HaurgeulisMedia.co.id – Asosiasi Konsultan dan Pelaksana Konstruksi Daerah Indramayu (AKSDAI) menyambut baik rencana Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mempercepat proses tender pengadaan barang dan jasa untuk proyek infrastruktur yang anggarannya dialokasikan pada tahun 2026.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan proses lelang yang lebih transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Ketua AKSDAI, H. Taufik Hidayat, menyatakan apresiasi mendalam terhadap inisiatif Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Indramayu.
Ia menilai, percepatan proses tender ini merupakan respon positif terhadap masukan dari para pelaku usaha jasa konstruksi di Kabupaten Indramayu.
“Kami sangat mendukung dan menyambut baik kebijakan ini. Dengan proses yang dipercepat, diharapkan semua tahapan tender bisa berjalan lebih lancar dan minim hambatan,” ujar H. Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (10/5/2026).
Lebih lanjut, H. Taufik Hidayat menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam setiap tahapan lelang.
Ia berharap, dengan adanya percepatan ini, UKPBJ Kabupaten Indramayu dapat memastikan bahwa seluruh proses tender berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa yang berlaku.
Hal ini termasuk penerapan kriteria penilaian yang objektif dan tidak diskriminatif terhadap semua calon penyedia barang dan jasa.
“Kami yakin UKPBJ Kabupaten Indramayu memiliki komitmen untuk menciptakan lelang yang sehat. Ini penting agar perusahaan lokal yang memiliki kompetensi bisa bersaing secara adil,” tambahnya.
Percepatan proses tender ini juga dikaitkan dengan upaya pemerintah daerah untuk memastikan proyek-proyek infrastruktur dapat segera dimulai dan diselesaikan sesuai target waktu.
Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
H. Taufik Hidayat menambahkan, AKSDAI siap berkoordinasi dan memberikan dukungan penuh kepada UKPBJ Kabupaten Indramayu dalam setiap tahapan proses tender.
Kolaborasi antara pemerintah dan asosiasi pelaku usaha diharapkan dapat menghasilkan sinergi yang positif bagi kemajuan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Indramayu.
“Kami siap untuk duduk bersama, berdiskusi, dan memberikan masukan konstruktif agar proses ini berjalan optimal,” tegasnya.
Baca juga: Episode 8 We Are All Trying Tayang Jam Berapa di Netflix, Ini Bocoran Terbarunya
Menurutnya, dengan adanya kepastian waktu pelaksanaan tender, para kontraktor dapat melakukan perencanaan yang lebih matang.
Mulai dari persiapan sumber daya manusia, peralatan, hingga material, semuanya bisa dipersiapkan dengan baik.
Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada kualitas hasil pekerjaan dan efisiensi anggaran.
AKSDAI juga menyoroti pentingnya sosialisasi yang memadai mengenai perubahan atau percepatan proses tender ini kepada seluruh anggota asosiasi.
Dengan demikian, semua pihak dapat memahami prosedur yang berlaku dan mempersiapkan diri dengan baik.
“Informasi yang jelas dan tepat waktu sangat kami butuhkan. Ini untuk memastikan tidak ada kesalahpahaman dan semua bisa mengikuti aturan main yang ada,” jelas H. Taufik Hidayat.
Ia berharap, kebijakan ini tidak hanya sekadar percepatan proses, tetapi juga dibarengi dengan peningkatan kualitas dokumen lelang.
Dokumen lelang yang jelas, spesifik, dan tidak ambigu akan meminimalkan potensi permasalahan di kemudian hari.
Hal ini juga akan membantu para penyedia barang dan jasa untuk memberikan penawaran yang lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan proyek.
Lebih jauh, H. Taufik Hidayat mengemukakan bahwa percepatan tender ini juga dapat memberikan stimulus positif bagi perekonomian daerah.
Dengan dimulainya proyek-proyek infrastruktur lebih awal, akan terjadi peningkatan aktivitas ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan perputaran uang di masyarakat.
Ini merupakan kabar baik bagi para pengusaha jasa konstruksi lokal yang selama ini menjadi tulang punggung pembangunan di Indramayu.
“Kami optimis, langkah ini akan membawa angin segar bagi dunia konstruksi di Indramayu. Semoga semua berjalan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan daerah,” tutupnya.





