MAKI Bawa Album “Kolorcoaster” dari Filipina ke Indonesia dan Tantangan Jadi Penyanyi

MAKI Bawa Album “Kolorcoaster” dari Filipina ke Indonesia dan Tantangan Jadi Penyanyi

HaurgeulisMedia.co.id – Penyanyi dan penulis lagu asal Filipina, MAKI, baru-baru ini sukses menggelar konser perdananya di Indonesia bertajuk “Maki’s Kolorcoaster Tour Jakarta”. Acara yang berlangsung di Bengkel Space, SCBD, Jakarta, pada Minggu (14/6/2026) ini menjadi momen spesial bagi MAKI untuk berbagi cerita tentang album terbarunya, “Kolorcoaster”, perjalanan membawanya ke Indonesia, serta tantangan yang dihadapinya sebagai seorang penyanyi solo.

Album “Kolorcoaster” sendiri digambarkan oleh MAKI, yang memiliki nama asli Ralph William Datoon, sebagai sebuah karya yang kaya akan spektrum emosi. Ia menjelaskan bahwa konsep album ini sangat personal baginya.

“Kolorcoaster adalah album yang penuh dengan emosi yang berbeda,” ujar MAKI dalam wawancara eksklusifnya. Ia menambahkan bahwa pengalaman unik yang dimilikinya sejak kecil turut memengaruhi interpretasinya terhadap musik.

Rekap keseruan Maki's Kolorcoaster Tour Jakarta

MAKI mengungkapkan bahwa ia memiliki kondisi yang disebut sinestesia, sebuah fenomena neurologis di mana stimulasi pada satu indra atau jalur kognitif menyebabkan pengalaman otomatis pada indra atau jalur kognitif kedua. Bagi MAKI, sinestesia ini memungkinkannya untuk merasakan dan melihat warna tertentu yang terasosiasi dengan emosi dan musik.

“Menurut saya, sejak masih kecil saya memiliki sinestesia. Itu alasannya saya bisa berresonansi dengan lagu. Saya berusaha dan mencoba yang terbaik untuk menerjemahkan bagaimana warna ini, bagaimana emosi warna ini,” jelas MAKI.

Ia melanjutkan, “Kolorcoaster album adalah album di mana kamu bersenang-senang, kamu menangis, lalu bersenang-senang lagi. Ini seperti roller coaster yang sangat emosional, penuh dengan banyak warna. Ini juga sangat Filipino album, jika kamu mendengarnya dengan baik.” Penggambaran ini menunjukkan kedalaman artistik dan koneksi budaya yang tertanam dalam setiap lagu di album tersebut.

MAKI Membawa “Kolorcoaster” dari Filipina ke Indonesia

Rekap keseruan Maki's Kolorcoaster Tour Jakarta

Perjalanan album “Kolorcoaster” dari Filipina ke panggung Indonesia tidak terlepas dari kesuksesan konser sebelumnya yang telah diselenggarakan di tanah kelahirannya. MAKI, yang lahir di Quezon City, Filipina, menceritakan bagaimana antusiasme penggemarnya mendorongnya untuk melakukan ekspansi internasional.

Sebelumnya, konser dengan tema “Kolorcoaster” telah sukses diadakan dua kali di Filipina. Konser pertama digelar pada 7 November 2025, diikuti oleh “Kolorcoaster ‘One More Ride'” pada 21 Februari 2026 di Araneta Coliseum, Quezon City. Kesuksesan ini menjadi batu loncatan bagi MAKI untuk merambah pasar internasional, dengan Indonesia sebagai salah satu destinasi pertamanya.

MAKI mengaku bahwa Indonesia adalah negara pertama yang ia kunjungi di luar Filipina. Pengalaman pertamanya di Indonesia terjadi pada festival ASEAN tahun 2024 di Bali, yang meninggalkan kesan mendalam.

“Saya berada di Bali, di festival ASEAN pada tahun 2024 dan itu sangat menyenangkan. Saya ingat, saat saya di sana, saya merasa seperti tidak ada orang yang benar-benar mengenali saya sebagai seorang artis saat itu,” ungkap MAKI mengenai perasaannya sebelum dikenal luas di Indonesia.

Namun, pandangannya berubah drastis saat ia melihat dukungan dari penggemar di Indonesia. “Saya sangat nervous. Kemudian saya melihat kumpulan orang Indonesia yang datang dari Jakarta ke Bali hanya untuk saya, saya benar-benar senang. Saya melihat mereka hari ini. Itulah sebabnya setelah dua tahun, sekarang saya berada di sini, saya memiliki konser sendiri di sini,” ujarnya dengan nada haru.

