Perjalanan Karier SHINee di Ulang Tahun ke-18

Perjalanan Karier SHINee di Ulang Tahun ke-18

Anniversary ke-18 Tahun! Intip Perjalanan Karier SHINee – Bagi para penggemar K-Pop, nama SHINee tentu sudah tidak asing lagi. Grup yang debut pada 25 Mei 2008 ini, beranggotakan Onew, Jonghyun, Key, Minho, dan Taemin, telah menjelma menjadi salah satu idol grup yang sangat berpengaruh dalam mempopulerkan musik K-Pop di kancah internasional.

Tahun 2026 akan menjadi penanda 18 tahun perjalanan grup yang berada di bawah naungan SM Entertainment ini. Dalam rangka perayaan tersebut, SHINee dikabarkan akan kembali menghadirkan kejutan bagi para penggemar setianya, yang dikenal sebagai “Shawol”, berupa konser dan album spesial. Persiapan ini tentu akan membawa gebrakan baru yang dinanti di tahun ini.

Sambil merayakan momen spesial ulang tahun ke-18, mari kita telusuri kembali perjalanan karier SHINee sejak awal mereka melangkah di industri musik.

Monster ‘Rookie’

Sebelum resmi debut di panggung, SHINee telah merilis mini album perdana mereka yang bertajuk ‘Replay’ pada 22 Mei 2008. Mini album ini berhasil mencatat penjualan impresif sebanyak 17.957 kopi pada paruh pertama tahun yang sama.

Lagu andalan berjudul ‘Replay’, atau yang dikenal juga dengan judul Korea ‘Noona Neomu Yeppeo’, sukses membawa nuansa baru yang menyegarkan di industri musik K-Pop saat itu. Lagu ini dengan cepat berhasil memikat hati para penikmat musik berkat genre pop dan R&B yang dipadukan dengan melodi yang sangat ear-catching.

Berkat kesuksesan penjualan dan keberhasilannya merajai tangga lagu, mini album ‘Replay’ mengantarkan SHINee meraih berbagai penghargaan bergengsi sebagai artis pendatang baru terbaik. Hingga kini, ‘Replay’ masih dinobatkan sebagai salah satu lagu K-Pop terbaik sepanjang masa dan sering dibawakan ulang oleh grup-grup junior dalam berbagai kesempatan.

Mendapat Popularitas Global Lewat ‘Ring Ding Dong’ dan ‘Lucifer’

Periode 2009-2010 menandai awal mula fenomena K-Pop yang meluas ke seluruh penjuru dunia. Pada masa tersebut, SHINee yang semakin aktif dalam merilis karya, mulai mendapatkan sorotan internasional.

Lagu-lagu mereka seperti ‘Ring Ding Dong’ dan ‘Lucifer’ berhasil masuk dalam daftar lagu K-Pop terpopuler. Kedua lagu ini, beserta album yang menyertainya, juga sukses memuncaki tangga penjualan dan tangga lagu di berbagai negara.

Melalui album ‘Lucifer’, popularitas dan talenta individu para anggota SHINee semakin diakui. Onew dan Jonghyun mulai terlibat aktif dalam proses penulisan lirik untuk lagu-lagu dalam album tersebut, menunjukkan kedalaman musikalitas mereka.

Baca juga: Artis yang Akan Berangkat Haji di Tahun 2026

Tur Konser Pertama: SHINee World

Berbeda dari grup K-Pop pada umumnya, SHINee menggelar konser pertama mereka di Tokyo, Jepang, sebagai bukti popularitas mereka yang besar di Negeri Matahari Terbit.

Konser perdana bertajuk “SHINee World” ini awalnya dijadwalkan pada 26 Desember 2010 pukul 18:00 waktu Jepang. Namun, karena tingginya antusiasme penggemar, jadwal konser terpaksa diubah menjadi dua sesi pada hari yang sama.

Menanggapi lonjakan permintaan tersebut, SM Entertainment, agensi yang menaungi SHINee, memberikan apresiasi atas popularitas grupnya dan penjualan tiket yang jauh melampaui target. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata daya tarik SHINee.

Setelah sukses menggelar dua konser dalam satu hari, tur “SHINee World” kemudian berlanjut ke berbagai negara di Asia, termasuk Korea Selatan, Taiwan, Tiongkok, Singapura, dan kembali ke Jepang untuk konser encore, memperluas jangkauan global mereka.

