HaurgeulisMedia.co.id – Suasana tenang di pesisir Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendadak terusik oleh penemuan benda asing yang mencurigakan di bibir pantai Dusun Aenglombi, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan. Penemuan pada Senin (20/4) sore tersebut sontak menimbulkan kehebohan di kalangan warga setempat.
Benda misterius itu pertama kali disadari oleh seorang warga bernama Heri, yang tengah memeriksa kondisi perahunya di tepi pantai. Saat itulah, matanya menangkap objek asing yang mengapung tak jauh dari perahu miliknya.
Objek tersebut memiliki ciri fisik yang cukup mencolok: berwarna kuning cerah dengan diameter diperkirakan mencapai 30 sentimeter dan panjang sekitar 2 meter. Bentuknya yang silindris memicu dugaan awal bahwa benda tersebut adalah sebuah torpedo.
Menyadari potensi bahaya dari benda tak dikenal tersebut, Heri bertindak sigap. Ia segera mengevakuasi benda itu ke bibir pantai agar tidak kembali terseret arus laut. Tindakan pencegahan ini diikuti dengan pelaporan resmi kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kangayan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polres Sumenep segera bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung melakukan pengamanan area penemuan dengan memasang garis polisi untuk mencegah akses publik. Sejumlah saksi mata juga dimintai keterangan guna mengumpulkan informasi awal.
Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan Unit Komposit Madura Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim. Tujuannya adalah untuk melakukan identifikasi secara mendalam terhadap benda tersebut, memastikan jenisnya, serta mengevaluasi tingkat keamanannya.
Langkah cepat ini diambil demi prioritas utama, yaitu menjaga keselamatan seluruh masyarakat Pulau Kangean. Selain itu, tindakan ini juga bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut tetap terjaga kondusif.
Saat ini, lokasi penemuan benda diduga torpedo tersebut masih berada di bawah pengamanan ketat pihak kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mendekati area penemuan. Mereka diminta untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan resmi yang akan segera disampaikan oleh pihak berwenang.




