Petani Kandanghaur Pertanyakan Bantuan Irpom, Minta Pemerataan

Petani Kandanghaur Pertanyakan Bantuan Irpom, Minta Pemerataan

HaurgeulisMedia.co.id – Sejumlah petani di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, menyuarakan keprihatinan dan mempertanyakan kejelasan penyaluran bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom). Keluhan ini muncul lantaran distribusi bantuan yang seharusnya merata, menurut para petani, justru terindikasi tidak mencapai seluruh wilayah yang membutuhkan secara adil.

Para petani yang tergabung dalam kelompok tani di beberapa desa di Kandanghaur merasa prihatin dengan dugaan ketidakmerataan dalam penyaluran bantuan Irpom. Bantuan ini sangat krusial bagi kelangsungan pertanian, terutama di musim kemarau yang kerap melanda wilayah tersebut. Ketersediaan air yang memadai melalui sistem irigasi yang baik menjadi penentu utama keberhasilan panen.

Bacaan Lainnya

Salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Kami berharap bantuan ini bisa dinikmati oleh semua petani yang membutuhkan, bukan hanya sebagian. Kalau hanya diberikan kepada kelompok tertentu, bagaimana dengan petani lain yang juga kesulitan air?” ujarnya dengan nada prihatin.

Pertanyaan mendasar yang dilontarkan para petani adalah mengenai mekanisme penyaluran dan kriteria penentuan penerima bantuan Irpom. Mereka mendesak adanya transparansi dalam proses tersebut agar tidak menimbulkan kecurigaan dan potensi kecemburuan antar petani.

Irigasi Perpompaan (Irpom) sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas irigasi, khususnya di daerah yang mengalami kendala pasokan air alami. Sistem ini memanfaatkan pompa untuk mengalirkan air dari sumber yang ada ke lahan pertanian, sehingga dapat menjamin ketersediaan air bagi tanaman.

Di Kabupaten Indramayu, sektor pertanian memegang peranan penting dalam perekonomian daerah. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani, dengan padi sebagai komoditas utama. Oleh karena itu, setiap bantuan yang ditujukan untuk sektor pertanian diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas dan merata.

Menanggapi hal ini, para petani berharap agar pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera memberikan klarifikasi. “Kami ingin ada penjelasan yang gamblang mengenai bagaimana bantuan ini disalurkan. Apakah ada data yang terlewat? Siapa yang berhak menerima dan siapa yang tidak? Ini penting agar kami para petani bisa memahaminya,” tegas salah seorang perwakilan petani.

Lebih lanjut, para petani meminta agar dalam penyaluran bantuan Irpom di masa mendatang, prinsip pemerataan benar-benar diterapkan. Mereka mengusulkan agar dilakukan pendataan ulang yang lebih komprehensif dan melibatkan partisipasi aktif dari kelompok-kelompok tani di lapangan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar menyentuh para petani yang paling membutuhkan dan berkontribusi pada peningkatan produksi pertanian secara keseluruhan.

Diharapkan, aspirasi dari para petani di Kecamatan Kandanghaur ini dapat menjadi perhatian serius bagi pihak yang berwenang. Dengan adanya transparansi dan pemerataan dalam penyaluran bantuan, diharapkan sektor pertanian di Indramayu dapat terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi para petani.

Pos terkait