Antusiasme penggemar di Indonesia menjadi motivasi besar bagi MAKI. “Saya benar-benar senang untuk berada di Indonesia,” tegasnya, menunjukkan apresiasi yang tulus atas sambutan hangat yang diterimanya.

Tantangan MAKI sebagai Penyanyi Solo di Filipina

MAKI cerita membawa album “Kolorcoaster” dari Filipina ke Indonesia hingga tantangannya sebagai penyanyi

Menjadi seorang penyanyi solo di industri musik yang kompetitif, terutama di Filipina yang memiliki kancah musik lokal yang kuat (Original Pilipino Music/OPM), tentu menghadirkan tantangan tersendiri. MAKI secara terbuka membagikan apa saja yang menjadi rintangan terbesarnya dalam perjalanan kariernya.

Dalam wawancara eksklusifnya, MAKI menyebutkan bahwa keraguan diri (self-doubt) adalah tantangan utama yang ia hadapi. Ia merasa bahwa setiap seniman pasti mengalami pergulatan batin terkait kualitas karya mereka.

“Menurut saya, sebagai seorang artis, setiap artis pasti memiliki keraguan masing-masing. Itulah yang menjadi tantangan saya menjadi seorang kreatif. Kamu selalu meragukan karyamu, kamu selalu meragukan hal-hal yang kamu buat,” ujar MAKI.

Ia juga menekankan bahwa ia tidak melihat persaingan dengan artis lain sebagai fokus utamanya. “Saya merasa seperti, saya tidak begitu kompetitif dengan artis lain, artis OPM (Original Pilipino Music) atau artis internasional. Saya mendukung mereka, namun tantangan terbesar saya adalah diri saya sendiri,” tambahnya.

Menyadari bahwa pertempuran terbesar adalah melawan diri sendiri, MAKI menaruh perhatian besar pada kesehatan mentalnya. Ia percaya bahwa menjaga keseimbangan mental adalah kunci untuk terus berkarya secara optimal.

“Jadi, saya selalu ingin menjaga kesehatan mental dan menjaga suara saya agar tetap baik. Terutama hari ini, suara saya tidak baik saat saya bangun pagi, dan saya benar-benar sedih karena saya ingin memberikan yang terbaik untuk penggemar di Indonesia,” ungkapnya dengan jujur.

MAKI melanjutkan, “Tapi ya, tantangan terbesar adalah menjaga diri saya sendiri. Jadi saya ingin melakukan hal terbaik untuk saya, ingin tidur lebih banyak, ingin sehat, saya ingin sehat secara spiritual, sehat secara fisik, dan saya ingin sehat secara mental.” Komitmennya untuk menjaga kesehatan holistik ini menunjukkan kedewasaannya dalam mengelola karier dan kesejahteraan pribadinya.

Pesan MAKI untuk Zushi Indonesia

MAKI cerita membawa album “Kolorcoaster” dari Filipina ke Indonesia hingga tantangannya sebagai penyanyi

Suksesnya “Maki’s Kolorcoaster Tour Jakarta” meninggalkan kebahagiaan yang mendalam bagi MAKI. Ia tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para penggemarnya di Indonesia, yang ia sapa dengan sebutan “Zushi Indonesia”.

First of all, thank you so much, terima kasih,” ucap MAKI sebagai pembuka ungkapan hatinya.

Ia mengungkapkan betapa sulitnya untuk menggambarkan kebahagiaan yang ia rasakan. “Saya tidak bisa menjelaskan bahwa mungkin hari ini, kalian akan memberi tahu kalau kalian menikmatinya, kalian benar-benar menikmati acaranya. Tapi mungkin, saya merasa saya yang lebih menikmati acaranya karena saya melihat bagaimana orang-orang menyanyikan lirik lagu saya, lirik demi lirik. Jadi, ini, ini sangat menyentuh hati, sangat mendebarkan,” ujarnya, menunjukkan betapa momen tersebut sangat berarti baginya.

Menutup perbincangannya, MAKI menyampaikan harapan besar untuk bisa kembali ke Indonesia. Ia ingin membawa pengalaman konser yang lebih besar, serupa dengan yang ia gelar di Filipina.

“Saya selalu ingin kembali lagi ke sini, ke Indonesia. Karena orang-orang di sini sangat mendukung. Konser Kolorcoaster ada di venue besar di Filipina, saya ingin membawanya ke sini. Jadi, saya berharap, saya juga mendapatkan lebih banyak dukungan di sini agar hal itu bisa terwujud. Terima kasih, aku cinta kamu. Terima kasih,” pungkasnya dengan penuh harap dan kasih sayang.

Pos terkait