HaurgeulisMedia.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan jaminan penuh terkait kelancaran proses alih kelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MA Sentot Patrol dari Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Langkah ini dipastikan telah melalui kajian mendalam dan persiapan yang matang. Fokus utama dalam proses ini adalah menjamin keberlangsungan layanan kesehatan bagi masyarakat serta memastikan kesejahteraan para pegawai RSUD MA Sentot Patrol.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menegaskan bahwa alih kelola ini bukan sekadar perpindahan administrasi, melainkan sebuah upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya RSUD MA Sentot Patrol dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat Indramayu dan sekitarnya.
Melalui alih kelola ini, Pemprov Jabar berkomitmen untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada. Ini mencakup peningkatan fasilitas, pengadaan alat medis yang lebih modern, serta pengembangan kapasitas tenaga medis dan non-medis.
Harapannya, RSUD MA Sentot Patrol dapat bertransformasi menjadi rumah sakit yang lebih profesional dan mampu bersaing dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik.
Selain aspek layanan, nasib para pegawai RSUD MA Sentot Patrol menjadi prioritas utama. Pemprov Jabar telah menyiapkan skema yang jelas untuk menjamin status kepegawaian, hak-hak, serta pengembangan karier mereka.
Tidak akan ada pengurangan pegawai secara drastis. Sebaliknya, Pemprov Jabar akan berupaya untuk meningkatkan kompetensi mereka melalui berbagai pelatihan dan pendidikan berkelanjutan.
Hal ini penting agar para pegawai dapat beradaptasi dengan sistem dan standar pelayanan yang baru, sekaligus memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. Ati M. Pratama, menambahkan bahwa proses alih kelola ini juga melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap aset dan utang RSUD MA Sentot Patrol.
Semua aset akan dikelola secara transparan dan akuntabel di bawah pengawasan Pemprov Jabar. Begitu pula dengan kewajiban-kewajiban yang ada, akan ditangani sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemprov Jabar akan membentuk tim transisi yang terdiri dari perwakilan Pemprov, Pemkab Indramayu, serta manajemen RSUD MA Sentot Patrol.
Tim ini bertugas untuk mengawasi setiap tahapan proses alih kelola, mulai dari inventarisasi aset hingga serah terima tanggung jawab operasional.
Baca juga: Tragedi di Indramayu: Bocah 11 Tahun Tak Sengaja Melukai Neneknya Saat Bermain Senapan Angin
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan lancar, minim hambatan, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Indramayu menyambut baik langkah Pemprov Jabar ini. Bupati Indramayu, Nina Agustina, menyatakan dukungannya penuh terhadap alih kelola RSUD MA Sentot Patrol.
Beliau optimis bahwa dengan dukungan dan sumber daya yang lebih besar dari Pemprov Jabar, RSUD MA Sentot Patrol akan mengalami peningkatan kualitas yang signifikan.
Ini akan berdampak positif bagi kesehatan masyarakat Indramayu secara keseluruhan.
Nina Agustina juga mengapresiasi perhatian Pemprov Jabar terhadap kesejahteraan para pegawai rumah sakit. Ia berharap para pegawai dapat terus berkontribusi secara maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik.
Proses alih kelola ini diharapkan dapat selesai dalam beberapa bulan ke depan. Setelah itu, RSUD MA Sentot Patrol akan sepenuhnya berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pemprov Jabar berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan inovasi agar RSUD MA Sentot Patrol dapat menjadi salah satu rumah sakit rujukan terkemuka di Jawa Barat.
Masyarakat diharapkan dapat merasakan perbedaan positif dalam hal kualitas layanan dan aksesibilitas kesehatan setelah proses alih kelola ini rampung.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jabar untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah provinsi.
Fokus pada sektor kesehatan adalah salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan Jawa Barat.
Dengan demikian, alih kelola RSUD MA Sentot Patrol ini menjadi langkah strategis yang sangat penting dan dinantikan dampaknya oleh masyarakat.