Jadi Icon Fashion dan Wajah Brand di Korea Selatan

Sejak awal debut, SHINee tidak hanya menawarkan konsep musik yang segar, tetapi juga gaya berpakaian yang inovatif. Penggunaan skinny jeans dan sneakers high-top berwarna-warni menjadi ciri khas fashion SHINee yang berhasil memicu tren di kalangan anak muda Korea Selatan.

Setiap kali kembali dengan karya baru atau comeback, SHINee selalu menghadirkan pembaruan dalam hal musik dan fashion. Contohnya, pada lagu ‘Sherlock’ (2012), mereka mengusung gaya ‘Dandy Detective’ ala Sherlock Holmes. Sementara itu, di lagu ‘View’ (2015), SHINee tampil lebih santai dengan kaus longgar tanpa lengan, berbeda dari tren kostum lengkap yang populer di kalangan idol K-Pop saat itu.

Kesuksesan SHINee sebagai ikon anak muda juga membuat mereka dipercaya menjadi wajah berbagai merek ternama. Mulai dari produk pakaian, kosmetik seperti Etude House, hingga makanan ringan legendaris Bbusyeo Bbusyeo, serta merek seragam sekolah SMART, semuanya menggandeng SHINee.

Karier Solo Masing-masing Anggota

Selain sukses sebagai grup, setiap anggota SHINee juga menorehkan prestasi gemilang dalam karier solo mereka. Taemin menjadi anggota pertama yang debut solo sebagai penyanyi, diikuti oleh Jonghyun, Key, Onew, dan Minho.

Taemin, anggota termuda, dikenal sangat berdedikasi dan menampilkan sisi lain dirinya saat tampil solo. Dengan penekanan pada kemampuan menarinya, Taemin dijuluki sebagai “Michael Jackson versi Korea” dan “Idol’s Idol”. Banyak idol K-Pop junior yang terinspirasi olehnya dan menjadikannya panutan.

Pada April 2026 lalu, Taemin berhasil memperluas jangkauannya ke pasar Amerika dengan merilis lagu berbahasa Inggris dan tampil di panggung Coachella. Ia menjadi penyanyi solo pria pertama dari Korea Selatan yang tampil di festival musik bergengsi tersebut.

Jonghyun dikenal sebagai salah satu idol dengan kualitas vokal terbaik di industri K-Pop. Selain mampu memukau penggemar dengan suaranya, Jonghyun juga aktif sebagai produser musik dan penulis lirik. Ia telah menciptakan banyak lagu untuk artis lain, termasuk ‘Breath’ untuk Lee Hi, ‘Playboy’ untuk EXO, dan ‘A Gloomy Clock’ untuk IU.

Dua tahun setelah debut SHINee, Onew menjadi anggota pertama yang terjun ke dunia teater musikal. Perjalanan teater musikalnya dimulai dengan pertunjukan seperti ‘Brothers Were Brave’ (2010), ‘Rock of Ages’ (2010), ‘Shin Military Academy’ (2019), hingga ‘Midnight Sun’ (2021-2022).

Onew juga sempat menunjukkan bakat aktingnya dalam drama populer ‘Descendants of The Sun’ (2016). Selain berakting, ia juga telah merilis beberapa album solo yang laris manis di Korea Selatan.

Serupa dengan Onew, Key juga memulai karier solonya di panggung teater musikal. Sejak tahun 2012, ia telah membintangi delapan judul drama musikal populer, termasuk ‘Catch Me If You Can’, ‘Bonnie & Clyde’, ‘The Three Musketeers’, ‘Zorro’, ‘Chess’, ‘In The Height’, ‘Save The Green Planet’, dan ‘Rebecca’.

Pada tahun 2018, sebelum menjalani wajib militer, Key merilis album solo perdananya bertajuk ‘Face’. Karier bernyanyi solonya terus berlanjut pasca-wamil, bahkan ia berhasil menggelar konser tur di berbagai negara.

Minho menarik perhatian publik sejak awal debutnya berkat visualnya yang menawan. Kemampuannya dalam berakting menjadikannya salah satu idol-actor yang konsisten di Korea Selatan hingga kini.

Memulai debut akting pada tahun 2010, Minho mendapatkan peran utama pertamanya dalam drakor ‘To The Beautiful You’ (2012), yang kemudian membawanya meraih penghargaan sebagai aktor pendatang baru terbaik.

Kariernya di dunia akting semakin bersinar setelah membintangi drakor ‘Medical Top Team’, ‘Hwarang’, dan film laga ‘Battle of Jangsari’ yang sukses meraih predikat box office.

Mari terus berikan dukungan untuk karier SHINee!

Pos terkait