Profil Lengkap dan Keyakinan Ndhank Surahman, Mantan Gitaris Stinky yang Berpulang di Usia 53

Profil Lengkap dan Keyakinan Ndhank Surahman, Mantan Gitaris Stinky yang Berpulang di Usia 53

HaurgeulisMedia.co.id – Berita duka menyelimuti jagat musik Tanah Air menyusul berpulangnya Ndhank Surahman Hartono pada 18 April 2026. Sosoknya kini kembali menjadi pusat perhatian publik.

Mantan gitaris grup Stinky ini menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit. Kondisinya dilaporkan sempat mengalami koma dan bergantung pada alat bantu pernapasan.

Penyebab kepergiannya dikaitkan dengan stroke ringan yang kemudian memicu pendarahan di otak. Klarifikasi mengenai hal ini disampaikan langsung oleh saudara kembarnya.

Sejak kabar duka ini tersebar, profil serta riwayat hidupnya kembali menjadi sorotan masyarakat. Banyak pihak yang mengenang sumbangsihnya bagi industri musik Indonesia.

Profil Ndhank Surahman

Ndhank Surahman memiliki nama lengkap Endang Surahman Hartono, yang dikenal luas sebagai gitaris dari band Stinky. Ia dilahirkan pada tahun 1973 di kota Bogor.

Popularitasnya mulai meroket sejak era 90-an ketika Stinky menorehkan kesuksesan besar. Ia menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan band tersebut.

Sebagai seorang musisi, Ndhank dikenal berkat gaya permainan gitarnya yang unik dan bertenaga. Aliran musiknya menjadi ciri khas yang membedakan lagu-lagu Stinky.

Ia juga diakui sebagai komposer lagu-lagu hit yang membekas di benak generasi 90-an. Karya-karyanya masih terus dikenang hingga kini oleh para penikmat musik.

Karier dan Jejak Musik

Ndhank merintis kariernya dengan mendirikan grup Stinky pada tahun 1995 bersama Andre Taulany dan beberapa musisi lainnya. Band ini seketika berhasil menarik perhatian khalayak.

Ia memegang peran sebagai gitaris sekaligus pencipta lagu di dalam formasi tersebut. Lagu berjudul “Mungkinkah” menjadi salah satu karyanya yang paling legendaris.

Keberhasilan Stinky semakin mengukuhkannya melalui album-album seperti Sejuta Aksimu dan Kangen. Musik mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari kancah pop rock Indonesia.

Pada tahun 2013, Ndhank memutuskan untuk meninggalkan Stinky lantaran kesibukan pribadi. Keputusan ini juga dipengaruhi oleh dinamika internal yang terjadi di dalam band.

Baca juga: Profil dan Agama Bunga Zainal: Keluarga, Suami, dan Fakta Terkini Artis Sorotan

Ia sempat bergabung dengan grup Mahadewa bentukan Ahmad Dhani pada rentang waktu 2011 hingga 2016. Di sana, ia mencoba mengeksplorasi nuansa musik rock yang lebih intens.

Menjelang akhir hidupnya, ia kembali mencuat ke permukaan publik akibat perselisihan mengenai royalti lagu Mungkinkah”. Ia bahkan telah mengirimkan somasi terkait hak cipta tersebut.

Kehidupan PribadiNdhank dikenal sebagai pribadi yang cenderung menjaga privasi kehidupannya. Ia memilih untuk tidak banyak terekspos media setelah hengkang dari Stinky.

Ia memiliki saudara kembar bernama Edo Surahim, yang juga menjadi sumber informasi krusial saat kabar duka mencuat. Keduanya dikenal memiliki ikatan persaudaraan yang erat.

Dalam beberapa tahun belakangan, ia menetap di Manado, Sulawesi Utara. Di sana, ia menjalani kehidupan yang lebih tenteram dan jauh dari sorotan.

Biodata dan Keyakinan Ndhank Surahman

Berikut adalah biodata lengkap Ndhank Surahman dalam format poin:

Nama lengkap: Endang Surahman Hartono
Nama sapaan: Ndhank / Ndank
Tahun kelahiran: 1973
Tempat lahir: Bogor, Jawa Barat
Usia: 53 tahun (pada tahun 2026)

Tanggal wafat: 18 April 2026
Tempat tinggal terakhir: Manado, Sulawesi Utara
Saudara kandung: Edo Surahim (kembar)
Profesi: Musisi, gitaris, pencipta lagu

Grup musik: Stinky, Mahadewa
Agama: Kristen
Akun Instagram: @ndhank_s_hartono

Kepergian Ndhank Surahman meninggalkan kesedihan mendalam bagi industri musik Indonesia. Karya dan kontribusinya akan senantiasa dikenang sepanjang masa.

Pos terkait