Profil Djaka Budhi Utama, Dirjen Bea Cukai yang Terlibat Kasus Suap

Profil Djaka Budhi Utama, Dirjen Bea Cukai yang Terlibat Kasus Suap

HaurgeulisMedia.co.id – Nama Djaka Budhi Utama kini menjadi sorotan publik setelah terseret dalam dakwaan kasus dugaan suap impor barang oleh PT Blueray Cargo. Profil Direktur Jenderal Bea dan Cukai tersebut sedang ramai diperbincangkan masyarakat.

Nama Djaka disebutkan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat yang diselenggarakan pada 6 Mei 2026. Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyuapan terhadap beberapa pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Meskipun namanya muncul dalam dakwaan, hingga saat ini Djaka Budhi Utama belum dinyatakan sebagai tersangka. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun belum memberikan konfirmasi mengenai pemanggilan dirinya sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Perhatian publik semakin tertuju padanya karena Djaka adalah seorang mantan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dengan pangkat Letnan Jenderal. Ia baru saja mengemban tugas sebagai Dirjen Bea dan Cukai sejak Mei 2025.

Profil Djaka Budhi Utama

Djaka Budhi Utama dilahirkan di Jakarta pada tanggal 9 November 1967. Saat ini usianya telah mencapai 58 tahun dan ia dikenal sebagai seorang purnawirawan TNI AD.

Beliau adalah lulusan Akademi Militer tahun 1990 dari kecabangan Infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Sebelum menempuh pendidikan di Akmil, Djaka menyelesaikan pendidikannya di SMA Negeri 39 Jakarta dan lulus pada tahun 1986.

Baca juga: No Doubt in Us: Intrik Romansa Kerajaan

Perjalanan karier militernya dimulai dari satuan elite Kopassus pada dekade 1990-an. Namanya pernah dikaitkan dengan Tim Mawar yang menarik perhatian publik pada akhir 1990-an.

Pada tahun 1999, Djaka menjalani hukuman militer selama 1 tahun 4 bulan. Meskipun demikian, ia tidak diberhentikan dan tetap melanjutkan kariernya di lingkungan TNI.

Selanjutnya, Djaka terus menduduki berbagai posisi strategis di militer. Ia dikenal memiliki rekam jejak yang panjang dalam bidang intelijen, pengamanan, dan pertahanan.

Pada tanggal 23 Mei 2025, Djaka secara resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Pelantikan tersebut dilaksanakan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Perjalanan Karier

Perjalanan karier Djaka Budhi Utama membentang cukup panjang sejak awal 1990-an. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 115/Macan Lauser pada periode 2004 hingga 2007.

Kariernya semakin berkembang ketika dipercaya menjabat sebagai Komandan Resor Militer (Danrem) 012/Teuku Umar pada tahun 2016. Setelah itu, ia bertugas sebagai Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Danpusintelad) pada periode 2017 hingga 2018.

Djaka juga pernah mengemban amanat sebagai Wakil Asisten Pengamanan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada tahun 2018 hingga 2020. Jabatan penting lainnya adalah sebagai Wakil Kepala Daerah Militer (Kasdam) XII/Tanjungpura pada tahun 2020 sampai 2021.

Dalam masa transisi menuju jabatan di lingkungan sipil, Djaka dipercaya untuk menduduki posisi Deputi Koordinasi Politik Dalam Negeri di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Ia menempati posisi tersebut dari tahun 2021 hingga 2023.

Kariernya terus berlanjut dengan menjabat sebagai Perwira Ahli Panglima TNI dan Inspektur Jenderal di Kementerian Pertahanan. Pada Oktober 2024, ia kemudian ditunjuk untuk menjadi Sekretaris Utama (Sestama) Badan Intelijen Negara (BIN).

Puncak karier sipilnya tercapai ketika ia dipercaya untuk memimpin Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Jabatan ini diembannya sejak Mei 2025 hingga saat ini.

Biodata Djaka Budhi Utama

Berikut adalah biodata lengkap Djaka Budhi Utama yang kini banyak dicari oleh publik.

Nama lengkap: Djaka Budhi Utama, S.Sos
Tempat lahir: Jakarta
Tanggal lahir: 9 November 1967
Usia: 58 tahun
Agama: Islam
Kewarganegaraan: Indonesia
Pendidikan: SMA Negeri 39 Jakarta dan Akademi Militer 1990
Status: Purnawirawan Letnan Jenderal TNI AD
Kecabangan: Infanteri Kopassus
Jabatan saat ini: Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu

Saat ini, nama Djaka Budhi Utama masih terus menjadi perhatian publik seiring dengan berjalannya proses persidangan kasus dugaan suap impor. Meskipun belum berstatus tersangka, profil dan perjalanan kariernya kembali ramai dibahas oleh masyarakat.

Pos terkait