Camat Kandanghaur Genjot Normalisasi Sungai Sesuai Arahan Bupati Indramayu

Camat Kandanghaur Genjot Normalisasi Sungai Sesuai Arahan Bupati Indramayu

HaurgeulisMedia.co.id – Menindaklanjuti arahan tegas dari Bupati Indramayu, Nina Agustina, Camat Kandanghaur, Cecep Supriatin, secara intensif menggerakkan program normalisasi sungai di wilayahnya. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap potensi ancaman banjir yang kerap melanda daerah tersebut, terutama saat musim penghujan tiba.

Perintah Bupati Indramayu ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Nomor: 100.3.4/2121/TP yang diterbitkan pada tanggal 19 Juli. Surat edaran tersebut menekankan pentingnya tindakan preventif guna mengantisipasi dampak buruk dari luapan air sungai.

Bacaan Lainnya

Camat Kandanghaur, Cecep Supriatin, menunjukkan komitmennya dalam menjalankan instruksi bupati dengan memimpin langsung kegiatan normalisasi. Ia secara proaktif mengoordinasikan berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, unsur TNI, Polri, serta warga setempat, untuk bersama-sama membersihkan dan melebarkan aliran sungai yang mengalami pendangkalan dan penyempitan.

Normalisasi sungai bukan sekadar kegiatan fisik membersihkan sampah atau sedimentasi. Lebih dari itu, ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas tampung sungai, sehingga mampu mengalirkan debit air yang lebih besar tanpa meluap ke permukiman penduduk. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pengelolaan risiko bencana yang mengutamakan pencegahan.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan fokus pada beberapa titik kritis yang selama ini menjadi langganan banjir. Pembersihan melibatkan pengangkatan material lumpur, sampah plastik, dan vegetasi liar yang tumbuh subur di bantaran sungai. Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya, yaitu sebagai saluran air yang lancar dan efisien.

Cecep Supriatin dalam keterangannya menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan program ini. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat, sangatlah vital,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sumber-sumber air.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, sendiri kerap mengingatkan jajarannya, termasuk para camat, untuk tidak tinggal diam dalam menghadapi potensi bencana alam. Ia menekankan pentingnya pendekatan proaktif dan responsif dalam setiap penanganan masalah di daerah. Normalisasi sungai ini adalah salah satu contoh nyata dari implementasi arahan bupati yang berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Dampak positif dari normalisasi sungai ini tidak hanya dirasakan saat musim hujan. Sungai yang bersih dan lancar juga berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup secara keseluruhan. Selain itu, ini juga dapat membuka peluang untuk pengembangan potensi lain, seperti perikanan air tawar atau bahkan wisata berbasis sungai di masa mendatang, jika dikelola dengan baik.

Dalam konteks yang lebih luas, upaya normalisasi sungai di Kandanghaur ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam membangun ketahanan daerah terhadap bencana alam. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh dan memotivasi kecamatan lain di Indramayu untuk mengambil langkah serupa, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warganya.

Kegiatan normalisasi sungai ini rencananya akan terus digalakkan secara berkala, tidak hanya saat ada peringatan dini atau ancaman banjir. Pendekatan berkelanjutan ini penting untuk memastikan bahwa sungai-sungai di wilayah Kandanghaur senantiasa dalam kondisi optimal dan mampu menjalankan fungsinya secara efektif, jauh dari ancaman pendangkalan dan penyumbatan.

Pos terkait