HaurgeulisMedia.co.id – Keselamatan di perlintasan sebidang menjadi fokus utama Komisi V DPR RI dalam kunjungan kerjanya ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon.
Dalam agenda tersebut, Komisi V DPR RI secara khusus menyoroti rencana pembangunan flyover di perlintasan sebidang yang kerap menimbulkan kekhawatiran.
Salah satu titik krusial yang dibahas adalah perlintasan sebidang di kawasan Krucuk.
Anggota Komisi V DPR RI, Anton Charliyan, menyatakan bahwa pembangunan flyover di Krucuk akan segera direalisasikan.
Hal ini merupakan respons langsung terhadap masukan dan aspirasi masyarakat terkait tingginya potensi kecelakaan di area tersebut.
Menurut Anton, proyek flyover Krucuk ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.
Selain itu, pembangunan ini juga bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas yang selama ini sering terhambat akibat pertemuan antara kendaraan darat dan kereta api.
Keputusan untuk memprioritaskan pembangunan flyover Krucuk ini diambil setelah melakukan peninjauan dan evaluasi mendalam terhadap kondisi perlintasan sebidang.
PT KAI Daop 3 Cirebon sendiri menyambut baik inisiatif dari Komisi V DPR RI ini.
Manajemen PT KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk mendukung penuh setiap tahapan pembangunan flyover tersebut.
Mereka memahami betul pentingnya infrastruktur keselamatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Perlintasan sebidang memang selalu menjadi isu sensitif dalam operasional perkeretaapian.
Kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang seringkali menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil yang signifikan.
Oleh karena itu, upaya-upaya pencegahan melalui pembangunan infrastruktur seperti flyover menjadi sangat relevan.
Pembangunan flyover Krucuk ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kelancaran distribusi barang dan jasa di wilayah Cirebon.
Dengan terpisahnya jalur kereta api dari jalur kendaraan darat, frekuensi keterlambatan kereta api akibat hambatan di perlintasan sebidang juga dapat berkurang.
Proses pembangunan flyover ini diperkirakan akan memakan waktu dan memerlukan koordinasi yang matang antara berbagai pihak.
Pihak Komisi V DPR RI akan terus memantau perkembangan proyek ini untuk memastikan agar dapat berjalan sesuai rencana.
Selain flyover Krucuk, Komisi V DPR RI juga mengapresiasi upaya PT KAI Daop 3 Cirebon dalam meningkatkan keselamatan perkeretaapian secara umum.
Berbagai inovasi dan perbaikan terus dilakukan untuk menjaga standar keselamatan operasional.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan infrastruktur yang aman dan efisien.
Harapannya, flyover Krucuk ini dapat segera terbangun dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Cirebon.
Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pembangunan infrastruktur keselamatan di daerah lain yang memiliki permasalahan serupa.





