sadari, keputusan impulsif ini justru membawanya ke dalam situasi yang membahayakan. Melalui novel ini, McQueer mengajak pembaca untuk menyelami kondisi isolasi sosial, tantangan maskulinitas, serta dampak komunitas daring, terutama bagi kaum muda. Selain itu, penulis juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antarmanusia sebagai jangkar dalam menghadapi rasa kesepian.

Itulah tujuh rekomendasi buku yang dibagikan oleh Dua Lipa melalui platform Service95 Book Club. Apakah ada di antara judul-judul ini yang sudah masuk dalam daftar bacaan Anda?

Pos terkait