HaurgeulisMedia.co.id – Menjelang perayaan Idul Adha 2026, Pemerintah Kabupaten Indramayu, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), telah mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan puluhan petugas untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap hewan kurban.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh hewan yang akan disembelih pada momen suci tersebut telah memenuhi standar kesehatan dan kelayakan. Hal ini penting demi menjaga kesehatan masyarakat dan kelancaran ibadah kurban.
DKPP Indramayu telah membentuk tim khusus yang terdiri dari para dokter hewan dan petugas penyuluh lapangan. Mereka akan disebar ke berbagai titik strategis di seluruh wilayah Indramayu, termasuk pasar hewan dan tempat penampungan hewan kurban.
Pemeriksaan yang dilakukan mencakup berbagai aspek krusial. Tim akan fokus pada identifikasi tanda-tanda penyakit pada hewan, seperti cacat fisik, luka, atau gejala penyakit menular. Selain itu, usia hewan juga akan menjadi perhatian utama.
Baca juga: Pejuang Devisa Indramayu Meninggal di Korea Selatan
Hewan yang dinyatakan tidak layak atau berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat akan segera diisolasi. Petugas juga akan memberikan edukasi kepada para peternak dan pedagang mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan kurban.
Bupati Indramayu, melalui DKPP, menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, peternak, dan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana Idul Adha yang aman, nyaman, dan penuh berkah.
Pemeriksaan hewan kurban ini merupakan bagian dari upaya preventif yang rutin dilakukan setiap tahun menjelang Idul Adha. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
DKPP Indramayu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mereka juga membuka layanan konsultasi bagi masyarakat yang ingin bertanya lebih lanjut mengenai kriteria hewan kurban yang sehat.
Para petugas juga akan memastikan bahwa hewan kurban tidak dalam kondisi terlalu tua atau terlalu muda, yang dapat mempengaruhi kualitas daging dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Dengan adanya pemeriksaan intensif ini, diharapkan masyarakat Indramayu dapat melaksanakan ibadah kurban dengan tenang dan penuh keyakinan akan kesehatan hewan yang mereka pilih.
Selain pemeriksaan fisik, petugas juga akan memberikan perhatian pada kondisi lingkungan tempat hewan diternakkan atau ditampung. Kebersihan kandang dan ketersediaan pakan yang layak menjadi faktor pendukung kesehatan hewan.
DKPP Indramayu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam melaporkan jika menemukan hewan kurban yang dicurigai tidak sehat. Laporan tersebut dapat disampaikan langsung kepada petugas di lapangan atau melalui hotline yang telah disediakan oleh DKPP.
Upaya ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan yang aman dan sehat.
Dengan demikian, Idul Adha 2026 di Indramayu diharapkan dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh keberkahan, tanpa adanya kekhawatiran terkait kesehatan hewan kurban.





