HaurgeulisMedia.co.id – Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina Da’i Bachtiar, menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memegang peranan yang sangat strategis dalam upaya membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di Kabupaten Indramayu. Penegasan ini disampaikan dalam sebuah kesempatan yang menyoroti pentingnya peran santri dan penghafal Al-Qur’an sebagai aset fundamental bagi pembangunan daerah di masa mendatang.
Menurut Bupati Nina Agustina, keberadaan santri dan para penghafal Al-Qur’an bukan sekadar entitas keagamaan semata, melainkan merupakan garda terdepan yang dapat berkontribusi secara signifikan terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Indramayu. Mereka dipandang sebagai pilar penting yang mampu menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual, yang esensial dalam menciptakan generasi penerus yang berakhlak mulia dan berintegritas.
Pendidikan keagamaan, dalam pandangan Bupati, tidak hanya terbatas pada pengajaran ilmu-ilmu agama klasik. Lebih dari itu, ia mencakup pembentukan karakter, penanaman disiplin, serta penguatan pemahaman tentang pentingnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Nilai-nilai ini, lanjutnya, sangat krusial dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dan beragam.
Lebih lanjut, Bupati Nina Agustina menekankan bahwa santri dan penghafal Al-Qur’an memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat. Kemampuan mereka dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama dapat menjadi inspirasi bagi individu lain, serta membantu dalam penyelesaian berbagai persoalan sosial yang mungkin timbul.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan lembaga-lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pondok pesantren dan majelis taklim di seluruh wilayah Indramayu. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai program dan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, serta kesejahteraan para pendidik dan santri.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para orang tua, tokoh agama, dan pengelola pendidikan, untuk bersama-sama memberikan perhatian dan dukungan yang lebih besar terhadap pendidikan keagamaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan-lulusan pendidikan keagamaan yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kompetensi yang memadai untuk berkontribusi di berbagai sektor pembangunan.
Pendidikan keagamaan, dengan segala aspeknya, merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Indramayu. Dengan SDM yang berkualitas secara spiritual dan moral, diharapkan Kabupaten Indramayu dapat terus berkembang menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur, yaitu negeri yang aman, tenteram, dan diberkahi oleh Allah SWT.





