HaurgeulisMedia.co.id – Acara perpisahan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Losarang, Kabupaten Indramayu, yang diselenggarakan pada 17 Juni 2026, kini menjadi sorotan publik setelah adanya isu keterlibatan pihak sekolah dalam menghadirkan artis Pantura.
Menanggapi berbagai pemberitaan yang beredar, Wakil Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) SMP Negeri 1 Losarang, Bapak Ahmad, angkat bicara untuk memberikan klarifikasi.
Bapak Ahmad dengan tegas menyatakan bahwa pihak sekolah, termasuk dirinya, tidak terlibat dalam keputusan atau proses mendatangkan artis Pantura untuk memeriahkan acara perpisahan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara, termasuk pemilihan pengisi acara, sepenuhnya diinisiasi dan dikelola oleh panitia yang terdiri dari siswa dan komite sekolah.
“Kami dari pihak sekolah tidak ada campur tangan sama sekali dalam hal mendatangkan artis Pantura,” ujar Bapak Ahmad dalam keterangannya kepada HaurgeulisMedia.co.id.
Menurut Bapak Ahmad, panitia acara perpisahan tersebut memiliki struktur kepanitiaan tersendiri yang bekerja secara independen dari manajemen sekolah.
Keputusan mengenai konsep acara, termasuk penentuan pengisi hiburan, merupakan wewenang penuh dari panitia pelaksana.
Hal ini penting untuk ditekankan guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat mengenai peran sekolah dalam kegiatan tersebut.
Bapak Ahmad menambahkan bahwa pihak sekolah hanya memberikan dukungan dan fasilitasi sebatas yang memungkinkan agar acara dapat berjalan lancar dan sukses.
Dukungan tersebut mencakup penyediaan tempat, koordinasi dengan pihak terkait jika diperlukan, serta pengawasan umum terhadap jalannya acara.
Namun, untuk detail teknis seperti pemilihan artis, negosiasi biaya, dan manajemen panggung, sepenuhnya menjadi tanggung jawab panitia.
Tujuan utama sekolah adalah memastikan bahwa acara perpisahan ini dapat menjadi momen yang berkesan bagi para siswa kelas IX sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Pihak sekolah juga mengapresiasi inisiatif dan kerja keras panitia yang telah berupaya menyajikan acara yang meriah dan menyenangkan bagi seluruh hadirin.
Bapak Ahmad berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang mungkin telah disalahartikan oleh sebagian pihak.
Ia menekankan pentingnya akurasi informasi, terutama ketika menyangkut institusi pendidikan seperti SMP Negeri 1 Losarang.
Komite sekolah, yang juga berperan dalam pengawasan kegiatan siswa, turut memberikan dukungan penuh terhadap transparansi dalam setiap agenda sekolah.
Keterlibatan komite diharapkan dapat menjaga akuntabilitas dan memastikan bahwa setiap kegiatan sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku.
Acara perpisahan yang diselenggarakan pada 17 Juni 2026 tersebut dihadiri oleh seluruh siswa kelas IX, para guru, staf sekolah, serta orang tua/wali murid.
Suasana haru dan gembira mewarnai momen perpisahan tersebut, di mana para siswa merayakan akhir dari perjalanan mereka di SMP Negeri 1 Losarang.
Pihak sekolah senantiasa berupaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan kegiatan ekstrakurikuler yang beragam untuk mendukung perkembangan siswa secara holistik.
Namun, dalam hal kegiatan yang bersifat perayaan atau hiburan yang melibatkan pihak eksternal, seringkali diserahkan kepada inisiatif siswa dan komite untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian.
Bapak Ahmad juga menyampaikan bahwa sekolah terbuka terhadap masukan dan saran dari berbagai pihak untuk perbaikan di masa mendatang.
Koordinasi yang baik antara sekolah, siswa, dan komite merupakan kunci keberhasilan dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan tidak ada lagi simpang siur informasi mengenai keterlibatan SMP Negeri 1 Losarang dalam menghadirkan artis Pantura di acara perpisahan.
Fokus utama tetap pada apresiasi terhadap kelulusan siswa dan persiapan mereka untuk babak baru dalam kehidupan pendidikan mereka.
Sekolah berharap para lulusan SMP Negeri 1 Losarang dapat terus berprestasi dan membawa nama baik almamater di manapun mereka berada.
Pihak sekolah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara perpisahan tersebut.
Upaya kolaboratif antara sekolah dan komite ini diharapkan dapat terus terjalin untuk kegiatan-kegiatan sekolah di masa mendatang.
Keterlibatan aktif dari berbagai elemen pendukung pendidikan di sekolah menjadi aset berharga bagi kemajuan institusi.
Bapak Ahmad menutup keterangannya dengan harapan agar SMP Negeri 1 Losarang terus dapat memberikan yang terbaik bagi para siswanya.
Dan juga menjaga citra positif di mata masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan yang inovatif dan edukatif.





