HaurgeulisMedia.co.id – Drama Korea dengan genre romantis kerap kali digambarkan penuh dengan kisah cinta yang manis, mendebarkan, dan mampu membuat penonton terbawa perasaan. Namun, di balik keindahan cerita cinta tersebut, beberapa drama justru menyajikan realitas perpisahan yang dekat dengan kehidupan nyata.
Kisah perpisahan yang dihadirkan dalam drama-drama ini seringkali membuat penonton merasa terhubung atau bahkan teringat akan pengalaman pribadi serupa. Siapkan diri Anda, karena tiga drama Korea romantis berikut ini akan membawa Anda pada perpisahan yang terasa begitu nyata.
Peringatan: Ulasan ini mengandung spoiler!
1. Twenty Five, Twenty-One: Merajut Mimpi, Merajut Cinta, Berpisah Demi Asa
Ketika berbicara tentang drama Korea romantis yang menyajikan perpisahan realistis, nama Twenty Five, Twenty-One pasti langsung terlintas di benak banyak penonton. Drama ini berhasil memadukan elemen pengejaran mimpi, persahabatan yang erat, dan tentu saja, kisah cinta yang manis antara Baek Yi Jin (diperankan oleh Nam Joo Hyuk) dan Na Hee Do (diperankan oleh Kim Tae Ri).
Namun, perjalanan cinta mereka tidak selalu mulus. Berbagai kendala kehidupan memaksa keduanya untuk menghadapi tantangan dalam hubungan. Hubungan jarak jauh, kesulitan dalam mengkomunikasikan perasaan, hingga pertengkaran yang tak terhindarkan menjadi bumbu pahit dalam romansa mereka.
Pada akhirnya, Baek Yi Jin dan Na Hee Do memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan mereka. Meski harus berpisah, keduanya mampu melanjutkan hidup masing-masing dan berhasil meraih impian yang telah lama mereka dambakan. Adegan perpisahan mereka dalam drama ini pun masih menjadi salah satu momen paling ikonik hingga kini.
2. Melo Movie: Cinta yang Berubah Menjadi Beban
Melo Movie, sebuah drama romantis original Netflix, mengisahkan perjalanan empat anak muda: Ko Gyeom (Choi Woo Shik), Kim Mu Bee (Park Bo Young), Hong Si Jun (Lee Jun Young), dan Son Ju A (Jeon So Nee). Di antara kisah mereka, hubungan antara Hong Si Jun dan Son Ju A menjadi sorotan karena kedekatan yang realistis.
Pasangan ini telah saling mengenal sejak bangku sekolah dan menjalin hubungan asmara dalam jangka waktu yang cukup lama. Hong Si Jun memiliki impian besar menjadi seorang musisi terkenal, sementara Son Ju A bercita-cita menjadi penulis naskah film yang sukses. Son Ju A bahkan lebih dulu meraih impiannya, namun ia tetap setia mendukung Hong Si Jun dalam perjalanannya.
Namun, seiring berjalannya waktu, hubungan mereka mulai menunjukkan sisi yang kurang sehat. Rasa insecure atau rendah diri yang dialami Hong Si Jun perlahan meracuni dinamika hubungan mereka. Son Ju A pun merasa tidak bisa menjadi dirinya sendiri di hadapan Hong Si Jun dan merasa harus terus berkorban demi menyenangkan hati kekasihnya.
Ia kerap bersikap pasif dan mengutamakan keinginan Hong Si Jun di atas keinginannya sendiri. Perjuangan ini akhirnya berujung pada perpisahan bagi pasangan tersebut. Meski begitu, sisi positifnya, mereka berdua dapat melanjutkan hidup, mengejar hal-hal yang mereka sukai, dan akhirnya berhasil mewujudkan impian dan harapan masing-masing.
3. When Life Gives You Tangerines: Perpisahan di Ambang Pernikahan
Drama Korea When Life Gives You Tangerines juga menyajikan kisah perpisahan yang begitu dekat dengan hati penonton. Dalam drama ini, Yang Geum Myeong (diperankan oleh IU) dan Park Yeong Bum (diperankan oleh Lee Jun Young) telah menjalin hubungan asmara dalam waktu yang lama dan berencana untuk segera menikah.
Bahkan, kedua keluarga telah saling mengenal dan bertemu, menandakan keseriusan hubungan mereka menuju jenjang pelaminan. Namun, takdir berkata lain. Belum sempat resmi menikah, Yang Geum Myeong dan Park Yeong Bum terpaksa mengakhiri hubungan mereka.
Perpisahan ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk perbedaan status sosial dan kondisi finansial yang signifikan antara kedua keluarga. Selain itu, sikap ibu Park Yeong Bum yang dinilai kurang menghormati keluarga Yang Geum Myeong turut menjadi pemicu utama.
Akhirnya, Yang Geum Myeong memilih untuk mengakhiri hubungannya, meskipun ia masih mencintai Park Yeong Bum. Keputusan ini membawanya untuk bertemu dengan pria lain yang mampu menyayanginya serta keluarganya dengan tulus. Kisah ini sekali lagi menunjukkan bahwa terkadang, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan.
Dari ketiga kisah perpisahan ini, mana yang paling terasa relate dengan pengalaman Anda?





